Analisis Kebijakan Subsidi (Public Service Obligation) Angkutan Laut Kelas Ekonomi 2014 & 2015

Main Article Content

Agunan P Samosir

Abstract

PSO PT Pelni mulai diberikan oleh pemerintah tahun 2003. Awalnya anggaran yang disediakan sekitar Rp80 miliar dan dalam satu dasawarsa meningkat menjadi Rp726,5 miliar. Dalam pelaksanaan PSO, PT Pelni sering melebihi anggaran yang disediakan APBN. Hal ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaan BPK yang menunjukkan bahwa PT Pelni dalam melakukan penugasan justru melebihi pagu besaran PSO yang ditetapkan dalam APBN. Penyebabnya adalah (i) penyusunan biaya pokok penyediaan PSO belum sesuai dengan kondisi perekonomian, dan (ii) aturan yang membatasi bahwa bila ada kekurangan pembayaran akibat pelaksanaan PSO tidak dapat ditagihkan ke APBN. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menganalisis komponen biaya dan memformulasikan biaya pokok penyediaan (BPP) PSO Pelni kelas ekonomi. Adapun metode analisis yang digunakan dalam penyusunan biaya pokok direflesikan dengan Subsidi diperoleh dari selisih tarif yang ditetapkan pemerintah dengan tarif yang diusulkan PT Pelni. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyusunan biaya yang realistis dan mendekati aspek keekonomian mulai terlihat dalam APBN 2015 bahwa alokasi PSO Pelni sebesar Rp1,60 triliun. Untuk itu, dimasa mendatang, Pemerintah perlu merevisi Peraturan Menteri Perhubungan (PM) nomor 57 tahun 2006 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 173 tahun 2013 agar parameter dan indikator penentu biaya-biaya kategori PSO dapat disusun dengan transparan dan akuntabel serta menghindari multi interpretasi dari semua pihak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Badan Pemeriksa Keuangan, 2012-2014. Laporan

Hasil Pemeriksaan Kewajiban Umum Bidang

Angkutan Laut Penumpang Kelas Ekonomi

Angkutan Dalam Negeri Tahun Anggaran

-2013 pada PT Pelni (tidak dipublikasikan).

Kartikasari, R dan Lastuti Abubakar, 2008.

Penerapan Public Service Obligation (PSO) pada

BUMN guna meningkatkan Peran BUMN sebagai

Pelaku Usaha yang Kompetitif dalam Pembangunan

Ekonomi. Laporan Penelitian Fakultas Hukum

Universitas Padjajaran, 2008.

Kementerian Keuangan, 2014. Nota Keuangan dan

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja

Negara 2015.

Kompas, 2014. Warga Maluku Barat Daya Protes

Pelni. Harian Kompas, 15 Januari 2014.

Munawar, Dugtji, 2013. Memahami Pengertian dan

Kebijakan Subsidi dalam APBN .

www.bppk.kemenkeu.go.id/bdk/cimahi.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173 Tahun

Tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan

dan Pertanggungjawaban Dana Penyelenggaraan

Kewajiban Pelayanan Umum Bidang Angkutan

Laut Untuk Penumpang Kelas Ekonomi.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53 Tahun

Tentang Standar Biaya Masukan Tahun

Anggaran 2015.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 57 Tahun

Tentang Mekanisme Penetapan dan Formulasi

Perhitungan Tarif Angkutan Penumpang Laut

Dalam Negeri.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 16 Tahun

0 1 4 T e n t a n g Tarif Batas Atas Angkutan

Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi.

Priatna, Dedy Supriadi, 2007. Kebijakan Subsidi dan

PSO di bidang Infrastruktur. Info Kajian

Bappenas, Volume 4, Nomor 2, 2007.

Purwiyanto, dan Kunta W.D. Nugraha, 2014.

Dasar-dasar Praktek Penyusunan APBN di Indonesia.

Direktorat Penyusunan APBN, Direktorat

Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan,

Edisi II, 2014.

Purwiyanto, Parluhutan Hutahaean, dan Kunta

W.D. Nugraha, 2014. Pokok-pokok Siklus APBN

di Indonesia: Penyusunan Konsep Kebijakan dan

Kapasitas Fiskal Sebagai Langkah Awal. Direktorat

Penyusunan APBN, Direktorat Jenderal

Anggaran, Kementerian Keuangan, Edisi II,

Samosir, Agunan. 2013. Analisis Kebijakan Subsidi

(Public Service Obligation) Kereta Api Kelas

Ekonomi Tahun 2013. Warta Penelitian

Perhubungan, Volume 25, Nomor 4, April 2013.

Siahaan L. Denny, 2009. Kajian Peranan Kapal

Penumpang PT Pelni Dalam Pemerataan Pelayanan

Transportasi Penumpang di Indonesia Dihadapkan

pada PT Pelni sebagai Persero. Warta Penelitian

Perhubungan, Volume 21, Nomor 1, Tahun

Syadullah, Makmun, 2008. Problematika Pelaksanaan

Public Service Obligation. Business Review, Edisi

, Oktober 2008.

Sujai, Mahpud, 2011. Tinjauan atas Kebijakan Subsidi

Public Service Obligation (PSO) pada PT Pelni.

Warta Penelitian Perhubungan, Volume 23,

Nomor 4, 2011.

Yulianto, Ivan. 2010. Analisis Kinerja Subsidi Public

Service Obligation (PSO) di Sektor Angkutan Laut

Ditinjau dari Consumer’s Welfare. Tesis. Tidak

dipublikasikan. Fakultas Ekonomi Universitas

Indonesia. 2010.