Identifikasi Risiko Kecelakaan pada Kegiatan Embarkasi dan Debarkasi di Pelabuhan Makassar

Main Article Content

Sitti Syamsiah
Ika Mustika
Rina Fitriyana
Firnayanti Firnayanti
Andi Muh Rahmat Hidayat

Abstract

Kegiatan embarkasi dan debarkasi penumpang di pelabuhan merupakan aspek kritis dalam sektor maritim yang memerlukan perhatian serius untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi selama proses embarkasi dan debarkasi di Pelabuhan Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan penelitian lapangan (field research) di mana peneliti terjun langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan menggunakan fishbone analisis untuk mengidentifikasi masalah dan mengidentifikasi penyebab utama. Subjek penelitian ini ditentukan secara purposive, yang melibatkan petugas pelabuhan dan penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai risiko, termasuk kondisi cuaca yang buruk, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pelatihan bagi petugas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas pelabuhan, pelatihan rutin untuk petugas, serta implementasi prosedur keamanan yang lebih ketat untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan keamanan dan keselamatan selama kegiatan embarkasi dan debarkasi penumpang dapat ditingkatkan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

[1] Burns, M. G. (2021). Transportation Safety and Security.

[2] Bruzzone, A. G., Massei, M., Sinelshichikov, K., De Paoli, A., Giovannetti, A., Longo, F., ... & Mariconte, R. (2024). Promoting Safety, Security, Awareness and Productivity in Port Plants. Procedia Computer Science, 232, 358-367

[3] Liou, J. H., & Tseng, P. H. (2024). Exploring the ship operation safety indicators of international ports in Taiwan. Maritime Transport Research, 6, 100111.

[4] Krile, S., & Maiorov, N. (2021). Infrastructure changes of the sea passenger port based on a digital transport model. Transport Problems, 16(4).

[5] Morlok, Edward K. 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta

[6] Andiani, Dita. 2011. Terminal Feri Domestik Sekupang – Batam (Arsitektur Simbolis). Laporan Perancangan Tugas Akhir Departemen Arsitektur, Universitas Sumatera Utara. Dinamika Bahari Vol.1 No.1 Edisi Mei 2020 :53-60 ISSN: 2087-3050 e-ISSN: 2722-0621. https://doi.org/10.46484/db.v1i1.178

[7] Chou, C. C., Tsai, C. L., & Wong, C. P. (2020). A study on boarding facilities on wharves and ships for disabled and elderly passengers using public shipping transport. Journal of Transport & Health, 18, 100895

[8] Akustia, W. (2013). Analisis Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Makassar Dalam Perspektif Transportasi Antarmoda. Warta Penelitian Perhubungan, 25(5), 350-357

[9] Sarifuddin, A. (2020). Review jurnal kegagalan Sistem Keselamatan Transportasi Laut di Indonesia (Failure of the Marine Transportation Safety System in Indonesia) terhadap perancangan bangunan kapal

[10] Kadarisman, M. 2017. Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Maritim Dalam Menunjang Sistem Transportasi Laut. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik - Vol. 04 No. 02, Juli 2017. 177-191

[11] Nasril, N. (2016). Kinerja Pelayanan Kapal dan Kegiatan Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Tilamuta Gorontalo. Jurnal Penelitian Transportasi Laut, 18(1), 1-7.

[12] Gultom, E. R. (2017). Merefungsi Pengangkutan Laut Indonesia Melalui Tol Laut Untuk Pembangunan Ekonomi Indonesia Timur. Develop, 1 (2), 1–12

[13] Mardyyah, A. (2020). Hazard Identifikasi Dalam Upaya Mengurangi Risiko Dalam Asuhan Keperwatan

[14] Purwasih, R. (2022). Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bira. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 16-19

[15] Muhammad, F. A. F. (2024). Peran Pengawasan Syahbandar Dalam Meningkatkan Keselamatan Penumpang Pada Embarkasi Dan Debarkasi Di Pelabuhan Tanjung Perak (Doctoral Dissertation, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang)

[16] Apsari, N. K. Y., Sukartini, N. W., & Suamba, I. B. P. (2022). Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Kegiatan Embarkasi Dan Debarkasi Penumpang Kapal Pada Terminal Domestik Pelabuhan Benoa-Bali (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Bali)

[17] Ariyawan, G. A. A. (2023). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja" SMK3" terhadap Kegiatan Embarkasi dan Debarkasi penumpang Kapal di Terminatl Domestik Pelabuhan Benoa (Doctoral dissertation, Politeknik Pelayaran Surabaya)

[18] Laheba, S. (2021). Peningkatkan Penerapan Prosedur Untuk Keselamatan Penumpang Diatas Kapal Seaways 26 (Doctoral Dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran).

[19] Situmorang, L. R. (2023). Optimalisasi Penerapan Prosedur Embarkasi-Debarkasi Penumpang Untuk Menunjang Keselamatan Kerja Di Kapal Stanford Maya (Crew Boat)

[20] Yuliani, A. (2013). Evaluasi Tingkat Kepuasan Pelayanan Embarkasi Dan Debarkasi Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang. Warta Penelitian Perhubungan, 25(6), 407-415

[21] Bai, Y., & Paik, J. K. (2024). Risk assessment and management for ships and offshore structures. Gulf Professional Publishing

[22] Uddin, M. I., & Awal, Z. I. (2020). Systems-theoretic approach to safety of inland passenger ship operation in Bangladesh. Safety science, 126, 104629

[23] Zhuang, H., & Fu, S. (2023). Causation analysis of seafarers’ unsafe acts: An investigation on individual features and safety consciousness. Ocean Engineering, 286, 115569.