Evaluasi Pelabuhan Mesuji Untuk Masuk Dalam Trayek Tol Laut

Main Article Content

Apri Yuliani

Abstract

Rencana pembangunan Pelabuhan Mesuji di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung bertujuan untuk mendukung kelancaran distribusi barang dari Pulau Sumatera menuju Jakarta melalui Pelabuhan Sunda Kelapa, atau sebaliknya. Dengan keberadaan Pelabuhan Mesuji, waktu tempuh Kabupaten Mesuji – Jakarta hanya 5 jam, lebih cepat 10 jam dibandingkan dengan moda transportasi darat melalui Pelabuhan Bakauheni. Pelabuhan Mesuji diusulkan untuk masuk ke dalam trayek tol laut. Untuk menjadikan Pelabuhan Mesuji layak disinggahi kapal tol laut, perlu dilakukan analisis kelayakan yang meliputi analisis prediksi demand, analisis prediksi supply, analisis kinerja pelayanan transportasi saat ini dan analisis kebutuhan fasilitas pelabuhan di masa mendatang. Berdasarkan hasil pengolahan data, potensi bongkar dan muat di Pelabuhan Mesuji diperkirakan dapat mencapai 37.428 ton pada tahun 2017 dan sekitar 76.466 ton pada tahun 2028. Ukuran kapal maksimal yang dapat dilayani Pelabuhan Mesuji yaitu berat kotor 1,000 DWT dan panjang kapal 58 meter. Berdasarkan hasil pengolahan data, Pelabuhan Mesuji lebih tepat dimasukkan ke dalam trayek kapal perintis daripada trayek tol laut. 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 901 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional

Keputusan Menteri Perhubungan No KM 53 Tahun 2002 tentang Tatanan Kepelabuhanan Nasional

Badan Pusat Statistik, (2016) Kabupaten Mesuji Dalam Angka Tahun 2016, BPS.

Bappenas, (2015), Implementasi Konsep Tol Laut 2015 - 2019, Direktorat Transportasi, Bappenas/Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.

Didin Kusdian, R., (2011) Potensi Revitalisasi Transportasi Sungai Di Provinsi Lampung, Jurnal Transportasi Vol. 11 No.2 Agustus 2011: 143 – 152, Universitas Sangga Buana YPKP, Bandung.

Husein Amir (2003), Studi Kelayakan Bisnis Edisi – 2, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Mulyono, A.T. (2008) Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kekuatan Struktural Perkerasan Jalan di Indonesia. Jurnal Transportasi, 8 (Edisi Khusus 1): 1-14

Nur Yuwono (2010), Materi Ajar Mamanjemen Transportasi Laut, Universitas Gajah Mada, Jogjakarta.

Paulus Raga dan Teguh Pairunan (2016) Studi Optimalisasi Program Tol Laut, Badan Litbang Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Syahyunan. (2014) Studi Kelayakan Bisnis. Penerbit USU Press. ISBN: 9794587559, Medan.