Tingkat Keterpaduan Pelayanan Angkutan Penumpang Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Main Article Content

Herma Juniati

Abstract

Perkembangan transportasi antarmoda saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pengguna jasa transportasi menggunakan fasilitas alih moda untuk memudahkan pergerakan menuju tujuan akhir perjalanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda
di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan metode Importance Performance Analysis (IPA) serta Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menentukan kondisi dari tingkat pelayanan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 atribut pelayanan yang harus diperbaiki karena tingkat kepentingannya tinggi namun belum memuaskan bagi pengguna jasa, yaitu Informasi lokasi naik/turun angkutan lanjutan bagi pengguna jasa kapal laut, Informasi rute/
trayek angkutan lanjutan bagi pengguna jasa kapal laut, Pemisahan jalur untuk yang datang dan yang pergi bagi pengguna jasa kapal laut, Jarak halte/shelter/pemberhentian angkutan lanjutan. Hasil
perhitungan nilai CSI sebesar 50,97 % berada pada tingkat verypoor/sangat jelek artinya seluruh variabel keterpaduan pelayanan angkutan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang belum memberikan kepuasan kepada pengguna jasa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Brandt, D.R., 2000, “An “Outside-In” Approiach to

Determining Customer-Driven Priorities for Improvement

and Innovation”, White Paper Series,

Volume 2 – 2000.

Latu, T.M., & Everett, A.M., 2000, Review of Satisfaction

Research and Measurement Approaches,

Departement of Conservation, Wellington, New

Zealand. //www.doc.govt.nz/Publications/

~Science-and-Research/Older-series/

PDF/IR183.pdf

Martinez, C. L., 2003, Evaluation Report: Tools Cluster

Networking Meeting #1, CenterPoint Institute,

Inc, Arizona.

Martilla, J. and James, J. (1977), ‘Importance-Performance

Analysis’, Journal of Marketing, 41(1), 77-

Nanang Aryantono, 2008, Jurnal Transportasi

Multimoda, Kajian persepsi peluang kesediaan

pengguna jasa untuk menggunakan angkutan umum

lanjutan dalam rangka peningkatan pelayanan

transportasi multimoda di Bandara Juanda Baru

Surabaya

Puslitbang Manajemen Transportasi Multimoda,

, Studi Evaluasi Keterpaduan dan Desain

Stasiun Kereta Api dengan Shelter Bus Rapid Transit

(BRT) Tahun 2013

Yessi Gusleni, 2010, Jurnal Penelitian Transportasi

Multimoda Vol 8, No 1 (2010), Kajian Peningkatan

Pelayanan Angkutan Penumpang Dalam Perspektif

Transportasi Antarmoda Di DKI Jakarta

Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 14 Tahun

Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota

Semarang Tahun 2011 – 2031

Warta Penelitian Perhubungan, Volume 26, Nomor 530 9, September 2014

Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2001

tentang Kepelabuhanan

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: Km. 49

Tahun 2005 Tentang Sistem Transportasi

Nasional (Sistranas)

Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun

Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah

(RTRW) Kota Semarang Tahun 2000 – 2010