Karakteristik dan Persepsi Pengguna Sepeda Motor pada Mudik Lebaran 2015 (Studi Kasus: Checkpoint Bekasi)
Main Article Content
Abstract
Pelaksanaan mudik lebaran setiap tahunnya selalu menjadi perhatian pemerintah sebagai regulator. Terutama untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor. Kementerian Perhubungan melaporkan bahwa jumlah pemudik selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya karena moda ini dianggap sebagai transportasi yang mudah dan murah. Jumlah kecelakaan juga mengalami peningkatan yang melibatkan sepeda motor. Kecelakaan dapat disebabkan oleh kelelahan dan ketidakdisiplinan pengendara motor serta kondisi jalan yang jelek. Suatu upaya untuk mengurangi penggunaan sepeda motor pada saat mudik lebaran dari Kementerian Perhubungan dengan menawarkan mudik gratis bagi pengendara sepeda motor. Namun program tersebut tidak begitu efektif dalam mengurangi pengguna sepeda motor. Untuk itu, perlu dilakukan kajian terhadap pemudik sepeda motor yang komprehensif terkait karakteristik pengendara, kendaraan, perjalanan dan harapan terhadap penyelenggaran mudik kedepannya. Metode yang digunakan pada kajian ini adalah analisis kuantatif dan regresi untuk mengetahui hubungan antara jarak perjalanan dan biaya. Hasil yang didapat adalah rata-rata biaya perjalanan selama perjalanan sekitar 300 ribu rupiah dengan persamaan 562.98 (Jarak tempuh) +143299. Harapkan pemudik terhadap pelaksanaan lebaran tahun 2016 pelaksanaan mudik lebih lancar dan aman. Untuk pelaksanaan program mudikgratis sepeda motor tahun 2016, Kementerian Perhubungan sebaiknya melakukan sosialisasi yang masif sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui program tersebut secara lengkap seperti rute perjalanan, waktu dan persyaratan yang harus dilengkapi.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Wirabrata A, “Kesiapan Transportasi Menjelang Mudik Lebaran” Kajian Singkat Terhadap Isu-Isu Terkini. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, Vol VI. No.13/I/ P3DI/Juli/2014. Jakarta, 2014 .
Oliveira, Petroranu, Golvanes, Characteristics of motorcyclist involved in accidents between motorcycles anf auto mobiles.Rev Assoc Med Brass 2015; 61(1): 6164. Federal University of Minas Gerais. Brazil, 2015.
Wadhwaniya, Gupta, Mitra, Tetali dkk (2017). A comparison of Observed and Self-reported Helmet Use and Associated Factors Among Motorcyclist in Hyderebad City, India. Journal Public Health 144 (2017) 562-569. Elsevier.
Badan Standarisasi Nasional (2007). SNI Helm Pengendaran Kendaraan Bermotor Roda Dua. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta. [5] Badan Standarisasi Nasional. 2004. Standar Nasional Indonesia Geomentri Jalan Perkotaan. RSNI T-14-2004. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Temmerman dan Roynard (2016). Motocycle spped survey 2014: results of the first motorcycle speeed behaviour in belgium. 6th Transport Research Area April 18-21, 2016. Elvisier.
Le and Nurhidayati (2016) A Study of Motorcycle Lane Design in Some Asian Countries. Procedia Engineering 142 (2016) 292-298. Elsevier.
Brown, Kelly and Shiomoto (2016) California Motorcycle Handbook. Departemen of Motor Vehicle. California.
Motorcycle Safety Foundation. 2016. Motorcycle and Motorized Bicycle Manual. Minnesota Department of Public Safety. USA
Hartati dan Krisbandono, 2014, Statistik Mudik dan Urgensi Transportasi Publik. Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Kementeria PU PR. Jakarta
Badan Litbang Perhubungan. 2014. Survei Angkutan Lebaran 2014 dan Prediksi Pemudik Tahun 2015. Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. Jakarta
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.