Analisis Manfaat dalam Proyek Pengerukan Studi Kasus: Alur Pelayaran Surabaya Timur

Main Article Content

Alland Adrian Josep

Abstract

Pesisir pantai, penyeberangan laut, dan alur pelayaran memainkan peran penting dalam transportasi laut. Sebagian besar kargo yang diangkut adalah angkutan domestik dan internasional. Transportasi laut telah mendapatkan perhatian selama bertahun-tahun karena dinilai hemat energi dan bahan bakar, terdapat peningkatan minat dalam memperluas rute perdagangan melalui laut untuk pengiriman barang domestik. Karena draf berlayar kapal terkait langsung dengan tonase yang dimuat, kedalaman saluran yang diperlukan untuk memastikan kapasitas angkut yang memadai. Tantangan bagi para pengambil keputusan adalah untuk secara optimal mengalokasikan pengeluaran berupa biaya pengerukan alur pelayaran di seluruh jaringan alur pelayaran yang luas untuk memaksimalkan manfaat secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep manfaat jika proyek pengerukan alur pelayaran dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, manfaat pengerukan adalah meningkatkan keamanan dan keselamatan alur pelayaran, meningkatkan kelayakan transportasi laut, meningkatkan stabilitas pergerakan barang, meningkatkan konektivitas antar pelabuhan, meningkatkan pembangunan infrastruktur pelabuhan, meningkatkan dimensi kapal yang dapat memasuki pelabuhan, meningkatkan stabilitas kinerja pelabuhan, meningkatkan jumlah kapal yang dapat memasuki pelabuhan, menurunkan laju sedimentasi di saluran akses, mengurangi pergantian waktu kapal, meningkatkan efisiensi kinerja pelabuhan, menurunkan biaya pelabuhan, dan meningkatkan pendapatan operator pelabuhan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Alland Adrian Josep, Mahasiswa Manajemen Proyek, Magister Manajemen Teknologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

MAGISTER MANAJEMEN TEKNOLOGI

References

Andriawati, I. D., Rispiningtati, & Juwono, P. T. 2015. Efektifitas Kegiatan Pengerukan Sedimen Waduk Wonogiri Ditinjau Dari Nilai Ekonomi. Jurnal Teknik Pengairan. Volume 6. Nomor 1. Mei 2015. hal. 55-65.

Dunn, W. N. 2003. Analisis Kebijakan Publik, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Eisma, D. 2006. Dredging In Coatal Water. London. Taylor & Franncis plc.

Firdaus, S. R., Saputro, S., & Satriadi, A. 2013. Studi Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Journal of Oceanography, 2(3), 274-279.

IADC & IAPH. 2010. Dredging for Development 6th Edition. Netherlands: Opmeer Drukkerij bv, The Hague.

Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya. 2017. Studi Investigasi dan Desain (SID) Alur Pelayaran Timur Surabaya. Surabaya. Indonesia.

Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP 821 Tahun 2018 tentang Penetapan Alur-Pelayaran, Sistem Rute, Tata Cara Berlalu Lintas, dan Daerah Labuh Kapal Sesuai dengan Kepentingannya di Alur-Pelayaran Timur Surabaya (APTS), Jakarta.

Mitchell, K. N. 2009. “Dept-Utilization Analysis For Estimating Economic Activity Supported By Dredging”, Terra Et Aqua, Vol. 116, hal. 22-30.

Pemerintah Republik Indonesia.2010. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Kenavigasian, Jakarta

Ports Australia. 2014. Dredging and Australian Ports Subtropical and Tropical Ports April 2014. Australia. Port Headland Port Authority.

Putranto, C. E. 20011. Studi Kemitraan Pemerintah dan Swasta Dalam Pengelolaan Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tesis, Universitas Indonesia, Jakarta.

Raga, Paulus. 2015. Dampak Pengerukan dan Reklamasi Dalam Pembangunan Pengoperasian Pelabuhan di Indonesia. Jurnal Penelitian Transportasi Laut. Volume 17. Nomor 4. Desember 2015. hal. 179-187

Rahmayani, Selvia. 2012. Kajian Pola Arus Akibat Pengembangan Breakwater Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.UNDIP. Semarang

Rochmanhadi. 1992. Kapal-Keruk dan Pengerukan. Semarang. Yayasan Gema Aproteknika.

Rosyidi, H. 2016. Analisis Dampak Pengerukan Alur Pelayaran Pada Daya Saing Pelabuhan Studi Kasus: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Tugas Akhir. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Silitonga, E. 2016. Reutilisasi Sedimen Hasil Pekerjaan Pengerukan Sebagai Material Baru Dalam Pekerjaan Pembangunan Jalan. Jurnal Education Building. volume 2. nomor 1. Juni 2016. hal.94-104.

Simatupang, M. R. 2016. Analisis Operabilitas Alur Pelayaran Dengan Pendekatan Simulasi Diskrit Studi Kasus : Alur Pelayaran Barat Surabaya. Tugas Akhir. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, Jakarta.

Wetta, R. B. & William H. H. 2011. How Does Dredging Effect The Economy?. Proceedings. WEDA XXXI Technical Conference TAMU 42 Dredging Seminar. hal. 188-203.