Relokasi Dermaga Pasar Gayam Sungai Kelay di Kabupaten Berau Kalimantan Timur

Main Article Content

I Ketut Mudana

Abstract

Tujuan melakukan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi mengenai strategi penyediaan dermaga yang sesuai dengan manajemen transportasi. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif, Strategi Penyediaan Dermaga dan Pemilihan Lokasi Pelabuhan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Dermaga Pasar Gayam yang terletak di Sungai Kelay dengan adanya kebijakan daerah akan dialihfungsikan menjadi dermaga pariwisata, hal ini merupakan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Berau dalam upaya pengembangan pariwisata. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan relokasi Dermaga Pasar Gayam yang selama ini berfungsi melayani bongkar muat barang dan lokasi yang direncanakan adalah di bantaran Sungai Segah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Teluk Bayur. Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian adalah perencanaan pembangunan dermaga di lokasi yang baru masih lemah. Setelah dianalisis dan evaluasi manfaat pembangunan dermaga sungai dengan pendekatan manajemen transportasi yaitu strategi penyediaan dermaga dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan, kondisi lokasi tersebut sudah sesuai, oleh karena itu pada prinsipnya pembangunan dermaga di lokasi tersebut dapat dilakukan sepanjang tidak ada masalah dalam pembebasan tanah atau lahan dan sudah dianggarkan dalam RAPBD Kabupaten Berau tahun 2015.Namun dari sisi perencanaan masih lemah karena belum ada dukungan hasil studi kelayakan,amdal, rencana induk dan desain detail sebagaimana yang dipersyaratkan peraturan perundangan tentang Kepelabuhanan dokumen yang terkait dengan perencanaan tersebut sebelum pembangunan dilakukan perlu dipenuhi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Adisasmita, Sakti Adji. 2011. Perencanaan Pembangunan Transportasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Basrowi dan Sukidin. 2002. Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro. Surabaya: Insan Cendikia. BPS Kabupaten Berau. 2014. Kabupaten Berau Dalam Angka 2014. Samarinda: BPS Provinsi Kalimantan Timur. Danim, Sudarwan. 2002.Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau. 2011. Upaya Peningkatan Peranan Angkutan Sungai dan Danau di Kabupaten Berau. Tanjung Redeb. Hay, William W. 1977.An Introduction to Transportation Engineering. New Jersey: John Wiley & Sons Inc.

Relokasi Dermaga Pasar Gayam Sungai Kelay di Kabupaten Berau Kalimantan Timur, I Ketut Mudana

Komaruddin, A.1993. Ensiklopedia Manajemen. Bandung: Alumni. Miles, M.B. and Huberman, A.M. 1994.Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. 2nd ed. Newbury Park, CA: Sage Publications. Moenir. 2000. Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: Bina Aksara. Moleong, Lexy J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya. Mudana, I Ketut dan kawan-kawan. 2013. Penelitian Kebutuhan Fasilitas dan Prasarana Angkutan Sungai Sebagai Moda Utama Angkutan Perkebunan dan Pertambangan di Kalimantan. Laporan Akhir. Jakarta:Puslitbang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian.

Nasution, S. 2003. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito. Nasution, Muhammad Nur. 2003. Manajemen Transportasi. Edisi Kedua. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia. Papacostas. 1987.Fundamentals of Transportation Engineering. New Jersey: Prentice Hall PTR. Sianipar. 1999.Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi. Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta. Bandung. Sugiyono. 2012.Memahami Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.