Potensi Penerimaan Retribusi Sektor Perhubungan Di Kota Tarakan
Main Article Content
Abstract
The city gauemment of Tarakan apply 15 h;pes of local charges associated with the communications
sedor. For local tax th.ere is only one h;pe of Parki.ng Tax for retnbution while entirely associated with
the communications sector. Lem; is a levy referred to the edge of a public street parking, vehicle
inspection charges, leuies feasibilihJ of the ship, terminal fees, special leuies parking, port sen1ice
charges, leuies fit into Tengkm;u II port, 11111klng the hllll of retnrnition, retn1'n.1tion fits into the port
subscription, leuy out port-laden vehicles, 11ehicles transporting port cluzrges, port faci.lities sennces
lemes, charges and levies route pemiit road transport pennits.
177e SUrve1J shows that out of14 kinds of levies, eight species is directly related to activities at tl'le port.
177e result has succeeded in increasing local revenues from tl'le beginning in 2003 only amounted to
Rp855, 6 million to Rpl.465 million in 2009. But on tl'le other hand tl'le number of charges that
carried a negative connotation in tl'le port of economic ncti11ity because it resulted in a high cost which
is feared could hinder local economic developnzent. For it is necessan; to de7.ielop instruments which
can encourage tl'le growth of tl'le communications sector in order to impraue tl'le function or role the
sedor on tl'le economy at tl'le same time contn1'n.1ting to PAD CihJ of Tarakan. We recommend that
local governments need policies to reduce the le1iies at tl'le port that is not necessan;. This study
analyzed using descriptive statistical approach.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Adisasrnita Rahardjo, 2010. Dasar-Dasar Ekonorni Transportasi, Yagyakarta, Graha Ilmu,
Edisi Pertama.
Badan Pusat Statistik, Tarakan Dalam Angka 2009.
DeWePlano. 2010. Visi Misi Transportasi. // transportasi. bappenas. go. id/ index. php?
Option = com_ content&view=article&id=127&1temid=74, diakses 4 Maret 2010).
Joko Suryanto.Peningkatan Sektor Jasa Dalam Pemulihan Ekonomi: Kasus Sektor Angkutan
Darat di Sumater Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.(//
katalog. pdii.lipi.go.id/ index. php/ searchka talog/ downloadDataby Id/ 6220 / 6221. pdf.
diakses 14 Pebruari 2010).
Kamaluddin, Rustian, 2003. Ekonomi Transportasi Karakteristik, Teori, clan Kebijakan.
Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.
Kementerian Keuangan, 2010. Buku Saku dan Indikator Ekonomi. Direktorat Jenderal
Anggaran. Tidak Dipublikasi.
Mohammad Riduansyah.2003. Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap
Pendapatan Asli Daerah (PAD) clan Anggaran Pendapatan clan Belanja Daerah (APBD)
Guna Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kata
Bogor).Makara Sosial Humaniora. Vol. 7 No. 2. Desember 2003. http :// journal. ui.
ac.id/ upload/ artikel/02-Kontribusi Riduansyah.pdf. diakses 2 Januari 2010).
Undang Undang Republik Indonesia, Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Padjak Daerah dan
Retribusi Daerah.
") Peneliti pada Pu.sat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian KeuanganRI. Pendidil
terakhir Magister ManajemenSekolah Tinggi Ilrnu Ekonomi.