Integrasi pelayanan angkutan umum di Pelabuhan Tanjung Emas

Main Article Content

Yessi Gusleni, SE., M.MTr

Abstract

Pengguna jasa angkutan laut, dalam menuju dan meninggalkan Pelabuhan Tanjung Emas, dapat menggunakan angkutan jalan. Saat ini angkutan jalan umum yang melayani di Pelabuhan Tanjung Emas adalah Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang koridor III, namun keberadaan fasilitas penghubung terminal penumpang angkutan laut dan halte angkutan jalan dipandang dari keterhubungan, kemudahan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, belum optimal. Tujuan Penelitian ini adalah menyusun konsep desain keterpaduan koridor penghubung dan fasilitas pendukung terminal penumpang angkutan laut ke halte angkutan jalan di Pelabuhan Tanjung Emas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah whole design system. Hasil analisis menunjukkan bahwa fasilitas penghubung terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas dan halte angkutan umum yang dipandang dari keterhubungan, kemudahan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, masih perlu perbaikan/pengembangan sesuai usulan desain dalam penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Brad Jones, et. Al. ”Transportation Law Journal, Vol. 27. 2000.

Dewey, J.F, at. al. “Transportation Intermodal”, Summary of Final Report BC-354-44, Part A , July 2003.

Pitsiava-Latinopoulou, Magda, Panagiotis Iordanopoulos. Intermodal Passengers Terminals: Design Standards for Better Level of

Service. Transport Research Arena– Europe 2012. Procedia - Social and Behavioral Sciences 48 ( 2012 ) 3297 – 3306.

Puslitbang Manajemen Transportasi Multimoda. “Studi Evaluasi Keterpaduan, dan Desain Stasiun Kereta Api dengan Shelter Bus

Rapid Transit”. 2013,

SMWM/Arup and Associated Consultants. “Sacaramento Intermodal Transportation Facility. City of Sacramento. Final Conceptual

Transit and Joint Development Programs”. 2004.

Stasinopoulos, P, Smith, M., Hargoves, K., dan Desha, C. Whole System Design An Integrated Approach to Sustainable

Engineering, Earthscan, London. 2009.

Y. Gusleni / Jurnal Transportasi Antarmoda, Vol. 16 (2018) : 51-64

TFL, 2001, “Intermodal Transport Interchange for London”, Best Practice Guidelines.

Yessi Gusleni. “Pelayanan Penumpang di Stasiun Serang Dalam Perspektif Transportasi Antarmoda” Jurnal Transportasi Multimoda,

Volume 14, No. 02, Juni 2016.

Yessi Gusleni. “Keterpaduan Pelayanan Angkutan Umum di Kota Cirebon” Jurnal Transportasi Multimoda, Volume 14, No. 04,

Desember 2016

Zusnita Meyrawati dan Kustining Rachmani. “Evaluasi Fasilitas Alih Moda di Bandara Internasional Lombok” Jurnal Transportasi

Multimoda, Volume 13, No. 02, Juni 2015