Pemberdayaan Industri Perkapalan Nasional Mendukung Poros Maritim Dunia: Pendekatan MICMAC

Main Article Content

Achmad Andhika Kharisma
Abdy Kurniawan
Taufan Dyusanda Putra
M. Elpin Agustria

Abstract

Potensi demand reparasi atau docking kapal nasional perlu diakomodasi melalui ketersediaan kapasitas galangan industri perkapalan yang berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pengembangan industri perkapalan nasional sesuai amanat UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang menuntut dukungan stakeholders dalam penguatan industri dan armada angkutan perairan nasional. Analisis dilakukan dengan pendekatan metode Matrix of Crossed Impact Multiplications Applied to a Classification (MICMAC), yang menggabungkan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan dan tinjauan pustaka komprehensif tentang pengembangan industri perkapalan nasional. Hasil analisis merekomendasikan revitalisasi galangan kapal melalui aliansi global untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, serta klasterisasi industri untuk keberlanjutan produksi. Selain itu, diperlukan dukungan rantai pasok komponen nasional, pelatihan tenaga kerja galangan kapal yang terstruktur, intervensi pemerintah dalam inovasi produk komponen kapal termasuk standardisasi TKDN, sistem pemantauan dan evaluasi yang transparan, dan pengembangan skema pembiayaan kompetitif oleh lembaga keuangan. Kebijakan ini menjadikan industri perkapalan Indonesia kompetitif dan berdaya saing secara nasional dan global.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

[1] D.G. Forwarding, “Ocean freight market update,”, DHL, 2021, https://globalmaritimehub.com/wp-content/uploads/2019/08/glo-dgf-ocean-market-update.pdf

[2] M. Basuki, dan T. Alfiah, “Pengembangan Model Standar Environmental Risk Assessment Pada Industri Galangan Kapal di Indonesia”, Deepublish, 2024.

[3] S. Sutrisno, “Pengembangan Model Agile Manufacturing Pada Industri Galangan Kapal”, ITS Repository, Jul. 2024, DOI: http://repository.its.ac.id/113261/1/7032201014-Disertasi.pdf.

[4] E. S. Irianto, H. Rosdiana, S. Sunaryo, M. R. Tambunan, dan I. Inayati, “Konstruksi Ulang Kebijakan Fasilitas Bea Masuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Industri Galangan Kapal di Indonesia,” IPTEK Journal of Proceedings Series, vol. 3, no. 5, Nov. 2017, DOI: https://doi.org/10.12962/j23546026.y2017i5.3134.

[5] N. Alif, A. Haris, & S. Arifin, “Transformasi Sosial Dan Ekonomi Di Desa Batupute: Implikasi Pembangunan Industri Galangan Kapal | Development Policy and Management Review (DPMR),” Unhas.ac.id, 2024. https://journal.unhas.ac.id/index.php/DPMR/article/view/36263

[6] A. I. . Bachtiar, M. Marimin, L. . Adrianto, and R. O. Bura, “Strategi Peningkatan Daya Saing Industri Perkapalan ( Shipbuilding Industry)”, jabm, vol. 7, no. 1, p. 121, Jan. 2021, DOI: https://doi.org/10.17358/jabm.7.1.121

[7] L. Z. B. Amir, “Analisis Penentuan Lokasi Pusat Logistik Berikat untuk Industri Galangan Kapal di Indonesia” (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember)”, ITS Repository, 2024. http://repository.its.ac.id/id/eprint/114731

[8] M. Godet, "The art and the method", Editions Dunod, Volume II, 2001.

[9] M. Godet, “Manuel of Strategic forecasting", Editions Dunod, Volume II, 1997.

[10] M. Jiménez, “Tools for strategic prospective analysis. Applications MICMAC]”, Estado de México: Hersa Ediciones, 2009.

[11] A. F. Mojica,”Future construction. Concept and model of strategic, territorial and technology foresight”, Santafé de Bogotá: Universidad Externado de Colombia, 2005.

[12] P. Pathania and S. Tanwar, “Decoding start-up failures in Indian start-ups: Insights from Interpretive Structural Modeling and Cross-Impact Matrix Multiplication Applied to Classification”, Journal of Entrepreneurship, Management & Innovation, vol. 20, no. 2, pp. 93–116, Apr. 2024, DOI: https://doi.org/10.7341/20242025.

[13] L. Zhao, Q. Wang, B.-G. Hwang, and Alice Yan Chang-Richards, “Analysis of Critical Factors Influencing Sustainable Infrastructure Vulnerabilities Using an ISM-MICMAC Approach,” Engineering, Construction and Architectural Management, Feb. 2024, DOI: https://doi.org/10.1108/ecam-07-2022-0690.

[14] N. Ariyani and A. Fauzi, “Analisis Tipologi Variabel Strategis pada Pengembangan Kawasan Ekowisata Kedung Ombo,” Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, vol. 7, no. 3, pp. 196–207, Dec. 2019, DOI: https://doi.org/10.14710/jwl.7.3.196-207.

[15] Z. Kunkera, N. Tošanović, and N. Štefanić, “Improving the Shipbuilding Sales Process by Selected Lean Management Tool,” Machines, vol. 10, no. 9, p. 766, Sep. 2022, DOI: https://doi.org/10.3390/machines10090766.

[16] R. Diaz, K. Smith, R. Landaeta, and A. Padovano, “Shipbuilding Supply Chain Framework and Digital Transformation: a Project Portfolios Risk Evaluation,” Procedia Manufacturing, vol. 42, pp. 173–180, 2020, DOI: https://doi.org/10.1016/j.promfg.2020.02.067.

[17] L. Daniel, T. Adachi, and S. Lee, “Shipbuilding Market developments, First Semester 2022” OECD science, Technology and Industry Policy Papers, Jul. 2022, DOI: https://doi.org/10.1787/e511558d-en.

[18] C. Matsumoto, R. Monteiro, I. Rial, and O. Sakrak, “Prepared by a staff team led by Manal Fouad and Mastering the Risky Business of Public-Private Partnerships in Infrastructure”, IMF, 2021, Available: https://www.imf.org/-/media/Files/Publications/DP/2021/English/MRBPPPIEA.ashx

[19] M. E. Porter, “Competitive Advantage : Creating and Sustaining Superior Performance”, Riverside: Free Press, 1985. Available: https://resource.1st.ir/PortalImageDb/ScientificContent/182225f9-188a-4f24-ad2a-05b1d8944668/Competitive%20Advantage.pdf

[20] World Bank, “Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Inklusi di Indonesia”, World Bank, 2020, https://documents1.worldbank.org/curated/en/297791627303331671/pdf/Overview.pdf

[21] Lloyd's Register, “Digitalisation driving change in shipbuilding”, Lloyd's Register Group, 2023, https://www.lr.org/en/knowledge/insights-articles/digitalisation-driving-change-in-shipbuilding/