Analisis Persepsi Petugas Operasional Dalam Pelaksanaan Baggage Handling System (Bhs) Di Bandara Kualanamu – Medan
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi petugas operasional terhadap pelaksanaan sistem pelayanan bagasi dengan teknologi Baggage Handling System (BHS) di Bandara Kualanamu – Medan. Jenis penelitian adalah penelitian deskripsi/survey dan metode analisis menggunakan analisis persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan baggage handling system (BHS) telah dapat mempercepat proses pelayanan dengan skor rataan sebesar 4,39 (sangat setuju), gangguan dalam proses penanganan bagasi telah dapat diatasi dengan menggunakan baggage handling system (BHS) dengan skor rataan sebesar 3,68 (setuju/sanggup), gangguan carouse atau konveyor dapat diatasi oleh petugas bagian penanganan bagasi (maskapai penerbangan/groundhandling) skor rataan sebesar 3,01 (cukup setuju), dan kebijakan terhadap penerapan baggage handling system (BHS) perlu dilakukan di bandara lain terutama bandara yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dengan skor rataan sebesar 4,40 (sangat setuju).
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
International Civil Aviation Organization (ICAO),
Aerodrome Design Manual Part 1, Runways.
rd Edition, Canada.
Masyhuri, Dr, MP dan Zaenudin, M, Drs, MA, 2008.,
Metode Penelitian Pendekatan dan Aplikasi,
Refika Aditama, Bandung.
Majid Suharto Abdul, Dan Warpani, Eko
Probo.D, 2009. Ground Handling
Manajemen Pelayanan Darat Perusahaan
Penerbangan. PT. Rajagrafindo Persada,
Jakarta.
Purwadarmita, WJS, 2001. Kamus Besar Umum
Bahasa Indonesia. Pustaka Utama, Balai
Pustaka, Jakarta.
Sugiono, 2011. Statistik untuk Penelitian, CV.Alfa
beta, Bandung.
Umar, H, 2005. Riset Sumber Daya Manusia dalam
Organisasi. PT Gramedia, Jakarta
Pernyataan Gangguan Carouse atau Konveyor Score
Rata2 Keterangan
Carousel atau konveyor pernah mengalami ganguan 3,40 Cukup Setuju
Carousel pernah mendeteksi adanya “hal aneh/barang yang
mencurigakan” pada bagasi 2,77 Cukup Setuju
Pernah dilakukan penanganan bagasi secara manual karena bagasi
tidak memiliki label barcode atau bermasalah 3,73 Setuju
Bagasi pernah tertukar dengan jadwal penerbangan lainnya 2,13 Tidak Setuju
Jumlah 3,01 Cukup Setuju
Tabel 6. Persepsi Petugas Operasional Terhadap Gangguan Dalam Proses Penanganan
Sumber: Hasil Analisis
Warta Penelitian Perhubungan, Volume 26, Nomor 204 4, April 2014
//science.howstuffworks.com/transport/
f l i g h t / m o d e r n / b a g g a g e - h a n d l i n g . h t m ,
diunduh bulan September 2013
// tulisan-ringan.com cerita-cerita/
bagaimana- penanganan- bagasi- di- sebuahbandara/,
diunduh bulan September 2013
//www.pt-o.com/2013/05/canggih-sistemcheck-
in-di-bandara.html, diunduh bulan September
——————————, 2009, Undang-Undang
No.1 Tahun 2009, Kementerian Perhubungan,
Jakarta.