Pemeriksaan Kapal Dalam Pemberian Surat Persetujuan Berlayar di Pelabuhan Sebagai Pengumpan Regional Galesong

Main Article Content

Bambang Siswoyo

Abstract

Pemeriksaan kapal yang menjadi salah satu kebutuhan dalam mencegah terjadinya kecelakaan kapal. Kelaikan kapal salah satu kebutuhan untuk kapal dapat berlayar, pemeriksaan kapal dalam pemberian Surat Persetujuan Berlayar Di Pelabuhan Galesong sebagai Pelabuhan Pengumpan Regional juga dilaksanakan. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh keyakinan terhadap keselamatan operasi kapal penumpang maupun barang di Pelabuhan Galesong sebagai Pengumpan Regional perlu dilakukan pemeriksaan kapal sebelum diterbitkannya Surat Persetujuan Berlayar oleh Syahbandar setempat. Tujuan pemeriksaan kapal ini untuk mengetahui sistem dan prosedur pemeriksaan kapal yang ada dan dilaksanakan secara benar. Dalam pemeriksaan kapal, perlu lakukan dengan cermat dan membutuhkan keahlian sumberdaya manusia yang sesuai dalam bidangnya. Tujuan penelitian mengetahui sistem dan prosedur pemeriksaan kapal barang dan penumpang sehingga pemberian surat persetujuan berlayar (SPB) dilakukan dengan benar. Dengan Metoda GAP untuk menyelesaikan penelitian ini. Selanjutnya hasil yang diharapkan adanya kebijakan sistem dan prosedur pemeriksaan kapal barang dan penumpang agar menjadi suatu sistem dan prosedur yang terpadu dengan pemberian surat persetujuan berlayar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Bambang Siswoyo, Badan Litbang Perhubungan

Puslitbang Perhubungan Laut

References

Wahyu P. A nggrahi ni . Pengembangan Keselamatan Kapal Pelayaran Rakyat Di Pelabuhan Paotere Makassar, Jurnal Penelitian Transportasi Laut. 2014;

Jinca M. Y. Transportasi Laut kapal Layar Motor Pinisi, Makassar: Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin. 2002;

Malisan, J dan M. Yamin Jinca. Kajian Strategi Peningkatan Keselamatan Pelayaran Kapal-Kapal Tradisional. Warta Penelitian Perhubungan Volume 24 Nomor 3 Maret 2012;

Tebiary Lepius, Setijo Prajudo, dan Edwin Matatulla, Analisa Kinerja Fasilitas Pelabuhan Amahai Dalam Rangka Memenuhi Kebutuhan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Pulau Seram, Program Pascasarjana Teknologi Kelautan, FTK-ITS, Surabaya *Email: tebiary09@.mhs.na.its.ac.id 2 Jurusan Teknik Perkapalan, FTK-ITS, Seminar Nasional Teori dan Aplikasi Teknologi Kelautan, 9-10 Desember 2010;

Puslitbang Perhubungan Laut, Kajian Evaluasi Pemeriksaan Kapal Dalam Pemberian Surat Persetujuan Berlayar Di Pelabuhan Pengumpan Regional, 2013, Jakarta;

Nurwahida. Persepsi Pengambilan Keputusan Terhadap Implementasi Standar Manajmen Keselamatan Kapal-Kapal Pelayaran Rakyat. Tesis Magister Program Pasca Sarjana UNHAS Makassar. 2003;

Cahyo Eko Putranto, Studi Kemitraan Pemerintah dan Swasta Dalam Pengelolaan Alur Pelayaran Barat Surabaya, Fakultas Tehnik, Program Pasca Sarjana UI, Juli 2011, Depok;

Widarbowo. Analisa Kompetensi Perwira Awak Kapal Pelayaran Rakyat. Program Pasca Sarjana, Universitas Hassanuddin, 2006, Makassar;

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Undang-Undang No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Jakarta, 2008;

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah No.61 Tahun 2010 tentang Kepelabuhanan, Jakarta, 2010;

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Peraturan Menteri No.414 Tahun 2012 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, Jakarta, 2012;