Pengaruh Tingkat Komitmen Lingkungan Freight Forwarder Terhadap Respon Kebijakan Green Freight Transport

Main Article Content

Karmini Karmini
B. Kombaitan
lbnu Syabri
Puji Lestari

Abstract

Kegiatan transportasi barang memberikan dampak negatif berupa polusi udara yang cukup signifikan
pada lingkungan. Kebijakan uji kir kendaraan bermotor saat ini masih belum efektif untuk mengurangi
emisi polusi udara karena emisi co2 harus dikontrol melalui pengurangan konsumsi bahan bakar.
Diperlukan kebijakan yang dapat mengurangi polusi udara melalui pengurangan konsumsi bahan bakar
kendaraan bermotor dengan pendekatan ASI (Avoid, Shift, Improve). Respon freight forwarder sebagai pihak
yang terkena dampak langsung kebijakan akan berbeda-beda, diperkirakan dipengaruhi oleh tingkat
komitmen lingkungan perusahaan. Analisis klaster digunakan untuk mengelompokkan tingkat komitmen
lingkungan freight forwarder, sedangkan untuk mengetahui pengaruh tingkat komitmen lingkungan freight
forwarder terhadap respon kebijakan green freight transport dilakukan analisis Anova satu jalur. Hasil analisis
klaster menunjukkan hampir separuh perusahaan (40% atau 24 perusahaan) mempunyai tingkat komitmen
reaktif, 33 % (20 perusahaan) perusahaan mempunyai tingkat komitmen akomodatif dan 27% (16 perusahaan)
perusahaan mempunyai tingkat komitmen proaktif. Dari uji hipotesis, dapat diketahui bahwa perusahaan
dengan tingkat komitmen yang berbeda (proaktif, akomodatif, reaktif) tidak memberikan respon yang
berbeda terhadap usulan kebijakan green freight transport.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Aragon-Correa Juan Alberto, Mathias-Reche

Fernando, Senise-Barrio Maria Eugenia, 2004:

Managerial Discretion and Corporate Commitment

to the Natural Environment, Journal of Business

Research, 57

Dewan Nasional Perubahan Iklim, 2010: Peluang dan

Kebijakan Pengurangan Emisi Sektor Transportasi,

Laporan teknis

Famiyeh, Samuel, 2005: An Investigation Into The Extent

of Environmental Commitment in Ghanaian

Economy and Strategic Policy Recommendation, Faculty

of Economics and Business Administration,

Technische Universitat Bergakademie Freiberg

Germany.

Henriques, Irene, and Sadorsky, Perry, 1999: The

Relationship Between Environmental Commitment

and Managerial Perceptions of Stakeholder Importance,

Academy of Management Journal, Vol. 12

No. 1, 87-99

Ozanne, Lucie. K. and Menguc, Bulent, 2000: The

Influence of Natural Environmental Orientation on

Business Performance and Employee Attitudes, Visionary

Marketing for the 21st Century: Facing

the Challenge, ANZMAC

Pastowski, A., 1997: "Decoupling Economic Development

and Freight for Reducing Its Negative Impacts",

Wuppertal Papers, Wuppertal Institute for Climate,

Environment and Energy.

Punte, Sophie, Fabian, Bert, Cota, Sudhir and Mejia,

Alvin, 2010: Challenges and Oppotunities For An

Environmentally Sustainable Road Freight Sector In

Asia, Slh Regional Environmentally Sustainability

Transport (EST) Forum In Asia, 23-25 August

,Bangkok,Thailand

Sakamoto, Ko., 2012: Overview of Policy Interventions

for GHG Mitigation in Transport, UNECE International

Expert Meeting on the Assessment of C02

Emissions in Transport, Geneva Switzerland,

April 24th

Sathaye, N., Li, Y., Horvath, A. and Madanat, S., 2006,

"The Environmental Impacts of Logistics Systems and

Options for Mitigation", Working Paper: UCB-ITSVWP-

-4, UC Bergeley Center for Furture

Urban Transport

Sinaga, Elly Adriani, 2009: Current Initiatives and Program

for EST Promotion in Indonesia, National EST

Training Workshop -Cum-Policy Dialogue

Wright, Christopher, and Rwabizambuga, Alexis,

: Institutional Pressures, Corporate Reputation,

and Voluntary Codes of Conduct; An Examination of

the Equator Principles, Blackwell Publishing

Zarkasyi, Srihadi W., 2007: Corporate' s Social Responsibility

Accounting Between Theory and Reality, Presented

in Simposium Kebudayaan IndonesiaMalaysia

ke-X, Selangor, Malaysia, Accounting

Department - Padjadjaran University