Kebutuhan Tenaga Marine Inspector Dikaitkan Dengan Arus Kunjungan Kapal di Pelabuhan Benoa Bali
Main Article Content
Abstract
Berdasarkan perhitungan bahwa jumlah tenaga kesyabandaran/marine inspector yang harus tersedia pada kantor Syahbandar dan Otoritas pelabuhan Benoa di Bali pada tahun 2013, untuk mengantisipasi 1.095 kunjungan kapal adalah sebanyak 9 orang. Padahal berdasarkan data yang ada di kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Benoa di Bali pada tahun 2013 telah tersedia tenaga Kesyanbandaran/Marine Inspector sebanyak 8 orang, sehingga diperlukan penambahan 1 orang. Kebutuhan tenaga kesyahbandaran/marine inspector pada tahun 2018 dengan asumsi pertumbuhan kunjungan kapal rata-rata naik 5 % pertahun, maka jumlah tenaga kesyabandaran/marine inspector pada tahun 2018 diperlukan penambahan sebanyak 2 orang. Sehingga pada tahun 2018 jumlah tenaga kesyahbandaran/marine inspector yang harus ada sebanyak 10 orang, sedangkan pada tahun 2013 jumlah tenaga kesyahbandaran/marine inspector yang tersedia 8 orang. Jadi perlu dilakukan penambahan tenaga kesyahbandaran/marine inspector sebanyak 2 orang.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Jurnal Penelitian Transportasi Laut by Puslitbang Transportasi Laut, SDP is licensed under a CC BY-NC-SA
Based on a work at https://ojs.balitbanghub.dephub.go.id/index.php/jurnallaut/
References
Nyoman Budiartha R.M. 2011, Penelitian Peranan Transportasi Dalam Pariwisata (Studi Kasus : Pemilihan Daerah Tujuan Wisata Oleh Wisatawan Di Bali ,Dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Udayana, Bali.
Sahat Siregar, 2009, Pengaruh Pengembangan Sumber Daya ManusiaTerhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Dinas Perhubungan Kota Medan), USU, Medan.
.............................................., Good Governance Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut di Indonesia, Dosen Program Pascasarjana Untag Surabaya dan Gadik Non Organik AAL, Surabaya.
Prof. Dr. Ir. Tridoyo Kusumastanto, MS, Arah Strategi Pembangunan Indonesia Sebagai Negara Maritim, Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Jinca Yamin M (2011) Transportasi laut Indonesia Analisis Sistem Dan Studi Kasus, Surabaya: Brilyan Internasional, Surabaya.
Hadi Setiawan, Jinca, Haris Muhamat ( 2012), Penelitian Kebutuhan Marine Inspector Pada Pelayanan Kunjungan Kapal di Pelabuhan Sukarno-Hatta Makassar.
Moleong Lexy J (2009) Metodologi Penelitian Kualitatip Bandung, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Ratno Dwi Santoso, ..Mustadjab (1992) Analisis Regresi, Penerbit Andi, Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Studi Kebutuhan Dan Diklat Auditor Keselamatan Transportasi, 2009 Jakarta.
Sunarto. (2003). Jumlah Anggota Satu, Tim Pemeriksa Kapal. Makassar :Tesis PPS UNHAS, Makassar.