Analisis Kesiapan Sumber Daya Manusia di Sektor Transportasi Dalam Menyambut Era Society 5.0 di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor utama yang menjadi penggerak sektor transportasi, serta menjadi pusat dari era Society 5.0. Semakin siapnya SDM juga menjadi salah satu solusi utama untuk mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam menyambut datangnya era Society 5.0. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui kesiapan SDM di sektor transportasi dalam menyambut era Society 5.0; 2) Mengetahui faktor penghambat dan pendukung kesiapan SDM di sektor transportasi dalam menyambut era Society 5.0; dan 3) Merumuskan upaya untuk dapat meningkatkan kesiapan SDM di sektor transportasi dalam menyambut era Society 5.0. Penelitian ini berjenis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner menggunakan Google Form, sedangkan data sekunder dengan mengumpulkan dokumen yang memuat informasi mengenai sektor transportasi di Indonesia dalam kaitannya dengan era Society 5.0. Populasi penelitian meliputi seluruh pihak yang bekerja di sektor transportasi. Sampel penelitian ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 295 orang pekerja sektor transportasi sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa SDM di sektor transportasi memiliki kesiapan yang baik dalam menyambut datangnya era Society 5.0, baik kesiapan dalam kompetensi, kesiapan personal, kemampuan komunikasi, kesiapan untuk bekerja dalam tim, dan kesiapan pada aspek teknologi. Namun, kesiapan tersebut belum merata karena masih terdapat sebagian SDM yang kurang memahami konsep Society 5.0. Upaya untuk meningkatkan kesiapan SDM sektor transportasi dalam menyambut datangnya era Society 5.0 melibatkan peran aktif dari SDM yang bekerja di sektor transprotasi dan pemerintah.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Alhmeidiyeen, M. S. (2019). Change Management and Organizational Development: A Critical Conceptual Study. Global Journal of Management and Bussiness Research.
Muchdie. (2016). The impacts of technological progress on human development: evidence from Indonesia. International Journal of Eco. Res., 7(5), 14–28.
Banutu-Gomez, M. B. & Banutu-Gomez, S. M. (2016). Organizational Change and Development. European Scientific Journal, 1(2), pp. 56-67.
Kee, M. H. D., Fozeli, D. A., Sani, A. N., Mustafa, S. A., Khalid, A. N., Chawla, P., & Ganatra, V. (2021). Students' Satisfaction Towards the Use of E-learning during the Global Pandemic. Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol. 4 No. 3, 87-102, November, 2021.
Kumari, A., & Bhushan, S. (2021). Cybercrime: the high criminals and technology. UGC Care Journal, 44(1), 24–28.
Sahat Maruli Tua Situmeang. (2021). Penyalahgunaan Data Pribadi Sebagai Bentuk Kejahatan Sempurna Dalam Perspektif Hukum Siber. SASI Vol. 7 No. 1.
Sumati, & Gambhir, C. (2019). Overuse/misuse of smarthpone and family disintegration. International Journal of Recent and Innovation Trends in Computing and Technology, 4(8), 27–32.
Inda Lestari, Agus Wahyudi Riana, Budi M. Taftazani. 2015. Pengaruh gadget pada interkasi sosial dalam keluarga. Prosiding penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Vijay Grover. (2015). Technology: a tangible threat to our privacy. Journal of Sociology, 3(3), 1–9
Al. Wisnubroto. (2001) Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan Komputer. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 2, 47–50.
Anshori, M. F. (2020). Globalisasi Society 5.0 Jepang: Studi Kasus Hasil Pencarian Google di Luar Jepang Tahun. (2019). Andalas Journal of International Studies, 9(1), pp. 61-82.
Wibawa, R. P., & Agustina, D. R. (2019). Peran Pendidikan Berbasis Higher Order Thinking Skills (Hots) Pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama Di Era Society 5.0 Sebagai Penentu Kemajuan Bangsa Indonesia. Equilibrium, 7(2), 137–141.
