Potensi Pusat Konsolidasi Pengangkutan untuk Regional Asia Pasifik: Suatu Analisis Kinerja

Main Article Content

Johny Malisan
Imam Sadjiono
Bambang Istijab

Abstract

Pergerakan barang antar pulau-pulau saat ini lebih banyak dilakukan dengan sistem kontenerisasi. Ini disebabkan karena petikemas lebih efisien dan efektif dan memberi jaminan keamanan terhadap barang yang diangkut. Keunggulan tersebut perlu didukung oleh sistem pengangkutan yang terencana sehingga konsolidasi barang di pelabuhan akan memberi jaminan akan efisiensi dan efektivitas transportasi. Dampak positif konsolidasi antara lain shipper akan memperoleh tarif yang rendah, dan shipping line akan memperoleh jaminan ketersediaan barang. Pelabuhan Tarakan dibawah pengelolaan PT Pelindo IV terus berbenah diri untuk dikembangkan menjadi pelabuhan tempat konsolidasi muatan terutama dalam berhadapan dengan kawasan Asia Pasifik. Untuk mewujudkan hal tersebut penulis melakukan pengumpulan data melalui observasi, opini, dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis IPA (Importance Performance Analysis). Hasilnya disandingkan dengan perkembangan data kinerja operasional pelabuhan untuk melihat kondisi yang diharapkan agar pelabuhan mampu memberikan pelayanan secara efisien dan efektif. Hasil analisi dan evaluasi menunjukkan bahwa masih terdapat gap yang perlu diperbaiki terutama aspek sarana, prasarana dan SDM. Hal ini perlu menjadi perhatian penting bagi pengelola pelabuhan sehingga mampu menghadapi persaingan dengan pelabuhan lain dan dapat menekan biaya logistik yang masih cukup tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Johny Malisan, Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Badan Litbang Perhubungan

Badan Litbang Perhubungan

Imam Sadjiono, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

Bambang Istijab, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

References

Abdul Azis, Rahman Kadir, Syamsu Alam. 2017. Strategi Pengembangan Pelabuhan dari Sistem Konvensional ke Full Terminal Operator Peti Kemas Pelabuhan Tarakan. //pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/86213c74bffe486cbe81d4219914d250.pdf (diakses 5 Januari 2018).

Adris.A.Putra, Susanti Djalante. 2016. Pengembangan Infrastruktur Pelabuhan Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol.6 No.1, Januari 2016 (433-4) ISSN: 2087-9334.

Bambang Triatmodjo. 2010. Perencanaan Pelabuhan. Edisi Pertama, Beta Offset. Yogyakarta.

Estu Suryowati. 2016. Mulai Terlihat Dampak Tol Laut. //bisnis keuangan.kompas.com/ read/2016/04/01/163904526/Mulai.Terlihat.Dampak.Tol.Laut (diakses 16 Juni 2016).

Heru Sutomo dan Joewono Soemardjito. 2012. Assessment Model of the Port Effectiveness and Efficiency (Case Study: Western Indonesia Region). 8th International Conference on Traffic and Transportation Studies, Changsha, China, August 1-3, 2012.

J. Supranto. 2006. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan. Rineka Cipta. Jakarta.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor PK 414 Tahun 2013 tentang Penetapan Rencana Induk Pelabuhan Nasional.

L. Tri Wijaya N. Kusuma, Ihwan Hamdala. 2014. Perancangan Strategi Kebijakan Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Dalam Usaha Mendukung Pertumbuhan Perekonomian Jawa Timur. Jurnal JEMIS Vol. 2 No. 1 Tahun 2014. http:JEMIS.ub.ac.id (diakses 10 Februari 2018).

M. Yamin Jinca. 2011. Transportasi laut Indonesia: Analisis Sistem dan Studi Kasus, Brilian Internasional, ISBN 6029802542, 9786029802542.

Peraturan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 51 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Viet Linh Dang, Gi Tae Yeo. 2017. A Competitive Strategic Position Analysis of Major Container Ports in Southeast Asia. The Asian Journal of Shipping and Logistics 33(1) (2017) 019-025. (//creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/).

Wuri Anny Yumantini, 2016. Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maritim. //wuriannyyumantini.com/seminar-percepatan-pembangunan-ekonomi-indonesia-menuju-negara-maritim/ (dikases 16 juni 2016).