Desain Kapal Feeder Tol Laut Trayek T-5
Main Article Content
Abstract
Perbandingan PDB antara Kawasan Timur Indonesia dan Kawasan Barat Indonesia, yaitu 18,6% berbanding 81,4% menunjukkan pemerataan ekonomi yang masih timpang antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang berdampak pada disparitas harga yang tinggi. Melalui program Tol Laut, pemerintah berupaya meningkatkan konektivitas antara KBI dan KTI sekaligus mengurangi disparitas harga melalui angkutan laut yang terjadwal dan bersubsidi. Trayek T-5 dengan Ternate sebagai salah satu pelabuhan singgahnya diharapkan menjadi sub-distributor lanjutan untuk daerah hinterlandnya yang berupa wilayah kepulauan yang ditunjang dengan kapal feeder. Kajian ini bertujuan untuk menghasilkan desain kapal feeder yang optimal sesuai dengan karakteristik beberapa pelabuhan singgah yang dilakukan dengan beberapa metode seperti analisa operasi dan pra rancangan menggunakan metode kapal pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal feeder yang optimal memiliki payload 729 ton kecepatan dinas 8 knot dengan frekuensi pelayaran 32 voyage per tahun.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Kementerian Perhubungan. 2015. Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Laut Nomor Al.108/6/2/Djpl-15 Tanggal 26 Oktober 2015 Tentang Jaringan Trayek Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang Dalam Rangka Pelaksanaan Tol Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia;
Sinaga, Rosita. Abdy Kurniawan. 2016. Kajian Evaluasi Dampak
Angkutan Barang Dalam Implementasi Tol Laut Trayek T-3 dan T-6. Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan penyeberangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan;
Prihartono, Bambang. 2015. Pengembangan Tol Laut dalam RPJM 2015-2019 dan Implementasi 2015. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional;
Taggart, R. 1980. Ship Design and Construction. New York: The Society of Naval Architects and Marine Engineers;
Schneekluth, V. Bertram. 1998. Ship Design for Efficeincy and Economy (second edition). Reed Educational and Professional Publishing Ltd. Great Britain;
Smith, R. Munro. 1975. Element of Ship Design. Marine Media Management;
Poehls, Herald. Lecture of Ship Design and Ship Theory;
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Ternate. 2016. Laporan Kunjungan Kapal dan Kinerja Bongkar Muat Pelabuhan Ternate, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia;
Biro Klasifikasi Indonesia. 2016. Ship Register, Satuan Perencanaan -
Sistem Informasi PT. Biro Klasifikasi Indonesia.