Analisis Tarif Pelayanan Jasa Tambat pada PT Pelindo (IV) (Persero) Cabang Parepare
Main Article Content
Abstract
Jasa tambat merupakan jasa yang diberikan untuk kapal bertambat pada tambatan dan secara teknis dalam kondisi yang aman, agar dapat melakukan kegiatan bongkar muat dengan aman dan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan tarif pelayanan tambat yang berlaku saat ini ditinjau dari sisi operator di Pelabuhan PT Pelindo IV (Persero) Cabang Parepare. Data dianalisis menggunakan metode Required Freight Rate (RFR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif pelayanan tambat yang berlaku sekarang sudah layak. Hasil perhitungan menunjukkan tarif minimal sebesar Rp158,79 GT/Etmal, sedangkan tarif yang berlaku sekarang sebesar Rp174,57 GT/ Etmal sehingga hasil perhitungan lebih besar dari tarif yang berlaku saat ini. Biaya operasional untuk pelayanan jasa tambat sudah dapat ditutupi oleh tarif yang berlaku saat ini. Akan tetapi, pihak operator dapat menaikkan lagi tarif tambat yang berlaku saat ini dengan lebih mengutamakan dan meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa serta menambah fasilitas pelabuhan.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
R. Oktaparizi, E. Fatimah, and A. Azmeri, “Faktor Pengembangan Sarana Dan Prasarana Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue,” J. Tek. Sipil, vol. 1, no. 4, pp. 953–960, Feb. 2018, doi: 10.24815/jts.v1i4.10057.
K. K. P. Makassar, “Pelabuhan Pare-pare,” Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar. https://kkpmakassar. com/wilker/ppar (accessed Nov. 10, 2020).
P. P. I. I. (Persero), “Sistem Informasi IPC Cabang Palembang,” PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). https://www.palembangport.co.id/ (accessed Nov. 10, 2020).
Pemerintah Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Indonesia, 2008. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id /Home/Details/ 39060/uu-no-17-tahun-2008
Bambang Triatmodjo, Perencanaan Pelabuhan. Yogyakarta: Beta Offset, 2009.
Yudha Andrianto, “Analisis Kinerja Pelayanan Pemanduan Kapal Terhadap Waktu Tunggu (Waiting Time) di Pelabuhan Tanjung Perak,” Universitas Brawijaya, 2016. [Online]. Available: //repository .ub.ac.id/id/eprint/157356/
Abbas Salim, Manajemen transportasi. Jakarta: Rajawali Pers, 1993.
Alfian Zaki Ghufroni, “Analisis kinerja pelayanan dan tanggapan penumpang terhadap pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar di Kabupaten Situbondo,” Universitas Negeri Malang, 2012. [Online]. Available: //repository.um.ac.id/226611/
M. Idrus, G. Sitepu, S. Asri, A. S. Chariunnisa, and H. Djalante, “Identification Of Role Of Feeder, Collecting and Local Ports In Sulawesi Corridor In Supporting The National,” Int. J. Eng. Sci. Appl., vol. 2, no. 2, p. 10, 2015.
B. Sudjasta, “Pelayanan Kapal Dan Barang Di Pelabuhan Cilacap,” Bina Tek., vol. 12, no. 2, p. 195, Aug. 2017, doi: 10.54378/bt.v12i2.73.
M. M. Rohani, D. C. Wijeyesekera, and A. T. A. Karim, “Bus Operation, Quality Service and The Role of Bus Provider and Driver,” Procedia Eng., vol. 53, pp. 167–178, 2013, doi: 10.1016/j.proeng.2013.02.022.
C. Nasril, “Kajian Upaya Peningkatan Produksi Bongkar Muat Di Pelabuhan Pantoloan Dalam Rangka Menekan Lama Kapal di Tambatan,” War. Penelit. Perhub., vol. 25, no. 5, p. 328, Jan. 2019, doi: 10.25104/warlit.v25i5.735.
T. Litman, “Valuing Transit Service Quality Improvements,” J. Public Transp., vol. 11, no. 2, pp. 43–63, Jun. 2008, doi: 10.5038/2375-0901.11.2.3.
Benny Agus Setiono, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pelabuhan,” J. Apl. Pelayaran dan Kepelabuhanan, vol. 1, no. 1, 2010, doi: 10.30649/japk.v12i1.75.
Teteng, “Efisiensi Kinerja dan Biaya Pelabuhan Terhadap Ekspor Barang Melalui Angkutan Laut,” J. Manaj. Teknol., vol. 10, no. 3, pp. 242–254, 2009.
A. E. Zlatoudis, “Urban Sea Transportation in Greece, The case of Skiathos,” Transp. Res. Procedia, vol. 24, pp. 418–424, 2017, doi: 10.1016/j.trpro.2017.05.092.
Siti Rofiah Afriyanah, “Perhitungan Biaya Angkutan Penyeberangan Lintas Tarakan-Toli Toli,” J. Penelit. Transp. Darat, vol. 16, no. 2, 2014, doi: 10.25104/jptd.v16i2.222.
Kementerian Perhubungan, Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM. 002/38/13/18/DJPL-11 Tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan. Indonesia.
Kementerian Perhubungan, Peraturan Menteri Perhubungan No 63 Tahun 2010 Tentang Standar Kinerja Operasional Kapal Angkutan Laut Dalam dan Luar Negeri. Indonesia, 2010.
X. Hu, L. Zhao, and W. Wang, “Impact of perceptions of bus service performance on mode choice preference,” Adv. Mech. Eng., vol. 7, no. 3, p. 168781401557382, Mar. 2015, doi: 10.1177/1687814015573826.