Efektifitas Mata Rantai Pendistribusian Pangan Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Di Provinsi Kalimantan Timur

Main Article Content

Sukartiningsih Sukartiningsih
Makrina Tindangen
Emmilya Umma Aziza Gaffar

Abstract

Masalah pangan adalah keadaan kelebihan pangan, kekurangan pangan dan/atau ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangan. Masih adanya penduduk miskin, daerah rawan
pangan, produksi pangan dihasilkan tidak merata antar wilayah dan sepanjang waktu, potensi SDA yang berbeda di masing-masing daerah akan berpengaruh terhadap distribusi dan pasokan bahan pangan. Oleh sebab itu, peranan distribusi pangan yang terjangkau dan merata sepanjang waktu akan berpengaruh terhadap peningkatan akses pangan bagi setiap rumah tangga di dalam memenuhi kecukupan pangannya. Tujuan penelitian ini sendiri adalah untuk mendapatkan data terkait pengaruh mata rantai pendistribusian pangan terhadap keamanan pangan, mutu pangan dan ketersediaan pangan di 3 kota besar yakni Samarinda, Balikpapan dan Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survai dengan menggunakan instrumen penelitian wawancara terbuka (Open-Ended) dan observasi. Analisis
data menggunakan analisis deskriptif, yakni setelah data diklasifikasikan dalam bentuk tabel dan bagan, kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukan mata rantai pendistribusian yang terjadi di 3 kota tersebut dalam kategori panjang. Pengaruhnya terhadap keamanan pangan adalah sulitnya kontrol terkait pencemaran yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Pengaruhnya terhadap mutu pangan adalah mutu bahan pangan akan menurun dengan bertambahnya waktu. Pengaruhnya terhadap ketersediaan pangan adalah jumlah yang cukup aman dan bergizi bagi semua orang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Anonim. Bidang Distribusi Pangan. //

bkpp.jogjaprov.go.id/content.php?ix=20,

diakses tanggal 4 Agustus 2012

Ilmie, M. Irfan. 2011. Bertaruh Kebijakan di Jalur

Distribusi Pangan .//www.antarajatim.com/

lihat/berita/68702/bertaruh-kebijakan-di-jalurdistribusi-

pangan ,diakses tanggal 1 Agustus 2012

Mursid. 2003. Manajemen Pemasaran. Bumi Aksara,

Jakarta

Nababan, Ryan Aldi. 2011. Pola Distribusi dan

Stabilitas Harga Pangan ( Cabai Merah, Daging

Sapi, Daging Ayam, Telur dan Beras ) di Kota

Medan. Universitas Sumatera Utara, Medan

Nitisemito. 2003. Marketing. Jakarta Ghalia Indonesia

Prasetyo, Edy dan Mukson. 2003. Kajian Pemasaran

Produk Pangan Olahan. Penerbit Universitas

Diponegoro. Jawa Tengah.

Prastowo, Nugroho Joko dkk. 2008. Working Paper

: Pengaruh Distribusi dalam Pembentukan Harga

Komoditas dan Implikasinya terhadap Inflasi. http:/

/www.bi.go.id/NR/rdonlyres/35E0D97E-

A73-46CD-9D4E-8ABD06893F6E/20775/

WP200807.pdf, di akses tanggal 31 Juli 2012

Warta Penelitian Perhubungan, Volume 26, 540 Nomor 5, Mei 2014

Royan, F.M. 2004. Winning in The Battle with Distribution

Strategy. Andi, Yogyakarta.

Saladin, Djaslim. 1996. Unsur-Unsur Inti Pemasaran

dan Manajemen Pemasaran. Mandar Maju,

Bandung.

Sihombing, L. 2010. Tataniaga HasilPertanian.

Medan: USU Press.

Simamora, Bilson. 2001. Memenangkan Pasar dengan

Pemasan Efektif dan Profitabel. PT Gramedia

Pustaka Umum, Jakarta.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Bisnis. Bandung :

Penerbit CV. Alfabeta

Suryana, Achmad. 2004. Kapita Selekta Ketahanan

Pangan. BPFE-Yogyakarta, Yogyakarta.

Swastha, Basu. 1999. Saluran Pemasaran Konsep dan

Strategi Analisis Kuantitatif. BPFE-Yogyakarta,

Yogyakarta.

Swastha, Basu. 2000. Saluran Pemasaran. FE UGM,

Yogyakarta