INTEGRASI TRANSPORTASI MULTIMODA DALAM MENDUKUNG TRANSPORTASI BARANG DI KABUPATEN BOVENDIGOEL
Main Article Content
Abstract
Pola dasar penyebaran penduduk Kab. Boven Digoel terbagi dalam 3 kelompok yaitu wilayah dataran tinggi, rendah dan pegunungan. Mobilitas penduduk di dataran rendah dan tinggi menggunakan alternatif transportasi perairan dan jaringan jalan sedangkan masyarakat di pegunungan menggunakan transportasi udara. Ketiga moda tersebut sangat perlu terintegrasi satu sama lain baik jaringan maupun pelayanan dalam memwujudkan transportasi yang efisien dan efektif. Pengembangan tiga moda tersebut tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit sehingga perlu dirumuskan prioritas pengembangan dan pembangunan transportasi dalam menghubungkan antar wilayah di Kabupaten Bovendigoel dan antar Kabupaten lainnya yang terletak disekitar Kabupaten Bovendigoel. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah metode regresi linear untuk mendapatkan prediksi pergerakan transportasi masing-masing wilayah dan metode spasial untuk melihat keterintegrasian masing-masing moda transportasi.
Hasil analisis menujukkan model pengembangan jaringan transportasi kedepannya harus memperhatikan ketersediaan infrastruktur saat ini, karakteristik daerah dan kemampuan daerah secara finansial. Keterhubungan antar wilayah sebaiknya merupakan pelayanan door to door service dan sifatnya fleksibilitas atau dengan kata lain keterhubungan antar distrik dengan transportasi jalan. Berdasarkan topografi wilayah, Perkampungan di Kabupaten Boven Digoel terletak disepanjang sungai-sungai yang dapat dilayari dengan kapal-kapal besar, sehingga transportasi air masih menjadi moda transportasi yang dominan bukan saja untuk jangka pendek tetapi juga jangka panjang ke depannya. Sedangkan untuk wilayah dataran tinggi akan terus bergantung pada transportasi udara. Selanjutnya, pengembangan jaringan jalan dapat menjadi komplemen dari kedua moda tersebut.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Arango R.M, Ukkusuri S.V. 2015 Demand clustering in freight logistics networks, Transportation Research Part E 81 (2015) 36–51, Elsevier.
BPS Kabupaten Bovendigoel, 2016, Bovendigoel Dalam Angka, BPS Kabupaten Bovendigoel, Tanah Merah.
Chen J, et.al, 2017, Determining Intra-Urban Spatial Accessibility Disparities in Multimodal Public Transport Networks, Journal of Transport Geography 65 (2017) 123-133.
Gunay G, et al, 2016 Conditional Freight Trip Generation modelling, Journal of Transport Geography, Volume 54, June 2016, Pages 102-111
Kusumastuti, 2011, PERANAN KESEIMBANGAN SUPPLY DAN DEMAND TRANSPORTASI DI SURABAYA, Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011
Kulpa T, 2014, Freight Truck Trip Generation Modelling at Regional Level, Procedia - Social and Behavioral Sciences, Volume 111, 5 February 2014, Pages 197-202
Pelin A 2012, Historical and critical review of spatial and transport planning in the Netherlands Land Use Policy 29 (2012) 536– 547.
Pemerintah Kabupaten Bovendigoel, 2014, Laporan Tahunan Dinas Perhubungan Tahun 2014, Dinas Perhubungan Kabupaten Bovendigoel, Tanah Merah.
Pemerintah Kabupaten Bovendigoel, 2015, Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bovendigoel, Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Bovendigoel , Tanah Merah
Zhang M, Janic M, Tavasszy L.A, 2015, A Freight Transport Opti optimization model for integrated network, service, and policy design, Transportation Research Part E 77 (2015) 61–76, Elsevier.
Rwakarehea E.E, Zhong M, Christiec J, 2014 Development of a Freight Demand Model for the Province of Alberta Using Public Sources of Data, The 9th International Conference on Traffic & Transportation Studies (ICTTS’2014), Procedia - Social and Behavioral Sciences 138 ( 2014 ) 695 – 705, ScienceDirect.
Šimeček M and Dufek J, 2016, A freight modal shift model for Slovakia, 6th Transport Research Arena April 18-21, 2016, Transportation Research Procedia 14 ( 2016 ) 2814 – 2819, ScienceDirect
Tamin, )Z, 2000, Perencanaan dan pemodelan transportasi Edisi 2, Penerbit ITB, Bandung.