Analisis Risiko Tubrukan Kapal pada Wilayah Sekitar Ibukota Nusantara dengan Menggunakan Data Automatic Identification System

Main Article Content

Egbert Edward Djajasasana
Alberto Rima
Joe Ronald Kurniawan Bokau
Abdy Kurniawan

Abstract

Pembangunan dan pengembangan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai program prioritas pemerintah akan berdampak kepada peningkatan lalu lintas kapal di Selat Makassar yang juga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya tubrukan kapal. Penelitian ini akan menganalisis risiko terjadinya tubrukan kapal sebagai dampak dari kepadatan lalu lintas kapal pada wilayah perairan IKN khususnya di wilayah antara Balikpapan dan Samarinda. Proses analisis menggunakan pendekatan simulasi data Automatic Identification System (AIS) dan menerapkan nilai risiko berdasarkan situasi kapal dengan kapal (encounter situation) dengan Potential Assessment of Risk (PARK) Model. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapal akan bergerak pada area dengan kepadatan yang tinggi sehingga interaksi kapal dengan kapal lainnya yang saling berdekatan tidak dapat dihindari. Keterbatasan ruang olah gerak kapal pada situasi ini diinterpretasikan pada kategori 5 atau “sedikit berbahaya”. Rekomendasi untuk menurunkan risiko terjadinya tubrukan kapal dapat diawali dengan membenahi human error melalui peningkatan kompetensi dan awareness kru kapal terkait navigasi dan potensi bahaya tubrukan, serta dilanjutkan dengan peningkatan pengawasan, pembenahan infrastruktur dan zonasi perairan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

[1] KOMPASTV, [IBU KOTA BARU] - Jokowi Minta Izin DPD-DPR untuk Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan, https://www.youtube.com/watch?v=5KaGdgJNdgw (accessed Nov. 10, 2014).

[2] S. J. Purnama and C. Chotib, “Analisis kebijakan Publik Pemindahan Ibu Kota Negara,” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol. 13, no. 2, pp. 153–166, Feb. 2023. doi:10.22212/jekp.v13i2.3486

[3] P. B. Darmadi, “Analisis ketersediaan material Utama Pembangunan Ibu kota Negara tahap I,” Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, vol. 11, no. 03, pp. 251–264, Dec. 2023. doi:10.35450/jip.v11i03.407

[4] Makhruf, Anang (2020) PERENCANAAN ARMADA TRANSPORTASI LAUT UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA (IKN) BARU. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[5] F. van Westrenen and M. Baldauf, “Improving conflicts detection in maritime traffic: Case studies on the effect of traffic complexity on ship collisions,” Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part M: Journal of Engineering for the Maritime Environment, vol. 234, no. 1, pp. 209–222, May 2019. doi:10.1177/1475090219845975

[6] KNKT, Jumlah Kecelakaan Pelayaran, https://knkt.go.id/statistik (accessed Nov. 10, 2024).

[7] J. Malisan, “Rendahnya Manajemen Keselamatan Pelayaran Pada perairan Alur Laut kepulauan Indonesia (Alki) II Dan III,”

Warta Penelitian Perhubungan, vol. 26, no. 2, p. 81, Jan. 2019. doi:10.25104/warlit.v26i2.868

[8] I. Rustam, “Tantangan Alki Dalam Mewujudkan cita‐cita Indonesia Sebagai Poros Maritim dunia,” Indonesian Perspective, vol. 1, no. 1, pp. 1–21, Jun. 2016. doi:10.14710/ip.v1i1.10426

[9] M. Napang et al., “Regulation of the Makassar Strait use as a world strategic route,” Russian Law Journal, vol. X, no. 4, 2022. doi:10.52783/rlj.v10i4.276

[10] J. Shi et al., “Evolutionary model and risk analysis of ship collision accidents based on complex networks and DEMATEL,” Ocean Engineering, vol. 305, p. 117965, Aug. 2024. doi:10.1016/j.oceaneng.2024.117965

[11] Shanty, H. Supomo, and S. Nugroho, “Analysis of crew competence factor in the ship collisions (case study: Collision accident in Indonesian waters),” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, vol. 557, no. 1, p. 012047, Aug. 2020. doi:10.1088/1755-1315/557/1/012047

[12] J. R. W. Merrick et al., “A traffic density analysis of proposed ferry service expansion in San Francisco Bay using a maritime simulation model,” Reliability Engineering & System Safety, vol. 81, no. 2, pp. 119–132, Aug. 2003.

doi:10.1016/s0951-8320(03)00054-1

[13] O. A. Almaz and T. Altiok, “Simulation modeling of the Vessel Traffic in delaware river: Impact of deepening on Port Performance,” Simulation Modelling Practice and Theory, vol. 22, pp. 146–165, Mar. 2012. doi:10.1016/j.simpat.2011.12.004

[14] Y. Wen et al., “Modelling of marine traffic flow complexity,” Ocean Engineering, vol. 104, pp. 500–510, Aug. 2015. doi:10.1016/j.oceaneng.2015.04.051

[15] F. Goerlandt and P. Kujala, “On the reliability and validity of ship–ship collision risk analysis in light of different perspectives on risk,” Safety Science, vol. 62, pp. 348–365, Feb. 2014. doi:10.1016/j.ssci.2013.09.010

[16] H. F. Maharani, H. Yudo, and E. S. Hadi, "Analisis Frekuensi Tubrukan Kapal Menggunakan Causation Probability Berdasarkan Metode Bayensian Network : Studi Kasus Alur Pelayaran Barat Surabaya," Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 12, no. 2, Jun. 2024. [Online]. Retrieved from: ejournal3.undipac.id

[17] B. Liu and C. Guedes Soares, “Recent developments in ship collision analysis and challenges to an accidental limit state design method,” Ocean Engineering, vol. 270, p. 113636, Feb. 2023. doi:10.1016/j.oceaneng.2023.113636

[18] Z. Liu, B. Zhang, M. Zhang, H. Wang, and X. Fu, “A quantitative method for the analysis of ship collision risk using AIS Data,”

Ocean Engineering, vol. 272, p. 113906, Mar. 2023. doi:10.1016/j.oceaneng.2023.113906

[19] Y. Park, J. Park, D. Shin, M. Lee, and S. Park, “Application of potential assessment of risk (PARK) model in Korea Waterways,” Journal of International Maritime Safety, Environmental Affairs, and Shipping, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, Jan. 2017. doi:10.1080/25725084.2017.1412916

[20] M. Mubarak, D. Paroka, and J. Sade, “Analisis Risiko Tubrukan kapal di perairan Teluk Balikpapan Dengan Menggunakan Teknik Matriks Konsekuensi/probabilitas Pasca Pemindahan Ibu Kota Negara,” Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan, pp. 30–34, Mar. 2023. doi:10.62012/zl.v4i1.24309

[21] https://www.marinetraffic.com/en/ais/home/centerx:116.9/centery:-0.9/zoom:10 (accessed Aug. 30, 2024).

[22] Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara

[23] T. X. Ng, Y.-S. Park, M. V. Smith, V. Aydogdu, and C.-H. Jung, “A comparison of es and park maritime traffic risk assessment models in a Korean waterway,” Journal of the Korean Society of Marine Environment and safety, vol. 21, no. 3, pp. 246–252, Jun. 2015. doi:10.7837/kosomes.2015.21.3.246

[24] K. Wibisono, “Kajian Sedimentasi di Sub-DAS Separi DAS Mahakam Kalimantan Timur,” Jurnal Geografi, vol. 15, no. 1, 2018. doi:http://dx.doi.org/10.15294/jg.v15i1.14892