Safety Level Of Pedestrian In Urban Area

Main Article Content

Prima Juanita Romadhona

Abstract

There are other road users who have high rates involvement as victims of accidents, namely vulnerable road users such as pedestrians. The study concern to find out the safety level and facilities of pedestrians. This study takes place within official and residential areas with high pedestrians mobility. Furthermore, traffic conflict analysis used as the method to measure the safety level of pedestrians. From the survey results, urban areas especially in study case is not equipped with safety facilities for pedestrians such as pedestrians crossing, road sign, mark, speed limit for vehicles, and 70% serious traffic conflict lead to potential accident which involving pedestrians. The result proves low safety level for pedestrians in urban area. As the recommendation, land use and innovation in pedestrians safety facilities installation is needed such as combination of zebra cross, speed limit, sign, mark, and speed hump to reduce vehicle speed when approaching the crossing facilities.


Keywords: pedestrians safety, traffic conflict analysis

 

Terdapat pengguna jalan lain yang memiliki angka keterlibatan yang tinggi sebagai korban kecelakaan, yaitu pengguna non kendaraan bermotor seperti pejalan kaki. Kajian ini mengenai tingkat pelayanan keselamatan dan fasilitas bagi pejalan kaki. Kajian ini mengambil lokasi wilayah perkantoran dan wilayah pemukiman dengan mobilitas pedestrian yang tinggi. Selanjutnya, digunakan analisis konflik lalu lintas sebagai metode pengukuran tingkat keselamatan responden. Dari hasil survey, kawasan perkotaan dalam studi kasus tidak difasilitasi dengan fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki yaitu tidak adanya batasan kecepatan bagi kendaraan bermotor serta tetjadinya 70% konflik serius yang mengarah kepada potensi kecelakaan selama jam pengamatan yang melibatkan pejalan kaki. Diperlukan penanganan bagi keselamatan pejalan kaki yaitu pemanfaatan tata guna lahan dan pemasangan fasilitas keselamatan seperti zebra cross, pembatasan kecepatan, rambu, marka, dan speed hump untuk mengurangi kecepatan kendaraan bermotor yang akan melewati fasilitas penyeberangan.

 


Kata Kunci: keselamatan, pejalan kaki, analisis konflik lalu lintas

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

City of Boulder Transportation Division. 1996. Pedestrian Crossing Warranty Treatment. Colorado

Direktorat Bina Marga. 1999. Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum. Indonesia: Kementerian Perhubungan.

Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan. 2006. Menuju Lalu Lintas

Volume 24, Nomor 4, April 2012

Yang Tertib. Indonesia: Kementerian Perhubungan.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Indonesia: Kementerian Pekerjaan Umum.

Google map. 2010. (// googlemap. com/ jalanpejambon, jakarta pusatL diakses Maret 2010).

Hyden. 1987. The Development of A Method for Traffic Safety Evaluation: The Swedish Traffic Conflict Technique. Sweden: Lund University of Technology.

Peraturan Pemerintah No.43 tahun 1993 tentang Lalu Lintas dan Infrastruktur pasal 39. Indonesia: Kementerian Sekretaris Negara.

Sari, RH 2009. Assestment Of Pedestrians Crossing : Safety And Delays ( A Case Study In Simpang Lima, Semarang). Thesis. Magister Sistem Teknik Dan Transportasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Varhelyi, A, 2008, Evaluation Studies On Effects Of Road Safety Measures, lecture material, Traffic safety course, lunds tekniska hogskola

World Health Organization. 2004. World Report On Road Traffic Injury Prevention. Geneva.