Pengaruh Pelayanan Kapal dan Barang Terhadap Kinerja Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan Sunda Kelapa

Main Article Content

Johny Malisan

Abstract

Salah satu keberhasilan peningkatan pelayanan kapal adalah adanya perbaikan terhadap kinerja pelabuhan sehingga dapat memberikan kepuasan bagi pengguna jasa. Permasalahan pokok dalam pelayanan jasa transportasi laut di Sunda Kelapa adalah kurang efisien dan efektif dalam penyelenggaraannya yang berakibat pada lemahnya daya saing pelabuhan pada tataran nasional khususnya bagi pelabuhan Sunda Kelapa. Hal ini tercermin pada perolehan muatan yang dapat ditangani sebesar ± 3,4 % dari total muatan yang diangkut oleh pelayaran nasional. Kecilnya pangsa muatan ini tentu erat kaitannya dengan produktivitas bongkar muat barang di pelabuhan yang tampaknya belum signifikan oleh karena produktivitas bongkar muat kapal (TSHP) menurun akibat menurunnya kepercayaan pemilik barang yang ditandai dengan mulai beralih pengangkutannya ke jenis kapal konvensional lain. Disamping itu, ship output (TSHP) sebagai indikator produktivitas kapal menunjukkan angka yang kurang baik oleh karena masih banyaknya waktu yang tidak produktif. Hal ini ditunjukkan bahwa TSHP yang pada tahun 2000 sudah tinggi, namun setelah itu cenderung menurun. Demikian pula jam menganggur di pelabuhan sangat besar jika dibandingkan dengan jam efektifnya, dan berdampak pada produktivitas kapal tidak linier dengan kunjungan kapal yang relatif cukup banyak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Johny Malisan, Badan Litbang Perhubungan

Puslitbang Perhubungan Laut

References

Balitbang Dephub, Fasilitas Kinerja Pelabuhan Indonesia Tahun 2009-2012, Jakarta.

Bambang Susantono, 2014, Revolusi Transportasi, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Basri Faisal. 2009. Ironisnya, Transportasi Laut Kita Sangat Parah, Kompasiana. //ekonomi.kompasiana.com/2009/11/10/ (diakses 10 desember 2009). Jakarta.

Denny L. Siahaan et al., 2013, Container Sea Transportation Demand In Eastern Indonesia, International Refereed Journal of Engineering and

Science (IRJES), ISS (Online) 2319-183X, (Print) 2319-1821, Volume 2, Issue 9. Jakarta.

Jinca M.Y., Farianto L, Kamran Aksa. 2012 Sistem Transportasi Laut Kawasan Timur Indonesia, Journal of Science and Technology, Vol.3 No2, ISSN: 1411-4674. Makassar.

Johny Malisan, 2008, Kajian Potensi Pengembangan Pelabuhan di Wilayah Selatan Jawa Barat, Warta Penelitian Perhubungan, Volume 20 Nomor 5, Tahun 2008, ISSN 0852-1824, STT No. 16688. Jakarta.

Johny Malisan, 2008, Kajian Tentang Penetapan Pelabuhan Khusus, Jurnal Penelitian Tranasportasi Laut, Volume 10, Nomor 1, Maret 2008, ISSN No. 1411-0504, STT No. 2532-1999. Jakarta.

J. Supranto, Statistik – Teori dan Aplikasi, Jilid II, Edisi V, Penerbit Erlangga, 1995, Jakarta.

Leedy, Paul D. 1997. Practical Research: Planning and Design. Sixth Edition. Prectice Hall. New Jersey. Chapter 1: “What Is Research?”. hal. 3-15 //mpkd.ugm.ac.id/weblama/homepageadj/support/materi/metlit-i/a01-metlit-pengantar.pdf. (diakses 20 Desember 2010).

Manurung Marihot. 2009. Meningkatkan Peran Pelayaran Rakyat Dalam Perspektif Ketahanan Nasional. //www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/ detail.jsp?id=111774&lokasi=lokal (diakses desember 2009).

PT. Pelindo II, 2004, Database Pelabuhan Sunda Kelapa, Maju Bersama Meraih Sukses, Jakarta.

Ditjen Perhubungan Laut, 2009, Standar Kapal Non-Konvensi Berbendera Indonesia, Jakarta.

Rajesh Bajpaee, 2013, What is the key to successful ship management, Eurasia Group of Companies, //bajypee.pm5/pdf/ (diakses 10 Maret 2014).