Evaluasi Sistem Sirkulasi Udara Kapal Penumpang PELNI pada Masa Pandemi Covid-19
Main Article Content
Abstract
Covid-19 merupakan wabah penyakit yang telah menyebar secara cepat dalam skala global dan berdampak pada berbagai sektor termasuk transportasi laut. Dibutuhkan kesiapan dari subsektor di bidang transportasi laut untuk pencegahan ataupun meminimalisir penyebarannya mulai dari kesiapan penanganan di pelabuhan termasuk kesiapan dari moda transportasi itu sendiri. Covid-19 memiliki karakteristik yang mudah untuk menyebar dalam ruangan yang tertutup dan sirkulasi udara yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengevaluasi sistem sirkulasi udara diatas kapal agar sesuai dengan kriteria udara sehat dan nyaman khususnya pada kabin penumpang kelas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehandalan sistem ventilasi udara diatas kapal penumpang KM Kelud sudah mengalami penurunan dimana kemampuan sirkulasi udaranya berada dibawah standar yang ditetapkan, sehingga termasuk rawan untuk penyebaran penyakit. Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 direkomendasikan untuk maintenance sistem ventilasi udara, penambahan kapasitas sistem ventilasi udara, penggunaan filter udara dengan standar medis, dan memperketat penerapan protokol kesehatan di atas kapal.
Kata Kunci : Covid 19, Kapal penumpang, Sirkulasi udara.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
World Health Organization,“Coronavirus”. [Online]. Available: https://www.who.int/health-topics/coronavirus#tab=tab_1.
World Health Organization, “WHO/Europe | Coronavirus disease (COVID-19) outbreak - About the virus.”. [Online]. Available: https://www.euro.who.int/en/health-topics/health-emergencies/coronavirus-covid-19/novel-coronavirus-2019-ncov.
World Health Organization, “Coronavirus disease (COVID-19): How is it transmitted?”. [Online]. Available: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/question-and-answers-hub/q-a-detail/coronavirus-disease-covid-19-how-is-it-transmitted.
N. F. Shalihah, “Mengenal Kapal Diamond Princess yang Dikarantina karena Virus Corona... Halaman all - Kompas.com,” Kompas.com, Feb. 19, 2020. [Online]. Available: https://www.kompas.com/tren/read/2020/02/19/125238565/mengenal-kapal-diamond-princess-yang-dikarantina-karena-virus-corona?page=all.
P. Xu et al., “Transmission routes of Covid-19 virus in the Diamond Princess Cruise ship,” medRxiv, p. 2020.04.09.20059113, Apr. 2020, doi: 10.1101/2020.04.09.20059113.
P. Azimi, Z. Keshavarz, J. G. C. Laurent, B. R. Stephens, and J. G. Allen, “Mechanistic Transmission Modeling of COVID-19 on the Diamond Princess Cruise Ship Demonstrates the Importance of Aerosol Transmission,” medRxiv, p. 2020.07.13.20153049, Jul. 2020, doi: 10.1101/2020.07.13.20153049.
L.-S. Huang, L. Li, L. Dunn, and M. He, “Taking account of asymptomatic infections: A modeling study of the COVID-19 outbreak on the Diamond Princess cruise ship,” PLoS One, vol. 16, no. 3, p. e0248273, Mar. 2021, doi: 10.1371/JOURNAL.PONE.0248273.
A. Susilo et al., “Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini,” J. Penyakit Dalam Indones., vol. 7, no. 1, pp. 45–67, Apr. 2020, doi: 10.7454/JPDI.V7I1.415.
A.-H. El-Gilany, “COVID-19: The enigma of asymptomatic carriers and silent transmission.,” Int. J. Heal. & Allied Sci., vol. 10, no. 1, pp. 11–11, Jan. 2021, 2021. [Online]. Available: https://go.gale.com/ps/i.do?p=HRCA&sw=w&issn=22784292&v=2.1&it=r&id=GALE%7CA651108272&sid=googleScholar&linkaccess=fulltext.
A. Susanto, Y. Arnas, and Z. Hidayat, “Analisis Kebutuhan Beban Pendingin Dengan Metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD) Pada Ruang Lobby Gedung Simulator Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia,” Langit Biru J. Ilm. Aviasi, vol. 10, no. 3, pp. 31–41, Oct. 2017. [Online]. Available: //journal.ppicurug.ac.id/index.php/jurnal-ilmiah-aviasi/article/view/233.
M. Tasrief, “Studi Sistem Ventilasi Udara Ruang Tidur Taruna Pada Kapal Latih BP2IP Barombong - Makassar.” Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar, 2006.
B. Utomo, “Sistem Ventilasi Dalam Kapal,” TEKNIK, vol. 28, no. 1, pp. 76–82, 2007, doi: 10.14710/TEKNIK.V28I1.2038.
V. Mihai and L. Rusu, “An Overview of the Ship Ventilation Systems and Measures to Avoid the Spread of Diseases,” Invent. 2021, Vol. 6, Page 55, vol. 6, no. 3, p. 55, Jul. 2021, doi: 10.3390/INVENTIONS6030055.
O. Almilaji, “Air Recirculation Role in the Spread of COVID-19 Onboard the Diamond Princess Cruise Ship during a Quarantine Period,” Aerosol Air Qual. Res., vol. 21, no. 4, p. 200495, Apr. 2021, doi: 10.4209/AAQR.200495.
N. S. M. Nor et al., “Particulate matter (PM 2.5 ) as a potential SARS-CoV-2 carrier,” Sci. Reports 2021 111, vol. 11, no. 1, pp. 1–6, Jan. 2021, doi: 10.1038/s41598-021-81935-9.
R. A. Pohan, “Pengukuran Kadar Gas Formaldehid dalam Ruangan dan Keluhan Iritasi pada Pekerja di Toko Tekstil Kawasan Pasar Ikan Lama Medan Tahun 2006.” Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara, 2006.
P. P. dan P. T. LSDP, Penyebrangan, “Laporan Monitoring Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran. Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” Jakarta, 2019.
“BKI Reliable | Home.” https://www.bki.co.id/shipregister-6678.html.
Heinen & Hopman Engineering BV, “AC and Ventilation System KM. Kelud.” PELNI, 1997.
M. A. Saad, Termodinamika, Prinsip dan Aplikasi. Jakarta: Prenhallindo, 1999.
H. Saito and W. Arismunandar, Penyegaran Udara, 6th ed. Jakarta: Pradnya Paramita, 2002.
B. K. Indonesia, “Regulations for Ventilation Systems on Board Seagoing Ships.” Biro Klarifikasi Indonesia, Jakarta, 2004.
Kementerian Kesehatan, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077/MENKES/PER/V/2011 Tentang Pedoman Penyehatan Udara Dalam Ruang Rumah,” 2011. .
A. AV, S. EM, B. JH, and S. TD, “Indirect health effects of relative humidity in indoor environments,” Environ. Health Perspect., vol. 65, pp. 351–361, 1986, doi: 10.1289/EHP.8665351.