Hendarsyah, D., (2019). E-Commerce di Era Industri 4.0 dan Society 5.0. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 8(2), pp. 171-184
Harayama, Y. (2017). Society 5.0: aiming for a new human-centered society (Japan’s science and technology policies for addressing global social challenges). HItachi Review, 66(6), 8–13
Www.japan.go.jp. (2017). Realizin society 5.0. Https://Www.Japan.Go.Jp/. https://www.japan.go.jp/abenomics/_userdata/abenomics/pdf/society_5.0.pdf
Sulaeman. (2020). Kemenhub beberkan 5 masalah disektor transportasi darat RI. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/uang/kemenhub-beberkan-5-masalah-di-sektor-transportasi-darat-ri.html
Uly, Y. A., & Jatmiko, B. P. (2021). Menhub ungkap sederet tantangan disektor transportasi laut. Money.Kompas.Com.
Sulaeman. (2020). Merdeka.com. Jakarta. https://www.merdeka.com/uang/kemenhub-beberkan-5-masalah-di-sektor-transportasi-darat-ri.html
Widianto, S. (2021). Transportasi udara hadapi masalah sangat berat, Kemenhub pastikan jadi prioritas. Pikiran-Rakyat.Com. https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-013043997/transportasi-udara-hadapi-masalah-sangat-berat-kemenhub-pastikan-jadi-prioritas?page=2
Zhao, M., & Sun, T. (2022). Dynamic spatial spillover effect of new energy vehicle industry policies on carbon emission of transportation sector in China. Energy Policy, 165, 112991. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2022.112991.
Silalahi, U. (2009). Metode Penelitian Sosial. PT. Refika Aditama.
Noor, J. (2017). Metodologi penelitian. PT. Fajar Interpratama Mandiri.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Alfabeta).
Arnab, R. (2017). Survey sampling theory and application. Academic Press.
Frendy. (2011). Metode penelitian untuk bisnis. Salemba Empat.
Sinaga, E. K., Matondang, Z., & Sitompul, H. (2019). Statistika: teori dan aplikasi pendidikan. Yayasan Kita Menulis.
Saputra, M. A., Maksudi, B. I., & Hermawan, D. (2015). Analisis Kualitas Pelayanan di PPMKP Ciawi Bogor. Governansi, 2(1, April), 61–70.
Ali, M. (2021). Vocational students’ perception and readiness in facing globalization, industry revolution 4.0 and society 5.0. Journal of Physics: Conference Series, 1833(1), 012050. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1833/1/012050.
Nurlaela, S., Kurjono., & Rasto. (2019) Determinants of Work-Readiness. Advances in Economics, Business and Management Research, volume 161
Fathin, C. A., Perdana, A. B., Kartikasari, A., & Sulistyastuti, D. R. (2014) Indonesian Human Resources Readiness in term of Facing the ASEAN Economic Community. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, volume 18, Nomor 2, November 2014 (81-98). ISSN 1410-4946
Caballero C. L., Walker, A., & Fuller-Tyszkiewicz, M. (2012). The Work Readiness Scale (WRS): Developing a Measure in Work Readiness in College Graduates. Journal of Teaching and Learning for Graduate Employability, 2(2), 41 – 54
Casner-Lotto, J., & Barrington, L. (2006). Are they really ready to work? Employers' perspectives on the basic knowledge and applied skills of new entrants to the 21st century U.S. workforce. USA: The Conference Board, Inc., the Partnership for 21st Century Skills, Corporate Voices for Working Families, and the Society for Human Resources Management.
Ricardianto, Prasadja., Nasution, Syahrial., Naiborhu, Maria Angelin., Triantoro, Wegit. (2020). Penyelenggaraan Pelabuhan Cerdas (Smart Port) Nasional di Masa Revolusi Industri 4.0. Warta Penelitian Vol. 3. No. 1. 59-68.