IMPLEMENTASI EKTENSOMETER UNTUK MONITORING PERGESERAN PERMUKAAN TANAH DI SEKITAR JALUR KERETA API PADA LOKASI KM 107 PURWAKARTA
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
The number of railways users are increasing annually. Thus, stakeholder need to improve the transport safety and security system, especially for the anticipation system towards natural disaster. One of common disaster occurred on the railway track is landslide. Many factors are causing landslide, they are unstable soil, rainfall and high level water in the soil. Some of landslide incidents on railway track were caused the train to derail and it became a threat toward the railways user. For this, there is a need of landslide early warning system by implementing ground movement monitoring system on the track which considered landslide-prone. Ekstensometer is one of the tools that can be used to detect soil movement in a region. In this research, ekstensometer was developed using a rotary encoder as its main component. The result of the study showed that infiltration of rainwater into the soil may cause the soil layer easily to slope and unstable. Shifting ground in the location of measurement occured for between 3,5 mm and 10 mm on heavy rainfall. The research and observation conducted at the railroad track for Cikampek - Padalarang in Km 107+335, Purwakarta region, West Java. The results of the research are expected to be significant information as the basis data in order to prevent any landslide on the railroad infrastructure.
ABSTRAK
Pengguna moda transportasi kereta api tercatat meningkat dari tahun ke tahun. Pihak stakeholder perlu meningkatkan sistem keselamatan dan keamanan transportasi, terutama sistem antisipasi terhadap kejadian bencana alam. Salah satu bencana yang cukup sering terjadi pada jalur kereta api adalah tanah longsor. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tanah longsor, antara lain struktur lapisan tanah yang labil, curah hujan, dan tingginya kadar air di dalam tanah. Beberapa kejadian tanah longsor pada jalur kereta api dapat menyebabkan anjlok dan menjadi suatu ancaman terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, perlu dilakukan antisipasi terhadap kejadian tanah longsor secara dini, yaitu dengan menerapkan sistem monitoring pergerakan tanah pada jalur yang dianggap rawan longsor. Ekstensometer adalah salah satu piranti yang dapat digunakan untuk mendeteksi pergeseran permukaan tanah pada suatu wilayah. Pada penelitian ini ekstensometer dikembangkan dengan menggunakan rotary encoder sebagai komponen utamanya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa infiltrasi air hujan kedalam tanah menyebabkan lapisan tanah cenderung mudah bergerak dan labil. Pergeseran permukaan tanah di lokasi pengukuran mencapai 3,5 mm dan 10 mm pada saat terjadi curah hujan tinggi. Penelitian dan pengamatan dilakukan di sekitar rel kereta api jalur Cikampek - Padalarang km 107+335, Kabupaten Purwakarta - Jawa Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi penting untuk melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan tanah longsor pada prasarana rel kereta api.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.
References
Dwi Bayuwati, Suryadi, Andi Setiono, Tomi Budi Waluyo, Bambang Widiyatmoko. 2013. Pengembangan Sistem Monitoring Terpadu untuk Deteksi Dini Pergeseran Tanah Secara Real-Time. Simposium Fisika Nasional XXVI.
Eli Gozali, Rifki Sadikin, Edi Tanoe. 2016. Sistem Online Alat Pengukur Curah Hujan. //rt-net-kapelima. com/curahhujan/index.php. Diakses tanggal 22 September 2016.
J.S.M. Fowze, D.T. Bergado, S. Soralump, P. Voottipreux, M. Dechasakulsom. 2012. Rain-Triggered Landslide Hazards and Mitigation Measures in Thailand: From Research to Practice. Geotextiles and Geomembranes 30 (2012) 50 - 64.
Merdeka. 2014. KA Pasundan Anjlok di Tasikmalaya, Enam Gerbong Keluar Lintasan. www.merdeka. com. Diakses 18 Agustus 2014.
Onosokki. 2016. Operating principle of Rotary Encoder/ Roller encoder. https://www.onosokki.co.jp. Diakses tanggal 25 Januari 2016.
Pengelolaan Sumber Daya Air. 2016. 6 Jenis Tanah Longsor. //psda-online.blogspot.co.id/2013/ 01/6-jenis-tanah-longsor.html. Diakses 26 Januari 2016.
Richard M. Iverson. 2000. Landslide Triggering by Rain Infiltration. Water Resources Research, Vol. 36, No. 7, Pages 1897-1910, July 2000.
Sumio Matsuura, Shiho Asano, Takashi Okamoto. 2008. Relationship Between Rain and/or Meltwater, Pore-water Pressure and Displacement of a Reactivated Landslide. Engineering Geology 101 (2008) 49–59.
Sunarno. 2010. Rancang Bangun Sistem Pengukur Curah Hujan Jarak-Jauh Real Time Sebagai Peringatan Banjir Lahar Dingin. Forum Teknik Vol. 33, No. 3, September 2010 hal: 175-180. ISSN: 0216 – 7565.
Tejakusuma, G.I. 2007. Ancaman Bencana Longsor Alami. Vol. 12 No 2 (2007): 72-75.
Varnes, D.J. 1984. Landslide Hazard Zonation: a Review of Principle and Practise. Paris: UNESCO.