Prakiraan Kebutuhan Jasa Angkut Rencana Pelabuhan Tanjung Pakuk,Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung

Main Article Content

Muhammad Daffa Musyary
Gigih Pilihanto

Abstract

Pelabuhan memainkan peran penting dalam mengembangkan daerah terpencil dan pulau-pulau kecil sebagai pusat jaringan transportasi laut. Perencanaan pelabuhan perlu mempertimbangkan proyeksi prakiraan jasa angkut untuk menganalisis rencana kebutuhan fasilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prakiraan jasa angkut berupa penumpang, barang, dan kapal untuk menjadi acuan dalam menentukan kebutuhan fasilitas Pelabuhan Tanjung Pakuk. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif, meliputi proyeksi penduduk dan analisis pergerakan barang, penumpang, serta kapal selama 20 tahun ke depan. Berdasarkan hasil analisis pergerakan barang, jumlah arus bongkar barang dan arus muat barang dua puluh tahun ke depan, prediksi arus bahan pokok yang masuk adalah 255 ton dan prediksi arus bahan pokok yang keluar adalah 160 ton. Dengan perhitungan proyeksi arus bahan pokok, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung bahwa sekitar 60%-80% barang masuk ke dalam gudang dan 20%-40% barang sisanya langsung disalurkan, maka dalam perencanaan pembangunan gudang pelabuhan perlu mempertimbangkan kapasitas ruang untuk 332 ton barang bongkar muat. Sedangkan hasil analisis proyeksi penumpang dan kapal di Pelabuhan Tanjung Pakuk pada dua puluh tahun mendatang yaitu 31.403 penumpang dan 5.234 kapal dengan rata-rata per hari adalah 86 penumpang dan 14 kapal. Maka dari dalam perencanaan pembangunannya perlu dipertimbangkan pembangunan terminal penumpang dengan kapasitas untuk 86 penumpang dan dermaga yang dapat menampung kapal dengan jumlah empat belas per harinya. Temuan ini memberikan panduan penting bagi perencanaan fasilitas pelabuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memenuhi kebutuhan transportasi laut.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

[1] Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Indonesia, kemenlu.go.id. Accessed: Feb. 23, 2024. [Online]. Available: https://www.kemlu.go.id/canberra/id/read/indonesia/2186/etc-menu.

[2] B. Siswoyo and A. Kurniawan, “Preferensi Rencana Penggunaan Angkutan Laut Kapal Cepat Padang - Kepulauan Mentawai,” Warta Penelitian Perhubungan, vol. 26, no. 11, pp. 645–662, Feb. 2014, doi: 10.25104/warlit.v26i11.947.

[3] Asmiati, Sulastriani, and A. B. Citta, “Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Mendukung Transformasi Transportasi Laut Dalam Era Revolusi Industri 4.0,” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, vol. 3, no. 4, pp. 6184–6197, 2023.

[4] F. Ilham Maulana, “Penerapan Turunan Dalam Menentukan Laba Maksimum Pada Industri Mebel Menggunakan Maple Application of Derivatives in Determining Maximum Profit in The Furniture Industry Using Maple,” Jurnal Matematika, vol. 20, no. 2, 2021.

[5] A. Wirabrata and S. A. F. Silalahi, “Hubungan Infrastruktur Transportasi dan Biaya Logistik,” Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, vol. 3, no. 1, pp. 79–90, 2012, [Online]. Available: //www.bisnis.com/articles/

[6] Sindi, Hamuni, S. A. Saputri, and L. O. Marhini, “Fungsi Sosial Ekonomi Pelabuhan Laino dan Perkembangannya: 1992-2021 Sindi Hamuni Shinta Arjunita Saputri La Ode Marhini (Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo) (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidika, Universitas Halu Oleo),” Journal Idea Of History, vol. 5, no. 1, pp. 13–20, 2022.

[7] E. Gultom, “Pelabuhan Indonesia Sebagai Penyumbang Devisa Negara dalam Perspektif Hukum Bisnis,” Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, vol. 19, no. 3, pp. 419–444, 2017, [Online]. Available: //www.jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

[8] M. A. Muslimin, P. Aldy, and A. Al Husaini, “Pengembangan Kawasan Pelabuhan Penyeberangan Air Putih Bengkalis dengan Pendekatan Arsitektur Tepian Air (Waterfront Architecture),” JAUR, vol. 4, no. 1, 2020, [Online]. Available: //ojs.uma.ac.id/index.php/jaur

[9] B. Siswoyo, “Kebutuhan Pengembangan Pelabuhan Laut Jailolo Halmahera Barat,” Jurnal Penelitian Transportasi Laut, vol. 19, no. 1, pp. 14–24, Jul. 2018, doi: 10.25104/transla.v19i1.347.

[10] A. A. Putra and S. Djalante, “Pengembangan Infrastruktur Pelabuhan Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan,” Jurnal Ilmiah Media Engineering, vol. 6, no. 1, 2016.

[11] J. MALISAN and I. H. Chisdijanto, “Analisis Tingkat Pelayanan Terminal Penumpang Pelabuhan Balikpapan,” Jurnal Penelitian Transportasi Laut, vol. 19, no. 2, pp. 76–87, Jul. 2018, doi: 10.25104/transla.v19i2.346.

[12] S. Zurkiyah, “Analisis Tingkat Pelayanan Dermaga Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung Asahan, Tanjung Balai Sumatera Utara,” in Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU , 2021.

[13] N. Parahita, “Analisis Kinerja Dan Kebutuhan Fasilitas Pelabuhan Penyebrangan PadangBai,” Jurnal Spektran , vol. 9, no. 2, pp. 95–106, 2021.

[14] R. Oblak, A. Bistričić, and A. Jugović, “Public Private Partnership Management Model of Croatian Seaports,” Management: Journal of Contemporary Management Issues, vol. 18, no. 1, pp. 79–102, 2013.

[15] P. D. Suryono, Analisis Regresi untuk Penelitian. Sleman: Deepublish, 2018.

[16] S. Adieotomo and O. B. Samosir, Dasar-dasar Demografi. Jakarta: Salemba Empat, 2010.

[17] A. Firdaus, R. Sihombing, M. Dwi, Y. Sutanto, and M. Weldy Hermawan, “Evaluasi Proyeksi Demand Barangan Dan Penumpang Pelabuhan Di Provinsi Maluku,” 2019.