Rancangan Konseptual Ganda Kapal Markas Untuk Dukungan Pengamanan Pulau-Pulau Terluar - Perairan Perbatasan Nkri (Tinjauan Untuk Wilayah Perairan Pulau Marore Dan Miangas)
Main Article Content
Abstract
Pulau-pulau terluar pada perairan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki nilai strategis ditinjau dari segi pertahanan dan keamanan (Hankam). Dari 92 pulau yang berbatasan dengan 10 negara tetangga terdapat 12 pulau yang berpotensi menimbulkan konflik klaim dengan negara lain, termasuk pulau Marore dan Miangas di bagian utara laut Sulawesi. Kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat sulit berkembang, memerlukan dukungan logistik dan kesehatan. Upaya dukungan pengamanan pulaupulau terluar pada wilayah perairan ini terkendala utama pada penyediaan sarana transportasi laut pendukung yang mampu beroperasi pada kondisi cuaca ekstrim-gelombang tinggi. Pada kajian ini dirancang konsep pemanfaatan teknolgi rancang bangun kapal markas berkemampuan operasional untuk perairan yang sulit, berfungsi ganda sebagai sarana bantu operasional patroli militer perbatasan serta untuk dukungan logistik dan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci : pengamanan pulau terluar, perairan ekstrim, desain kapal markas
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
A. Kadir, Samudro, Waluyo, D.H. Priatno, M. Akhirudin, 2011, Laporan Riset Rancang Bangun Kapal Markas, Pusat Teknologi Transportasi, BPPT. Data Gelombang, 2010, BMKG Dany H. Priatno dan Samudro, 2010, Konsep kapal pengumpan reguler untuk mendukung angkutan laut perintis di wilayah pulau-pulau terpencil, Jurnal WAVE, BPPH BPPT, Vol. 4, No. 1, 2010.
Kusumo, ATS, Optimalisasi Pengelolaan dan Pemberdayaan Pulau-pulau Terluar Dalam Rangka Mempertahankan Keutuhan Negara-negara Kesatuan Republik Indonesia, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Laboratorium Hidrodinamika Indonesia, 2011, Laporan Hasil Pengujian Turning Cicle dan Sea-keeping Model Kapal Markas, UPT BPPH – BPPT. M.A. Djabbar, 2008, Dasar Teknik dan Sistem Perkapalan, Jurusan Perkapalan Press, Universitas Hasanuddin. Nazarudin, Mayor Laut (KH), S.Si, M.Si, 2012,Model penanganan pulau terluar berdasarkan konsep Prosperity dan Security Approach oleh TNI, Jurnal Litbang Pertahanan Indonesia – Balitbang Kemhan, Vol. 15, No. 28, 2012. Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Pulau-pulau Terkecil Waluyo dan Dany H Priatno,2010, Laporan Survey Kondisi Sarpras Pulau Terluar Perbatasan NKRI (Wilprov Sulawesi Utara) – Prog. Kegiatan RB Kapal Markas, PTIST, BPPT. h t t p : / / i d . w i k i p e d i a . o r g / w i k i / daftar_pulau_terluar_indonesia www.ppk-kp3.kkp.go.id/direktori-pulau/ index.php/public_c/pulau_info/305