Analisis Angkutan Laut Ternak Di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk melihat pola distribusi ternak (sapi potong) di Indonesia. Pedekatan yang di gunakan adalah analisis deskriptif dengan melakukan forcasting untuk menentukan
kebutuhan kapal angkutan laut ternak. Data diperoleh dari berbagai sumber antara lain : Kementrian pertanian , Badan Pusat Statistik, perusahaan pelayaran dan KSOP (Lembar, Kupang dan Surabaya).
Hasil penelitian menggambarkan bahwa transportasi laut memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam gerakan orang dan barang antar Pulau Indonesia. Sekitar 55 % pergerakkan barang di Indonesia dilakukan melalui laut, termasuk angkutan ternak (sapi potong). Terdapat 14 sentral produksi utama sapi potong dan 10 wilayah pemasarannya. pergerakkan sapi potong tersebut berkisar pada wilayah regional atau yang mudah terjangkau oleh transportasi, termasuk angkutan laut. Indonesia memerlukan sekitar 152 unit kapal yang dapat mengangkut ternak, namun pengusaha angkutan laut kurang berminat, karena angkutan ternak kurang menguntungkan. Untuk itu perlu dorongan dan keikutsertaan pemerintah dalam angkutan laut ternak.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Bambang Winarso dkk, Tinjauan Ekonomi Ternak
Sapi Potong di Jawa Timur, Forum Penelitian
Agro Ekonomi, Volume 23 No.2, Juli 2005,
hal. 61-71;
Bambang Winarso, Peran Angkutan Laut dalam
Meningkatkan Distribusi Ternak Sapi Potong dari
Daerah Produsen ke Wilayah Konsumen, Jurnal
Penelitian Pertanian Terapan Vol. 14 (2), 2014:
-96, ISSN 1410-5020
Beriya-Info Bisnis/NTB Pusat Teknik Nasional
Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, 2012,
Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan,
Kementrian Pertanian;
Edward F Stevens, CSJ Butterfield, Shiping Practice,
Eleventh Edition, Massachusetts, 1981;
Imbang Danandjojo dkk, Pengembangan Varian
Model Vehicle Route Problem (VRP) untuk
Penentuan Rute Angkutan Laut Penumpan,
Warta Penelitian Perhubungan, Vol.25, No.3,
Maret 2014;
J. Supranto.J., Prof.,Drs.M.A.,APU. 2003. Metode
Riset Aplikasinya Dalam Pemasaran, Rineka
Cipta, Jakarta,
Nyak Ilham dan Yusmichad Yusdja, Sistem
Transportasi perdagangan Ternak Sapi dan
Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. AKP
Vol.2 No., Maret 2004, hal 37-53
Pusat Penelitian dan pengembangan
perhubungan, 2012, Proposal Kajian Tipe dan
Ukuran Kapal Khusus Ternak
Sharif C. Sutardjo, Menteri Kelautan dan
Perikanan saat membuka Seminar “Peran
Transportasi Laut di Negara Kepulauan”
yang diselenggarakan Dewan Kelautan Indonesia
(DEKIN) di Hotel Menara Penisula
Jakarta, Rabu (7/3).
Nyak Ilham dan Yusmchad Yusdja, Sistem
Transportasi Perdagangan Ternak Sapi dan
Implikasi Kebijakan di Indonesia, Pusat
Penelitian dan Pengembangan Sosial
Ekonomi Pertanian,