Kebutuhan Pengembangan Dermaga Petikemas (Studi Kasus : Pelabuhan Biak)

Main Article Content

Dedi Arianto

Abstract

Pelabuhan Cabang Biak yang berada di lingkungan PT. (Perseo) Pelabuhan Indonesia IV dalam 3 tahun terakhir terus mengalami peningkatan dalam arus barang dan petikemas maupun kunjungan kapalnya, sehingga memerlukan kajian untuk pengembangan fasilitasnya. Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan fasilitas digunakan pendekatan demand forecast untuk periode 20 tahun ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahun 2030 sampai dengan tahun 2035, Pelabuhan Biak memerlukan tambahan 1unit tambatan dermaga baru sepanjang 130 meter, karena berdasarkan prediksi volume bongkar muat petikemas tidak bisa dihandle dengan fasilitas dan peralatan yang ada dan harus bekerja dengan menggunakan 3 shift. Tambahan dengan 1 unit tambatan sepanjang 130 meter ini yang dapat melayani kapal-kapal dengan LOA antara 100 sampai dengan 120 meter dan berbobot rata-rata 10.000 DWT.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Dedi Arianto, Badan Litbang Perhubungan

Puslitbang Pehubungan Laut

References

(//indoavis.org/mmap/docs/NAUTICAL%20MAPs.Indoesia/dat/biak.html (diunduh tanggal 3/11/2014 pukul 23.26 WIB).

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor Keputusan Menteri. 414 Tahun 2013 tentang Penetapan Rencana Induk Pelabuhan Nasional, Jakarta;

Badan Litbang Perhubungan, PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan. Penelitian Optimalisasi dan Pengembangan Unit Terminal Petikemas Gabion Belawan, 2003. Jakarta;

PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia IV Cabang Makassar. Revisi Rencana Induk Pelabuhan Laut Makassar dan Kawasan Sekitarnya Secara Terpadu (Greater Makassar Port). 2012, Makassar;

Arwinas Dirgahayu, Analisis Kebutuhan Dermaga Dalam Hubungan Dengan Produksi CPO di Daerah Hinterland PT> Pelindo II, //digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Master-3628-ABSTRAK1_T000000036_Arwinas-copy.pdf

Fitri Indriastiwi,” Kajian Kebutuhan Dermaga dan Container Crane (CC) di Terminal Peti Kemas Makassar” Jurnal penelitian transportasi laut Volume 13 Nomor 4 desember 2011, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Jalan Merdeka Timur No. 5 Jakarta Pusat, Jakarta;

Ugan Sugiana, “Analisis Kebutuhan Dermaga Khusus Kapal Penumpang dan Fasilitasnya dalam Mengantisispasi Kenaikan Perminataan di Pelabuhan Tanjung Priok”, Tesis Program Pascasarjana Transportasi ITB, //digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=re ad&id=jbpt i tbpp-gdl - ugansugian-28686, Jakarta;

Refina Anandya Syahputri 1 dan Prof. Ir. Hangtuah Salim, MocE, Ph.D., “Perencanaan Layout Dan Tipe Dermaga Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Sauh, Batam Program Studi Teknik Kelautan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung, Jl Ganesha 10 Bandung 40132 //www.ftsl.itb.ac.id/wp-content/uploads/2012/11/15507035-Refina_Anandya_S.pdf, Bandung;

Anastasia Merdekawati Noralita Soludale,” Kajian Kinerja Fasilitas Bongkar Muat Petikemas di Pelabuhan L Say Maumere”, Program Studi Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Yogyakarta;

Andi Sitti Chairunnisa M. dan Muh. Ashari Natsir,” Analisa Kebutuhan Kapasitas Dermaga General Cargo Pelabuhan Makassar Dalam Mendukung Konektivitas Intrakoridor Sulawesi”, Jurnal Riset dan Teknologi Kelautan (JRTK) Volume 11, Nomor 1, Januari - Juni 2013. Makassar;

Jembris Sagisolo, Theo K. Sendow, J. Longdong, Mecky R. E.Manoppo,” Analisis Tingkat Pelayanan Dermaga Pelabuhan Sorong”, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sam Ratulangi Manado, Jurnal Sipil Statik Vol.2 No.1, Januari 2014 (47-54) ISSN: 2337-6732. Manado;

Sahdan Amiron Hsb,” Analisis Kelayakan Ukuran Panjang Dermaga, Gudang Bongkar Muat Barang dan Sandar Kapal, Studi Kasus Dermaga Ujung Baru Pelabuhan Belawan”, Program Studi Transportasi, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara,2009. Medan.