Kajian Pemanfaatan Reception Facilities di Pelabuhan Belawan

Main Article Content

Tri Kusumaning Utami
Feronika Sekar Puriningsih

Abstract

Sebagai tindak lanjut MARPOL 73 / 78 yang telah diratifikasi dengan Kepres No.46 tahun 1986, setiap pelabuhan diwajibkan menyediakan sarana penampungan limbah, dan setiap kapal diwajibkan membuang limbah di sarana penampungan limbah di pelabuhan. Penyebab terbesar terjadinya perubahan lingkungan dan iklim, sebagai dampak pencemaran yang
62
Feronika Sekar Puriningsih Peneliti Bidang Transportasi Laut Badan Litbang Perhubungan Jl. Medan Merdeka Timur No 5, Jakarta Pusat 10110 Email: ferospuriningsekar@yahoo.com
diakibatkan proses bahan bakar dari kapal laut, adalah yang berasal dari pembuangan limbah bahan bakar dari kapal ke perairan dan dari kecelakaan dan musibah pelayaran, sedangkan pencemaran emisi gas buang dari kapal laut belum dapat terdeteksi dan bagaimana prosesnya, masih perlu penelitian lebih lanjut. Semakin meningkat jumlah kapal yang datang ke pelabuhan, maka dapat diindikasikan semakin besar pula tingkat pencemaran yang akan terjadi. Kapal sebagai armada angkutan perairan di Indonesia, saat singgah di pelabuhan secara rutin menghasilkan limbah operasional antara lain berupa campuran minyak kotor yang termasuk limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Untuk melindungi kualitas lingkungan perairan pelabuhan, maka semua limbah B3 yang dihasilkan dari operasional kapal dilarang dibuang ke perairan secara langsung, dan pihak pelabuhan mempunyai kewajiban untuk mengelola limbah dan menyediakan fasilitas penampungan limbah dari kapal (reception facilities).
Sementara kebijakan reception facilities pelabuhan sebagaimana yang ditetapkan, baik secara kapasitas maupun kualitas belum dapat secara optimal melayani pembuangan limbah dari kapal. Beban pencemaran limbah minyak yang masuk pelabuhan jika tidak ditunjang oleh pemanfaatan reception facilities (RF) di pelabuhan secara maksimal, maka akan mengakibatkan pencemaran di perairan pelabuhan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Dajan, Anto, 1983,Pengantar Metode Statistik, /ilid I, LP3ES, Jakarta; MARPOL Consolidated edition 2006, IMO, London Puslitbang Perhubungan Laut, 2008, Studi Evaluasi Penerapan SOLAS, Jakarta. Richard Blankfeld and Don Fritz (USAID), 2001, Shipping and Port Sector Policy Review in Indonesia, Jakarta, down load internet. Santoso, Singgih. Menggunakan SPSS Untuk Statistik Parametrik. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Jakarta.

Santoso, Singgih. 2007. Menggunakan SPSS dan ExelUntuk Mengukur Sikap dan Kepuasan Konsumen. Elex Media Komputindo Kelompok, Gramedia. Jakarta. Simatupang, Togar M, 1994, Pemodelan Sistem, Studio Manajemen Jurusan Teknik, Industri ITB Bandung, Indonesia,; Singarimbun, Masri, dkk,1989,Metode Penelitian Survei, Edisi kedua, LP3ES, Jakarta; Sugiyono 2000, Statistik Untuk Penelitian, CV Alf abet, Bandung --~Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. --~Metodologi Penelitian Analisis Kuantitatif, Lembaga Pendidikan Doktor, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.1984 ___ , Shipping and The Environment, www.imo.org/ ___ , Safety Management System, // en. wikipedia.org/