Pengembangan Terminal Peti Kemas Dalam Antisipasi Peningkatan Arus Muatan di Pelabuhan Laut Sorong Provinsi Papua Barat (Studi Kasus)

Main Article Content

Nasril CH Nasril CH

Abstract

Peranan Pelabuhan Sorong memiliki kontribusi yang sangat besar untuk mendukung kegiatan usaha eksportir dan juga memiliki peranan yang penting untuk menunjang pertumbuhan perekonomian Sorong kususnya dan Provinsi Papua Barat pada umumnya. Namun Fasilitas yang ada di Pelabuhan Sorong masih minim untuk melayani bongkar muat. sarana dan prasarana ini akan mendukung posisi strategis dari Pelabuhan Sorong, serta berdampak positif kepada kelancaran pengusaha untuk melakukan kegiatan bisnisnya. Pemakaian dermaga BOR > 80%, YOR mencapai 86%. Pemakaian fasilitas sudah diatas tolok ukur yang normal 70%, sebaiknya sedini mungkin pihak pengelola pelabuhan mencari jalan pemecahannya agar tidak terjadi kemacetan dikemudian hari (Kongested). Tujuan kajian ini adalah menyusun konsep pengembangan terminal petikemas di pelabuhan Sorong. Dalam pemecahan masalah ini memakai pendekatan Formola Kinerja Pelabuhan dan Analisis Kuantitatif. Hasil yang dicapai kelancaran pelayanan kapal dan bongkar muat barang, serta rekomendasi kepada pimpinan, agar dapat terlaksana Pengembangan dermaga Petikemas di pelabuhan Sorong Provinsi Papua Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Nasril CH Nasril CH, Badan Litbang Perhubungan

Puslitbang Perhubungan Laut

References

Kantor PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia IV Cabang Sorong, Data Sekunder dan Hasil Wawancara Dengan Manager Data dan Statistik, 2014, Sorong;

Unit Terminal Petikemas (UTPK I), Sejarah Perkembangan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Priok, 1989, Jakarta;

Dedy Ariyanto, Kajian Kebutuhan Pengembangan Dermaga PetiKemas di Pelabuhan Biak, Puslitbang Perhubungan Laut, Volume 16 Nomor, 27 Juni 2014 Jakarta;

Bertha F.Situmorang (2002), Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Bongkar Muat Terhadap Hasil Usaha Kegiatan Bongkar Muat Di dermaga 108 Pada PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung Priok.

Hadi Setia Tunggal, SH,Tatanan Kepelabuhan (Penghimpun), Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, Jakarta 2009

Nasril,Ch. Kriteria Pelabuhan yang Terbuka Untuk Perdagangan Luar negeri, Kajian Perongan,Penugasan, 2012, Jakarta;

Anastasia Merdekawati Noralita Solodole, Kajian Kinerja Fasilitas Bongkar Muat Petikemas di pelabuhan L.Say Maumer, Progran studi Magister Teknik Sipil, Progran Pascasarjana, Universitas Atmajaya Yogyakarta.

Mu’in (2006) Analisis Kinerja Operasional Pelabuhan Sorong dan Pengembangannya, Sorong;

Efendi (2004) Analisis Pengembangan Pelabuhan Dalam Mendukung Kapet Sasamba Provinsi Kalimantan Timur 2014, Samarinda;

Tania Edna BhaktyNuzla Nurania (2007) Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Janabadra, Analisa Pengembangan Terminal petikemas Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar;

Larasati,Wenny Ananda, (2008). Analisa Pengembangan Terminal Petikemas (CY) Lapangan penumpukan Peti kemas, , Surabaya;

Kusuma, Ivan Hadi Perdana, Studi Pola Perencanaan Pengembangan Terminal Peti Kemas, Di Tanjung Perak-Surabaya, , Teknik Kelautan, Surabaya.