Pengaruh Usia Terhadap Persepsi Penilaian Pejalan Kaki Terhadap Jarak Lokasi Pemberhentian Angkutan Umum Ke Lokasi Terminal Penumpang Pelabuhan Kumai

Main Article Content

Win Akustia

Abstract

Alih moda dengan cara berjalan kaki dari lokasi tempat pemberhentian angkutan umum menuju lokasi terminal penumpang angkutan laut di pelabuhan, merupakan proses alih moda yang harus diperhatikan dari barbagai aspek. Agar lebih terakomodasi terhadap semua kalangan (faktor usia), maka perlu dilihat pengaruh usia terhadap persepsi penilaian pada jarak lokasi pemberhentian angkutan umum ke lokasi terminal penumpang, dalam hal ini berlokasi di Pelabuhan Kumai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia pengguna jasa angkutan laut penumpang di Pelabuhan Kumai terhadap persepsi penilaian pejalan kaki terhadap jarak antara lokasi pemberhentian angkutan umum ke lokasi Terminal Penumpang Pelabuhan Kumai. Metoda yang digunakan adalah Chy Square test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata responden menilai tidak terlalu jauh dan cenderung dekat, hasil uji hipotesis untuk tingkat kesalahan ( ) antara 1–7% menunjukkan tidak terdapat perbedaan persepsi antar kelompok usia terhadap fasilitas alih moda berupa jarak berjalan kaki antara lokasi pemberhentian angkutan umum ke lokasi Terminal Penumpang Pelabuhan Kumai. Kesimpulan dari hasil analisis adalah bahwa jarak antara tempat pemberhentian angkutan kota yang ada di Pelabuhan Kumai menuju Terminal penumpang angkutan laut sudah cukup memadai untuk dijangkau oleh segala kelompok usia, meskipun fasilitas yang tersedia tidak sempurna.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Aminah, Siti., (n.d), Transportasi Publik dan

Aksesibilitas Masyarakat Perkotaan, Jurusan Ilmu

Warta Penelitian Perhubungan, Volume 26, Nomor 4, April 2014

Politik FISIP, Universitas Airlangga, //

j o u r n a l . u n a i r . a c . i d / f i l e r P D F /

Transportasi%20Publik%20dan%20Aksesibilitas.pdf, diunduh tanggal 06 Mei 2014, Pukul 05:34PM;

Bappenas, 2014, “Pedoman Perencanaan Mobilitas

Perkotaan di Indonesia”, Jakarta.

Dharma Manullang, 2007, Pengaruh Usia Pengguna

Jasa Kapal Terhadap Kualitas Keamanan dan Tindak

Kejahatan Pada Pelabuhan Kendari, ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/IMB/article/viewFile/516/503, diunduh pada 25

Agustus 2014, jam 08.01.

Kassali, Reinald, 1998, Membidik Pasar Indonesia:

Segmentasi, Targeting, Kotler, Philip, 1997, Manajemen Jasa, Edisi Pertama,

Andi Offset, Jogyakarta;

Kotler, Philip., 2000, Manajemen Pemasaran Jasa Di

Indonesia, Analisis Perencanaan, Implementasi, dan

pengendalian, (Edisi pertama), Alih Bahasa

Susanto, AB., Penerbit Salemba Empat, Jakarta;

Lupiyoadi, Rambat., 2004, Manajemen Pemasaran

Jasa: Teori dan Pratek, PT Salemba Empat,

Jakarta.

M. N. Nasution, 2008., Manajemen Transportasi, Ghalia Indonesia Ciawi-Bogor.

Parasuraman, A., Zeithaml, VA., & Berry, LL., 1988,

SERVQUAL: A Multi–Item Scale for Measuring

Consumer Perceptions of The Service Quality, Journal of Retailing, Vol. 64, No. 1, pp. 12;Panayides

& Song

Puslitbang Manajemen Transportasi Multimoda,

, “Studi Aksesibilitas Angkutan Umum

Penumpang Lanjutan Pada Stasiun KRL Lintas

Jabodetabek”. Suratno, FG, Sri., & Purnama, Nursya’bani., 2004,

Analisis Tingkat Kepuasan Wajib Pajak terhadap

Kualitas Layanan Kantor Pelayanan Pajak

Yogyakarta Dua, Sinergi Kajian Bisnis dan

Manajemen, Vol. 7, No. 1, pp. 69–87.

Wisnalmawati, 2005, Pengaruh Persepsi Dimensi

Kualitas Layanan terhadap Niat Pembelian Ulang, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, No. 3, Jilid 10, 2005,

pp. 153–165.

I s w a r a T y a s M a w e n i n g , ( //eprints.undip.ac.id/

/2/Iswara Tyas Mawening

_BAB_II.pdf, diunduh tanggal

Oktober 2014 jam 11.45.