Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Transportasi Rumah Tangga Indonesia

Main Article Content

Adrianus Dwi Siswanto

Abstract

Transportasi merupakan bagian yang integrasi dengan kegiatan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran rumah tangga transportasi Indonesia. Faktor-faktor yang termasuk dalam penelitian ini adalah pengeluaran rumah tangga, pengeluaran pajak kendaraan, roda dua kepemilikan kendaraan bermotor, dan kapal motor. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang dikembangkan dengan membangun sebuah model persamaan matematika. Data yang digunakan adalah Susenas 2010. Data kemudian diolah dengan menggunakan program pengolahan data SPSS. Dalam penelitian ini ditetapkan empat variabel independen, yaitu pengeluaran rumah tangga, pajak kendaraan bermotor, kepemilikan aset roda dua dan perahu motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini telah memenuhi syarat Best Linear Unbiased Estimate. Dari hasil model yang dibangun, pengeluaran transportasi rumah tangga dipengaruhi oleh belanja rumah tangga, pajak kendaraan bermotor, dan kepemilikan aset. Untuk belanja rumah tangga dan pajak kendaraan bermotor memiliki hubungan yang positif. Berarti perubahan kedua variabel tersebut searah. Ta pi untuk kepemilikan kendaraan roda dua, aset dan kapal motor, memiliki hubungan yang berlawanan. Ini berarti bahwa jika ada perubahan dari dua variabel akan berdampak berbeda. Jika rumah tangga tidak memiliki aset akan menyebabkan kenaikan dalam pengeluaran biaya transportasi dan sebaliknya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Abdul Kadir, Transportasi : Peran dan Dampak Dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Jumal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Wahana Hijaul (3): 121-131. C. Trihendradi, 2009. Step by Step SPSS 16; Analisis Data Statistik. Penerbit Andi. Hal 213. Dimas Pamungkas dan Elisabeth Diah K. Evaluasi Tarif Angkutan Umum Penumpang Kota Semarang (Studi Kasus Bus Patas AC Rute Banyumanik - Pasar Johar dan Pucang Gatling -Ngaliyan), //eprints.undip.ac.id/34582/ 5 /2098 chapter II. pdf, diakses 4 Mei 2013. Herry Judhi Praktikno. 2006. Analisis Intensitas Penggunaan Angkutan Penumpang Umum (Kasus Angkutan Penumpang Umum Bus Antar Kota Dalam Propinsi Non Ekonomi Jurusan Semarang- Solo. (Tesis). Program Studi Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Diponegoro Semarang. Muhammad Aviv Kurniawan.2005. Studi Kinerja Pelayanan Sistem Angkutan Kereta Rel Listrik Jabodetabek. (Tugas Akhir) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang. Widhiarso. Bab Uji Normalitas. http: //widhiarso .staff.ugm.ac.id I files/ Uji%20 Normalitas.pdf, diakses 12 April 2013. Perhubungan Darat Dalam Angka 2011. 2012. Kementerian Perhubungan. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Edisi VIII - Maret 2012. Sus Liris Woro, 2011. Analisis Kepemilikan Sepeda Motor Pada Rumah Tangga di Kabupaten Buleleng Menggunakan Model Regresi Logistik. (Tesis). Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar. S. Happy Hardjo, 2011. Susenas 2011. Pelatihan Calon Innas Susenas dan Sakernas 2011. Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat Jakarta. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Statistik Perhubungan 2010. Buku I. //lecture.brawijaya.ac.id/rosihan/ Dummy Variabel. http : I /id. wikibooks.org/ wiki I Moda_ Transportasi I Sejarah transportasi , diakses 12 Maret 2013. Moda Transportasi/Sejarah transportasi. http: //metro.kompasiana.com/2013/03 /28/ seperempat-gaji-untuk-biaya-transportasi546075. //eprint.undip.ac.id.bablll.Landasan Teori. http ://id. wikibooks.org/wiki / Moda_ Transportasi / Sejarah_transportasi, diakses 12 Maret 2013. · // widhiarso. staff. ugm. ac .id/ files/ Uji%20Normalitas.pdf ,diakses 12 April 2013.