Kajian Konsumsi Bbm Pengguna Kendaraan Pribadi Roda Empat Di Jabodetabek
Main Article Content
Abstract
Economic growth contributes to the high demand for public consumption, including the
purchase of vehicles which resulted in an increase in the consumption of fuel (BBM). Fuel
consumption at the four-wheeled vehicles (R4) is highly influenced by various factors that
determine the level of efficiency of use. Appropriate and accurate information about
consumption and fuel efficiency is needed to determine the various efforts related to the
energy saving, particularly for private cars that dominate the traffic in urban areas. The
study was done by quantitative descriptive using data and information obtained directly
from the user's private cars in jabodetabek area (Jakarta, Bogar, Depok, Tangerang and
Bekasi). R4 vehicle types consume the most fuel of premium compared with other types of
fuels (diesel or pertamax). "Sedan" is a type of vehicle with the largest percentage and the
most efficient use pertamax (1 :9,3) than the others. The cylinder volumes and the vehicle
age influence on fuel efficiency. Pertamax is the most efficient type of fuel in its use compared
with other (gasoline and diesel).
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Blue Print Pengelolaan Energi Nasional
- 2025. 2005.
Kementerian Perhubrmgan. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang
Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur. Direktorat Jenderal
Perhubrmgan Darat, 2002
Kementerian Perhubungan, Sistem Transportasi Nasional, Jakarta, 2005.
Kementerian Perhubungan. Studi Manajemen Penggunaan BBM Sektor Transportasi yang
Efisien. Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubrmgan 2002.
Kementerian Perhubrmgan. Studi Optimalisasi Pembangunan Transportasi Massal
Berdasarkan Biaya Oportrmitas. Badan Lltbang Perhubrmgan, 2007
Kementerian Perhubungan. Studi Perumusan Strategi dan Kebijakan Transportasi Darat
Untuk Penghematan Energi. Ditjen Perhubrmgan Darat, 2007.
Masri Singarimbun. Metode Penelitian Survey. LP3FS, Jakarta, 1981.
Peraturan Presiden No 5 /2('1.)6 tentang Kebijakan Energi Nasional.
Undang-undang Republik Indonesia nomor 30 tahrm 2007 tentang energi
Undang-rmdang Nomor 14 tahrm 1992 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Undang-undang Nomor 22 tahrm 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
·i Lahir di Lin tau, 9Juli1963. Sl Teknik Sipil Transportasi - ITB. S2 Sistem dan Teknik Jalan Raya - ITB
dan DEA Economie du Transport - ENfPE/ Universite Lumierre Lyon II. Peneliti Muda Bidang
Transportasi Jalan di Badan Litbang Perhubungan. Saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian
Perencanaan Setbadan Litbang Perhubungan.
-i Lahir di Malang, 23 Mei 1978. Sl Statistika - IPB. S2 Ilnm Ekonomi - Universitas Indonesia dan
Development Policy - Hiroshima University. Peneliti Muda Bidang Transportasi Darat di Badan
Litbang Perhubungan. Saat ini menjabat sebagai Kepala Subbagian Rencana Setbadan Litbang
Perhubungan.