PENGEMBANGAN KAPAL SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI SUNGAI DI KABUPATEN TULANG BAWANG

Main Article Content

sjafril karana

Abstract

Kabupaten Tulang Bawang mempunyai banyak sungai yang sangat berpotensi sebagai prasarana transportasi
dimana dulunya menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi wilayah setempat, seperti Way Tulang Bawang dan
Way Mesuji namun belum sepenuhnya dimanfaatkan, ini disebabkan disamping kalah bersaing dengan sarana
transportasi darat yang telah sampai ke daerah pedalaman, pemerintah setempat juga kurang perhatian
dalam perkembangannya. Dalam usaha mempercepat pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Tulang
Bawang terutama membuka isolasi wilayah terpencil, serta guna menghubungkan pusat pertumbuhan
ekonomi dengan pusat distribusi dan daerah pemasaran di wilayah ini, pemerintah setempat berencana
untuk menghidupkan kembali aktifitas angkutan sungai. Oleh sebab itu untuk menunjang program tersebut
perlu dikembangkan sarana atau kapal yang memadai sesuai dengan keinginan masyarakat dan kondisi
wilayah perairan sungai setempat, sehingga kapal tersebut dapat bersaing dengan sarana angkutan darat
terutama dari segi kecepatan dan kenyamanannya. Berdasarkan hasil kajian, salah satu kapal yang cocok
dikembangkan adalah jenis Catamaran karena lebih stabil dan mempunyai ruangan yang lebih luas, kapal
ini direncanakan untuk digunakan sebagai angkutan penumpang dan barang. Dengan berperannya kembali
kapal sebagai sarana transportasi sungai, diharapkan potensi sungai yang banyak terdapat di daerah ini
dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melancarkan mobilitas masyarakat dan arus barang serta
penumpang di wilayah Tulang Bawang sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Batubara, Bosman, 2006. “Angkutan Sungai di Kalimantan

Timur.” Diakses dari https://lafadl. wordpress.

com/2006/08/25/ angkutan-sungai-di-kalimantantimur/.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten

Tulang Bawang Barat. Kumpulan Angka Tulang

Bawang Tahun 2014. Lampung: Bappeda Kabupaten

Tulang Bawang Barat, 2014.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulang Bawang. Diakses

Tahun 2017. https:// tulangbawangkab.bps.go.id/

index.php/Publikasi

Chandrawidjaja, Robert. “Navigasi Perairan Daratan.”

Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat,

Banjarmasin, 1998.

Departemen Perhubungan. Perhubungan Darat Dalam

Angka (PDDA). Jakarta: Direktorat Jenderal

Perhubungan Darat, 2008.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Rencana Induk

Pengembangan Transportasi Sungai dan Danau

-2034. Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan

Darat, 2014.

Direktorat LLASDP. Pengembangan Transportasi Sungai

Sebagai Bagian Rencana Pengelolaan Sumber Daya

Air Wilayah Sungai dan Tata Ruang Wilayah. Jakarta:

Ditjen Hubdat, 2014.

Evans, J. “Basic Design Concepts.” Naval Engineers

Journal (1959): 671-678.

Insel, M. “An Investigation Into The Resistance Components

Of High Speed Displacement Catamarans.” PhD

Thesis, Faculty of Engineering and Applied

Science, University of Southampton, U.K, 1990.

Jinca, M.Y. “Keterpaduan Sistem Jaringan Antar Moda

Transportasi di Pulau Sulawesi”. Jurnal Transportasi,

Vol.9, No. 1 (2009): 1-14.

Kabupaten Tulang Bawang. Sarana Transportasi. Diakses

dari // tulangbawangkab.go.id/ pada Tahun 2017.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Keputusan

Menteri Perhubungan Nomor KM 73 Tahun 2004

tentang Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan

Danau. Jakarta, 2004.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Keputusan

Menteri Perhubungan Nomor 31/2006 tentang

Pedoman dan Proses Perencanaan di Lingkungan

Kementerian Perhubungan. Jakarta, 2016.

Kusdian, Didin R. “Potensi Revitalisasi Transportasi

Sungan di Provinsi Lampung”. Jurnal Transportasi

Vol.11, No. 2 (2011): 143-152.

Lampung Post. “Saatnya Kembali ke Sungai”. Diakses

( //lampost.co/berita/ saatnya -kembalike-

sungai

Lewis, E. V. (n.d.). Principles of Naval Architecture second

revision. Jersey City: The Society of Naval Architects

and Marine Engineers, 1959.

Munawar, Ahmad. Pengembangan Transportasi Yang

Berkelanjutan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru

Besar Fakultas Teknik Gadjah Mada. Yogyakarta. 7

Februari 2007.

Naramurti, Radhityo Mas Raden., Arswendo Berlian,

Santosa Budi Wibawa Ari. “Perancangan Kapal

Trimaran Untuk Penghubung Pantai-Pantai Wisata

di Kabupaten Pacitan.” Jurnal Teknik Perkapalan ,

Vol. 4, No.1 (2016): 237-245.

Nasution, M.Nur. Manajemen Transportasi (Edisi Kedua).

Jakarta: Galia Indonesia, 2004.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Rencana

Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten

Tulang Bawang Tahun 2005-2025. Lampung:

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, 2005.

Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia

Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64.

Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor

Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan.

Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010

Nomor 26.

Sakti, Sera Aji & I.K.A.P. Utama. “Analisis CFD dan

Eksperimen Hambatan Lambung Katamaran

Asimetris Flat Side Outside dengan Variasi Jarak

Demihull”. Jurnal Kapal Volume 9, No. 3 (2012):

-129.

Sari, Permata Rizki. “Pergeseran Pergerakan Angkutan

Sungai Di Sungai Martapura Kota Banjarmasin.”

Tesis, Program Pascasarjana Magister Teknik

Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas

Diponegoro Semarang, 2008.

Sukrisno, Hariyanto, Srijanto, Rumapea Tony, Sudikman

Wulang, Karana Sjafril. Desain Kapal Catamaran

Untuk Perairan Sungai Kalimantan Timur. Laporan

Penelitian. P3TIST- BPPT, 2002.

Taggart, R. Ship Design and Construction. New York: The

Society of Naval Architects and Marine Engineers,

Thomas C. Gillmer.. Modern Ship Design, Second

Edition”. Annapolis, Maryland: Naval Institute Press,

Warpani, Suwardjoko. Merencanakan Sistem Perangkutan.

Bandung: Institut Teknologi Bandung, 1990.