Analisa Komparatif Pengaruh Pertambahan Panjang dan Lebar Kapal Terhadap Lightweight
Main Article Content
Abstract
Penentuan ukuran utama kapal khususnya pada dimensi panjang (Lpp) dan lebar (B) kapal pada tahap preliminary design mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai Lwt, biaya produksi dan harga kapal. Hal ini kerap menjadi bahan diskusi serius antara owner dan designer. Untuk mengetahui seberapa besar perubahan Lwt yang terjadi akibat perubahan panjang dan lebar kapal, maka perlu dilakukan penelitian terhadap berat Lwt akibat perubahan panjang dan lebar kapal untuk kapal dengan panjang lebih kecil 100meter menggunakan sistem konstruksi melintang dan kapal lebih besar 100 meter dengan sistem konstruksi memanjang dengan metode analisa statistik melalui formula regresi polynomial. Hasil analisa menunjukkan bahwa pertambahan Lwt akibat pertambahan dimensi lebar kapal (B) per meter lebih besar bila dibandingkan pertambahan Lwt akibat pertambahan dimensi panjang kapal (Lpp) yaitu 30% berbanding 12% untuk kapal lebih kecil100m dan 21% berbanding 17% untuk kapal lebih besar 100m. Pertambahan Lwt 30% lebih besar dari 12% disebabkan kapal dengan Lpp lebih kecil 100 m menggunakan konstruksi sistem melintang yang mempuyai berat struktur lebih besar untuk panjang kapal yang sama.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
. Manuel Ventura. (2011). “Estimation methods
for basic ship design”, Instituto Superior Tecnico,
Technical University of Lisbon, Portugal.
. Lloyd’s Register. (2016). “Ship structures, rules and
regulations for the classification of ships”, Part 3,
London, UK.
.American Bureau of Shipping. (2016). “Hull construction
and equipment”, Rules For Building And Classing Steel
Vessels, “Pt3, Ch2 , USA.
. Det Norske Veritas - Germanischer Lloyd. (2013). ”Hull
structural design” Rules For Classification of Ships Pt3,
Ch1&Ch2, Norway.
. Arnott,D.(2008). “Design & construction of steel
merchant ships (SNAME)”, National Association
of Watersport Industries (HISWA) Symposium,
Amsterdam, Netherlands.
. Soumya Chakraborty. (2016). “Designing a ship’s
bottom structure” – A General Overview, India.
. Biro Klasifikasi Indonesia. (2014). “Rules for hull,
section-IVb”, Classification Bureau of Indonesia,
Indonesia.
. James Roy. (2008). “Longitudinal vs transversely
framed structures for large displacement motor yachts”,
Netherlands.
.Walton Thomas. (2008). “Steel ships: their construction
and maintenance, a manual for shipbuilders, students
and marine engineers”, London.
.tM. Mano. (2009). “Design Of Ship Hull Structures”, A
Practical Guide For Engineers, Berlin.