Peluang dan Tantangan Angkutan Laut Luar Negeri oleh Kapal Berbendera Indonesia terhadap Barang yang Diangkut dari Pelabuhan Belawan
Main Article Content
Abstract
Pelabuhan Belawan sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di wilayah Indonesia bagian barat merupakan pintu gerbang untuk eksport Indonesia ke berbagai belahan dunia khususnya komoditas yang berasal dari propinsi Sumatera Utara dan sekitarnya. Sejak azas cabotage diberlakukan di Indonesia pada tahun 2005, belum pernah kapal-kapal berbendera Indonesia menguasai lalu lintas angkutan laut luar negeri (eksport), kapal asing selalu mendominasi pangsa muatan ekspor secara nasional. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk melihat profile kapal-kapal berbendera asing yang membawa ekspor Indonesia dari Pelabuhan Belawan dan perkembangannya selama 3 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan selama tiga tahun terakhir dari 2013 sampai 2015, kapal asing masih menguasai pangsa muatan lalu lintas angkutan laut luar negeri khususnya yang diangkut dengan menggunakan kapal kontainer. Tahun 2013, 94% barang ekspor dalam kontainer diangkut oleh kapal berbendera asing ,ditahun 2014 turun menjadi 88 % dan kembali naik 93 % ditahun 2015. Tingginya pangsa muatan yang di dapat oleh kapal berbendera asing menjadi peluang yang harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah dengan berbagai macam tantangan termasuk diantaranya kapasitas kapal nasional yang tidak bertambah.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Holsti, Ole R. 1969. Content Analysis for the Social
Science and Humanities. Reading, Massachusetts :
Addison – Westley Pub lishing.
Joseph M Jeremy (2000). Ship Registration and Ship
Mortgage in Malaysia. The Malayan Law Journal, Vol.
page 1-18.
[Kemenhub RI] Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia 1952. Keputusaan Menteri Perhubungan
NO.M.2/1/2 tanggal 28 Februari 1952 dan No.A.2/1/2
tanggal 19 April 1952.
[Kemenhub RI] Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia 2014. Laporan Tahunan Kementerian
Perhubungan Tahun 2014. Jakarta (ID) : Kemenhub RI.
[Kemenhub RI] Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut : Buku
I Revisi Rencana Induk Pelabuhan Belawan. Jakarta
(ID) : Kemenhub RI
Llyod Register Research for age Of ships (2015)
Makridakis, Spyros 1999. Metode dan Peramalan,
Jakarta : Binarupa Aksara.
Muktiadji,Nusa,dan Samuel Soemantri. (2009).
Analisis Pengaruh Biaya Produksi dalam Peningkatan
Kemampulabaan Perusahaan: Studi Kasus di PT HM
Sampoerna Tbk. Jurnal Ilmiah Kesatuan. Nomor 1,
Volume 11. Jakarta.
Panky Tri Febiyansyah, (2009),Kebijakam maritimdan
Transformasi industry Pelayaran Indonesia dalam
kerangka penerapan azas Cabotage, Jurnal Maritim hal
-80.
Pelindo - I, Kompilasi data dan anlisis prediksi, 2016
Peraturan Pemerintah RI Nomor PP 69 Tahun 2015
tentang tata 2015 tentang impor dan penyerahan alat
angkutan tertentu dan penyerahan jasa kena pajak terkait
alat angkutan tententu yang tidak dipungut PPnya
Subagyo, Pangestu. 1986. Forecasting konsep dan
aplikasi Yogyakarta : BPPE UGM.
Sunyoto, Suyanto 2011. Analisis regresi untuk uji
hipotesis, Yogyakarta. Caps
Umar, M. Hussen Hukum Morilim dan MasalahMasalah
Pelayaran di Indonesia. Buku 2, Jakarta :
Pustaka Sinar Harapan, 2001.