Pengkajian Teknis Operasional Pesawat Tua Di Indonesia
Main Article Content
Abstract
T7te usage of aging aircraft is nwre widespread in deueloping countries such as Eastern Europe,
Africa, LJ:ztin America and central Anzerim and Indonesia. T7ze reason is that tltere is an interesting
offer of cooperation from big companies wlw want to pluzse out its fleet of aging aircraft as well as in
the 1990s when Lutftuznsa offered offset to IPTN as pm;o!f tlte purchase of 23 8737-200 aircraft.
Actually operating tlte aircraft B-737-200 should be installed Huskit to meet new regulations. Huskit
installation cost approximately US$ 1 million per machine unit. So for tlte type of B-737 series 200
twin-engine will cost US$ 2 million per aircraft unit, not including losses from loss of use Huskit
installation ti1ne.
Until now, in Indonesia is still operated type of aging aircraft such as B-700-200, MD-80, MD-82
and MD-90. In this study will put forward the constraints for operations and procurement of aging
aircraft.
Keywords: aging aircraft, maintenance
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Annex 6 : Operation Aircraft
CASR Part 43 Maintenance Prez>entii'lf and Alteration (MPA.)
Sudjono I, 2008, Pengkajian Sistem Bia ya Perawatan Power lnj tlte Ho11 rs (PBTH) Pada Pesawat
B-737-200, Warta Penelitian Perhubnngan Vol 20 No.12 Tahnn 2000.
Bambang Prasetyo dan Llna Miftahul Jannah, 2005 Metode Penelitian. Penerbit Grasindo,
Jakarta.
Transpor Majalah I1miah Populer Transportasi dan Logistik, 2009, S1MT Trisakti Jakarta.
T7ie Unsafe Sky, William Nonis, Airlines Bussines, July 2007.