Peranan Angkutan Laut dalam Menunjang Distribusi Daging Sapi di Maluku Utara

Main Article Content

Teguh Himawan

Abstract

Secara geografis Provinsi Maluku Utara terdiri dari pulau-pulau yang sebagian besar merupakan pulau kecil dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit. Salah satu bahan pangan yang dikonsumsi oleh penduduk adalah daging sapi. Secara keseluruhan jumlah produksi daging sapi masih surplus jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan, namun untuk beberapa kota masih memerlukan pasokan dari daerah lain, seperti Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Kepulauan Sula, dan Pulau Morotai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan pelayanan angkutan laut dalam mendukung kegiatan distribusi daging sapiuntuk menyusun konsep kebijakan pengembangan pelayanan transportasi laut dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Maluku Utara. Metode analisis yang digunakan adalah model transportation problem. Berdasarkan hasil perhitungan model transportation problem, diperoleh pola distribusi untuk daging sapi, bahwa untuk kebutuhan daging sapi untuk beberapa kabupaten di Maluku Utara dapat  disuplai dari Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Halmahera Selatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

-----, (1998), Surat Keputusan Menteri Perdagangan Republik Indonesia,Nomor: 115/MPP/2/1998 tangal 27 Februari 1998 tentang Barang Kebutuhan Pokok Masyarakat;

Pranoto, Hendro., (2008), Potensi Wilayah Komoditas Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan Berbasis Agfribisnis Kabupaten Banyumas, Tesis, Program Magister Agribisnis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang;

-----, (2002), Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2002, tentang Ketahanan Pangan;

-----, (2012), Undang–Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan;

Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Peta Ketahanan & Kerentanan Pangan, 2011, Jakarta;

Aminah, Siti., (2007), Transportasi Publik dan Aksesibilitas Masyarakat Perkotaan, Jurusan Ilmu Politik FISIP, Universitas Airlangga, Surabaya;

Nasution, MN., (2008), Manajemen Transportasi, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta;

Rifusua, Agus Imam., (2010), Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Busway Di DKI Jakarta Tahun 2004 – 2008, Tesis, Fakultas Ekonomi, Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Kekhususan Ekonomi Perencanaan Kota dan Daerah, Jakarta;

Soesilo, Nining I., (1999), Ekonomi Perencanaan dan Manajemen Kota. Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia, Jakarta;

Tamin, Ofyar Z., (2008), Perencanaan, Pemodelan Transportasi & Rekayasa Transportasi: Teori, Contoh Soal, dan Aplikasi, Penerbit ITB, Bandung;

Prawirosentono, Suyadi., (2007), Manajemen Operasi, Analisis dan Studi Kasus, Penerbit PT. Bumi Aksara, Jakarta;

Kotler, Philip., (1997), Manajemen Pemasaran, Penerbit Erlangga, Jakarta;

Kotler,Philip., (2002), Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Kontrol, Terjemahan: Hendra Teguh dan Ronny Antonius Rusly, Edisi 9, Jilid 1 dan 2, PT. Prenhalindo, Jakarta;

R. Munir (2012), Matematika Diskrit Revisi Kelima, Indformatika, Bandung;

Thomas H. Cormen, Charles E. Leiserson, Ronald L. Rivest, and Clifford Stein. Introduction to Algorithms, Second Edition. MIT Press and cGraw-Hill, 2001. ISBN 0-262-03293-7. Section 23.2: The algorithms of Kruskal and Prim, pp.567–574;

Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, (2013). Indeks Konsumsi Penduduk Provinsi Maluku Utara 2012. Jakarta.

Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, (2013). Kinerja Dinas Pertanian Prov. Maluku Utara 2012. Sofifi, Maluku Utara.