PENGEMBANGAN KAPAL SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI SUNGAI DI KABUPATEN TULANG BAWANG
Main Article Content
Abstract
Kabupaten Tulang Bawang mempunyai banyak sungai yang sangat berpotensi sebagai prasarana transportasi
dimana dulunya menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi wilayah setempat, seperti Way Tulang Bawang dan
Way Mesuji namun belum sepenuhnya dimanfaatkan, ini disebabkan disamping kalah bersaing dengan sarana
transportasi darat yang telah sampai ke daerah pedalaman, pemerintah setempat juga kurang perhatian
dalam perkembangannya. Dalam usaha mempercepat pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Tulang
Bawang terutama membuka isolasi wilayah terpencil, serta guna menghubungkan pusat pertumbuhan
ekonomi dengan pusat distribusi dan daerah pemasaran di wilayah ini, pemerintah setempat berencana
untuk menghidupkan kembali aktifitas angkutan sungai. Oleh sebab itu untuk menunjang program tersebut
perlu dikembangkan sarana atau kapal yang memadai sesuai dengan keinginan masyarakat dan kondisi
wilayah perairan sungai setempat, sehingga kapal tersebut dapat bersaing dengan sarana angkutan darat
terutama dari segi kecepatan dan kenyamanannya. Berdasarkan hasil kajian, salah satu kapal yang cocok
dikembangkan adalah jenis Catamaran karena lebih stabil dan mempunyai ruangan yang lebih luas, kapal
ini direncanakan untuk digunakan sebagai angkutan penumpang dan barang. Dengan berperannya kembali
kapal sebagai sarana transportasi sungai, diharapkan potensi sungai yang banyak terdapat di daerah ini
dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melancarkan mobilitas masyarakat dan arus barang serta
penumpang di wilayah Tulang Bawang sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Batubara, Bosman, 2006. “Angkutan Sungai di Kalimantan
Timur.” Diakses dari https://lafadl. wordpress.
com/2006/08/25/ angkutan-sungai-di-kalimantantimur/.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten
Tulang Bawang Barat. Kumpulan Angka Tulang
Bawang Tahun 2014. Lampung: Bappeda Kabupaten
Tulang Bawang Barat, 2014.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulang Bawang. Diakses
Tahun 2017. https:// tulangbawangkab.bps.go.id/
index.php/Publikasi
Chandrawidjaja, Robert. “Navigasi Perairan Daratan.”
Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat,
Banjarmasin, 1998.
Departemen Perhubungan. Perhubungan Darat Dalam
Angka (PDDA). Jakarta: Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat, 2008.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Rencana Induk
Pengembangan Transportasi Sungai dan Danau
-2034. Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan
Darat, 2014.
Direktorat LLASDP. Pengembangan Transportasi Sungai
Sebagai Bagian Rencana Pengelolaan Sumber Daya
Air Wilayah Sungai dan Tata Ruang Wilayah. Jakarta:
Ditjen Hubdat, 2014.
Evans, J. “Basic Design Concepts.” Naval Engineers
Journal (1959): 671-678.
Insel, M. “An Investigation Into The Resistance Components
Of High Speed Displacement Catamarans.” PhD
Thesis, Faculty of Engineering and Applied
Science, University of Southampton, U.K, 1990.
Jinca, M.Y. “Keterpaduan Sistem Jaringan Antar Moda
Transportasi di Pulau Sulawesi”. Jurnal Transportasi,
Vol.9, No. 1 (2009): 1-14.
Kabupaten Tulang Bawang. Sarana Transportasi. Diakses
dari // tulangbawangkab.go.id/ pada Tahun 2017.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Keputusan
Menteri Perhubungan Nomor KM 73 Tahun 2004
tentang Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan
Danau. Jakarta, 2004.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Keputusan
Menteri Perhubungan Nomor 31/2006 tentang
Pedoman dan Proses Perencanaan di Lingkungan
Kementerian Perhubungan. Jakarta, 2016.
Kusdian, Didin R. “Potensi Revitalisasi Transportasi
Sungan di Provinsi Lampung”. Jurnal Transportasi
Vol.11, No. 2 (2011): 143-152.
Lampung Post. “Saatnya Kembali ke Sungai”. Diakses
( //lampost.co/berita/ saatnya -kembalike-
sungai
Lewis, E. V. (n.d.). Principles of Naval Architecture second
revision. Jersey City: The Society of Naval Architects
and Marine Engineers, 1959.
Munawar, Ahmad. Pengembangan Transportasi Yang
Berkelanjutan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru
Besar Fakultas Teknik Gadjah Mada. Yogyakarta. 7
Februari 2007.
Naramurti, Radhityo Mas Raden., Arswendo Berlian,
Santosa Budi Wibawa Ari. “Perancangan Kapal
Trimaran Untuk Penghubung Pantai-Pantai Wisata
di Kabupaten Pacitan.” Jurnal Teknik Perkapalan ,
Vol. 4, No.1 (2016): 237-245.
Nasution, M.Nur. Manajemen Transportasi (Edisi Kedua).
Jakarta: Galia Indonesia, 2004.
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten
Tulang Bawang Tahun 2005-2025. Lampung:
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, 2005.
Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64.
Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor
Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan.
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 26.
Sakti, Sera Aji & I.K.A.P. Utama. “Analisis CFD dan
Eksperimen Hambatan Lambung Katamaran
Asimetris Flat Side Outside dengan Variasi Jarak
Demihull”. Jurnal Kapal Volume 9, No. 3 (2012):
-129.
Sari, Permata Rizki. “Pergeseran Pergerakan Angkutan
Sungai Di Sungai Martapura Kota Banjarmasin.”
Tesis, Program Pascasarjana Magister Teknik
Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas
Diponegoro Semarang, 2008.
Sukrisno, Hariyanto, Srijanto, Rumapea Tony, Sudikman
Wulang, Karana Sjafril. Desain Kapal Catamaran
Untuk Perairan Sungai Kalimantan Timur. Laporan
Penelitian. P3TIST- BPPT, 2002.
Taggart, R. Ship Design and Construction. New York: The
Society of Naval Architects and Marine Engineers,
Thomas C. Gillmer.. Modern Ship Design, Second
Edition”. Annapolis, Maryland: Naval Institute Press,
Warpani, Suwardjoko. Merencanakan Sistem Perangkutan.
Bandung: Institut Teknologi Bandung, 1990.