Perspektif Pengembangan Jaringan Transportasi Dalam Mendukung Kek Barru Sulawesi Selatan
Main Article Content
Abstract
Kabupaten Barru sebagai 'Pusat Titik Tangkap' kornoditi di Sulawesi Selatan. Dengan adanya rencana
KEK Barru diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan melalui
pengembangan simpul-simpul strategis jaringan transportasi jalan, penyeberangan dan laut. Tujuan
penelitian ini menentukan sektor basis dan komoditas unggulan dari hinterland KEK Barru serta mengetahui
kondisi jaringan prasarana transportasi dalam mendukung rencana KEK Barru di Sulawesi Sela tan. Penelitian
ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode analisis adalah Location Quotient (LQ) dan analisis
jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor basis berupa perikanan (komoditas hasil laut),
peternakan (komoditas sapi dan unggas) dan pertanian (padi). Pengembangan jaringan prasarana
transportasi dalam mendukung rencana KEK Barru adalah jaringan transportasi jalan, transportasi laut
dan udara. Pelabuhan Makassar sebagai pintu gerbang utama bagi Kawasan Timur Indonesia (KTI), untuk
mendukung menjadi Greater Port of Makassar, maka Pelabuhan Garongkong yang terletak di KEK Barru i
juga ikut dikembangkan guna mendukung fungsi pelabuhan sebagai pengembangan terminal curah non
pakan. Lokasi KEK Barru yang terletak dekat dengan Bandara Intemasional Sultan Hasanuddin juga sangat
mendukung kelancaran akses distribusi komoditi yang tidak dapat dilayani rnelalui transportasi laut.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Sela tan. 2012.
Profil Prauinsi Sulawesi Selatan Dalam Angka Tahun
.
Coordinating Ministry For Economic Affairs, Republic
of Indonesia. 2011. Masterplan for Acceleration
and Expansion of Indonesia Economic Development.
Jakarta: Coordinating Ministry For Economic
Affairs.
Jinca, M.Yamin. 2002. Modul Perkuliahan: Perencanaan
Transportasi. Makassar: Pascasarjana Transportasi
Universitas Hasanuddin.
Tamin, Ofyar Z. 2000. Perencanaan dan pemodelan
transportasi(Edisi kedua). Bandung: Penertib ITB
Republik Indonesia. 2009. Undang-undang nomor 39
tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus.
Lembaran Negara RI Tahun 2009. Jakarta:
Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. 2011. Peraturan Presiden Republik
Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 Masterplan
Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi
Indonesia 2011-2025. Jakarta: Sekretariat Kabinet
RI.
Republik Indonesia. 2005. Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor KM 49 tahun 2005 tentang
Sistem Transportasi Nasional (Sistranas). Jakarta:
Sekretariat Kabinet RI.
Kementerian Perhubungan RI. 2013. Rencana Induk
Pelabuhan Laut Makassar dan Kawasan
Sekitamya Secara Terpadu (The Greater Makassar
Port) Provinsi Sulawesi Selatan.
Pemerintah Kabupaten Barru. 2013. Kelautan dan
Perikanan. http:/ /www.barrukab.go.id /
index.php?option=com_content
&view=article&id =82&1temid =93 [ diakses pada
Juli 2013]