Inovasi Penggunaan Biodiesel Dari Minyak Jelantah Limbah Restoran Pada Shuttle Bus Antar Terminal Di Bandara Soekarno-Hatta

Main Article Content

Binta Prabasena

Abstract

Bandara Soekarno-Hatta melayani pelanggan sebanyak 54 Juta Penumpang pada tahun 2015. Pelayanan transportasi antar terminal menggunakan moda transportasi shuttle bus berbahan bakar solar. Di sisi lain, terdapat limbah minyak jelantah yang diproduksi oleh perusahaan restoran cepat saji dan katering. Guna memanfaatkan limbah minyak jelantah dan mendukung program eco airport melalui program daur ulang yang ramah lingkungan, inovasi penggunaan minyak biodiesel dari limbah minyak jelantah dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Tulisan ini akan menjelaskan konsep inovasi pemanfaatan minyak jelantah menjadi minyak biodiesel untuk bahan bakar shuttle bus di bandara Soekarno-Hatta dan evaluasi terhadap keuntungan dan kerugiannya sebagai referensi untuk tahap implementasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Statistik Angkutan Udara Tahun 2015 PT Angkasa Pura II (Persero), 2016

Master Plan Eco Airport PT Angkasa Pura II tahun 2012

Perpres No. 6 Tahun 2011 Tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

https://en.wikipedia.org/wiki/Biodiesel

Sidjabat, O., “Pengolahan minyak goreng bekas menjadi Biodiesel”, 2004, Lembaran Publikasi, LEMIGAS Jakarta.

A Comprehensive Analysis of Biodiesel Impacts on Exhaust Emissions” //www.epa.gov/otaq/models/analysis/biodsl/p02001.pdf

//www.bkmpii.org/2012/12/biodiesel-adalah-solar-masa-depan.html

Prihandana, R, dkk, “Menghasilkan Biodiesel Murah: Mengatasi Polusi & Kelangkaan BBM”, 2007, AgroMedia, Jakarta.

//peluangusaha.kontan.co.id/news/meraup-laba-dengan-menyulap-minyak-jelantah-menjadi-biodiesel-

//seputarhargaterkini.com/update-harga-bbm-hari-ini-terbaru-2016/