Strategi Pengembangan Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende Dalam Meningkatkan Pelayanan Penumpang

Main Article Content

Sitti Subekti

Abstract

Pembangunan infrastruktur bandar udara dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat pengguna transportasi udara. Manajemen strategik dalam pengelolaan bandar udara dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi pengembangandi Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende dalam meningkatkan pelayanan penumpang.Pengumpulan data primer dilakukan pada bulan April 2016 dengan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwaposisi relatif bandar udara H. Hasan Aroeboesman berada di kuadran 2 (dua). Hal ini berarti bandar udara H. Hasan Aroeboesman Ende memiliki Weakness - Opportunity (W-O) sehingga mendukung strategi turn around dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk mengatasi/ menghadapi kelemahan. Terdapat 3 (tiga) strategi pengembangan bandar udara H. Hasan Aroeboesman Ende, yang terdiri dari:1) meningkatkan kapasitas terminal, area parkir kendaraan, dan hall kedatangan serta menambah jumlah dan kualitas SDM untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang (wisatawan), 2) menyediakan transportasi lanjutan yang mudah ditemui untuk mendukung akses transportasi dari dan ke lokasi pariwisata, dan 3) menambah jam operasional bandar udara dan sarana fasilitas penunjang untuk mengantisipasi kebijakan open sky.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Destiani, Dwi Putri. 2014. Analisis Strategi Model Bisnis Kanvas Pada PT Angkasa Pura II untk Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Masters Thesis. Institut Pertanian Bogor. Fahmi, Irham. 2011. Manajemen Pengambilan Keputusan, Teori dan Aplikasi. Bandung : Penerbit Alfabeta. Laporan Tahunan Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende. 2014. Liu, dkk. 2009. Strategi Peningkatan Pelayanan Prasarana Transportasi Di Nusa Tenggara Timur. diakses padawww.scholar.google.co.id pdf 118.97.33.150/jurnal tanggal 2 Agustus 2016. Lusnarnera, Karel Fredrik Gaus Basar. 2014. Strategic Management Plan Formulation West Southeast Maluku Airport Periode 2014-2018. Jurnal Magister Manajemen, p 1-27. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Miro, Fidel. 2012. Pengantar Sistem Transportasi. Jakarta: Penerbit Erlangga. Nuraini, Agus Hendrayady dan Rudi Subiyakto. 2015. Strategi Pengembangan Bandar Udara Sei Bati Tanjung Balai Karimun.Skripsi Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang. Diakses Pada www.umrah.ac.id Tanggal 4 Agustus 2016 Pada Pukul 14.00 Wib. Rangkuti, Freddy. 2006. Analisis Swot Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Saribanon, Euis dan Sela. 2014. Optimasalisasi Penagihan Pelayanan Jasa Penerbangan Terbang Lintas. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan logistik, Vol.1.No1 September. Siagian, Sondang P. 2003. Manajemen Strategi, Jakarta :Bumi Aksara. Sitorus, Andreas. 2014. Analisis Pengembangan Bandara Silangit Di Kabupaten Tapanuli Utara. Skripsi Program Studi Ekonomi Pembangunan, Univ. Sumatera Utara. Diakses pada www. repository.usu.ac.id tanggal 4 Agustus 2016 pukul 13.30 WIB. Kementerian Perhubungan, 2005. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara.SKEP 77/VI/2005Tentang Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar Udara. Jakarta. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Tangkilisan, Hessel Nogi S, 2003. Manajemen Modern Untuk Sektor Public. Yogyakarta: Penerbit Balairung & Co.