Kajian Kriteria Penentuan Tempat Istirahat Bagi Pengemud Angkutan Barang di Pantura Koridor Jakarta - Cirebon
Main Article Content
Abstract
Every day the traffic flows along the coast of Jakarta - Cirebon dominating by the transport 1 goods either from the east (Central Java and EastJava) and west (Jakart and Banten). Monitoring results from the path of Jakarta to Cirebon coast showe that many trailer trucks and other freight vehicles crowd along northern route toward JakartCi Cirebon for average speed of about 30-40 miles per hour. The heavs traff1 caused, congestion in a number of points, because of the markets, publ1 transport indiscipline, road conditions and narrowing had because of the curve road and bridg
The most important problem is the locations used as temporary pemberhetian place /parkin lot side of the road freight transport mainly Pan tura Jakarta - Cirebon among anillegal dismissal or parked alongside a road leading to, among others, the occurrenc of congestion.
To answer the above problems the study was conducted with the approach cualitatif an cuantitatif to look at the reality of (existing) conditions the patter operations and transportation services, by taking a survey between Jakarta - Cirebon,and r search results will be a recommendation of the leadership or policy-making ins ti tu tio1 for transportation of goods in the territory of the North Coast (Pantura) with a condition th should be based on laws and regulations concerning road infrastructure.
Keywords: Rest Area, Transport of Goods, Northern Coast-Road of Jakarta-Cirebon
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Warta Penelitian Perhubungan by Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at //ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/warlit/index.
References
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah;
Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan;
Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang;
Kepmen Perhubungan No.KM 35 Tahw1 2003 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan Dengan Kendaraan Umum;
Kepmen Perhubungan No, KM 63 Tahun 1993 Tentang Persayaratan Ambang batas Kelaikan jalan Kendaraan Bermotor, Kereta Ruang Gandengan, Kereta Tempelan, Karoseri dan Bak Muatanserta Komponennnya;
Kepmen Negara Lingkungan Hidup No. KM 141 Tahun 2003 Tentang Ambang batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Dan Kendaraan Bermotor Yang Sedang Diproduksi;
Permen Perhubungan No. KM 14 Tahun 2006 Tentang Manajemen dan Rekayasa lalu Lintas;
PP RI No. 41 Tahun 1993 Tentang Angkutan Jalan;
PP RI No. 42 Tahun 1993 Tentang Pemeriksaan Kendaraa.n Bermotor Di Jalan;
PP RI No. 43 Tahun 1993 Tentang Prasarana Dan Ialu Lintas Jalan;
PP RI No. 44 Tahun 1993 Tentang Kendaraan Dan Pengemudi;
PP RI No. 38 Tahun 2007 Tentang Kewenangan Pemerintah Dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah otonom
Morlok, Edward K. 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi, Penerbit Erlangga, Jakarta
Poernomosidhi, I.F (2001 ), Fungsi dan Manfaat Pengangkutan, bahan Kuliah Pengantar Transportasi pada Program Pascasarjana Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia, Jakarta;
Propinsi J awa Barat Dalam Angka, Tahun 2010, Badan Pusat Statistik, Jakarta;
Butir-Butir Pengarahan Dirjen
Perhubungan Darat, Pada Rapat Koordinasi Teknis (RAKORNIS Perhubungan Darat, Surabaya, 4-6 Nopember 2008;
Master Plant Transportasi darat, Layanan Transportasi Darat Yang Aman, Selamat, Mudah Dijangkau, Berdaya Saing Terintegrasi 2020, Jakarta 2005, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat;
Sistem Transportasi Nasional (Sistranas), Departemen Perhubungan Jakarta;
Hasil Pengolahan Data Survei Asal Tujuar Transportasi Nasional 2006, Propins Jawa Barat, November 2006, Badar Penelitian dan Pengembangar Perhubungan, PT LAPI ITB, Jakarta