Desain Model Sertifikasi Profesi Teknika Kapal untuk Dosen dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau

Main Article Content

Antoni Arif Priadi
Eko Nugroho
Heri Sularno

Abstract

Ahli Teknika Kapal merupakan  profesional yang memiliki tingkat pengetahuan dan pengalaman tertinggi dalam operasi permesinan kapal mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, analisis, dan evaluasi. Melalui Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) membuka peluang bagi para profesional seperti Ahli Teknika Kapal untuk setara dengan jenjang  kualifikasi dosen tertentu yang sesuai standard KKNI berdasarkan rekognisi pembelajaran lampau (RPL), untuk dapat menyumbangkan pengetahuan dan pengalamannya guna menyelesiakan permasalahan kebutuhan dosen pada perguruan tinggi vokasi pelayaran. Penelitian deskriptif ini disajikan untuk menganalisis penyetaraan Ahli Teknika Kapal ke dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia melalui studi pustaka dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahli Teknika Kapal dapat disetarakan dengan kualifikasi Dosen tingkat master yang memiliki jenjang 8 KKNI melalui instrumen penilaian yang disusun dalam penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Antoni Arif Priadi, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

Dosen pada Program Studi D-IV Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta

Eko Nugroho, Dosen pada Program Studi D-IV Teknika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Indonesia

Dosen pada Program Studi D-IV Teknika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Heri Sularno, Dosen pada Program Studi D-III Teknika Politeknik Pelayaran Surabaya, Indonesia

Dosen pada Program Studi  D-III Teknika Politeknik Pelayaran Surabaya

References

Aungles, P., Karmel, T., & Wu, T. (Eds.). 2000. Demographic and Social Change: Implications for Education Funding. Canberra: Australian College of Education.

Australian National Training Authority. 2000. National Marketing Strategy for VET: meeting client needs, Brisbane

Department of Education Science and Training. 2002. Striving for quality: learning, teaching and scholarship. Canberra: DEST.

Duriau, V. J., Reger, R. K., & Pfarrer, M. D. 2007. A Content Analysis of the Content Analysis Literature in Organization Studies: Research Themes, Data Sources, and Methodological Refinements. Journal of oganizational research method, 10(1), 5-34. https://doi.org/10.1177/1094428106289252.

Mounier, A (2001). The Three Logics of Skills in French Literature. Sydney: Australian Centre for Industrial Relations Research and Training (ACIRRT), University of Sydney.

Organisation for Economic Co-operation and Development. 1998. Redefining Tertiary Education. Paris: 160.

Organisation for Economic Co-operation and Development. 2001. Education Policy Analysis 2001. Paris: Centre for Educational Research and Innovation, OECD: 150.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. 17 Januari 2012. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 24. Jakarta

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 tahun 2013. Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 tahun 2014. Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 21 tahun 2014. Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional.

Undang Undang Nomor 14 tahun 2005. Guru dan Dosen. 30 Desember 2005. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157. Jakarta

University of Georgia. 2012. Content Analysis site. Retrieved from https://www.terry.uga.edu/management/contentanalysis/resources/ on 1 November 2018.

Wheelahan, L, Miller, P., Newton, D, Dennis, N, Firth, J., Pascoe, S & Veenker, P. 2003. Recognition of Prior Learning: policy and practice in Australia, report to Australian Qualifications Framework Advisory Board.