PEMODELAN DAN SIMULASI FASILITAS GANGWAY DI PELABUHAN PENYEBERANGAN MEULABOH

Main Article Content

Atik S Kuswati
Apri Yuliani
Erna mei Lestari

Abstract

Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh merupakan langkah pemerintah untuk menyediakan
sarana mobilisasi masyarakat dari Meulaboh – Simeulue dan sebaliknya. Pengoperasian pelabuhan
penyeberangan yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2016 belum dilengkapi dengan fasilitas
gangway. Gangway merupakan salah satu persyaratan fasilitas pokok yang disebut di dalam KM No. 52
Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan digunakan untuk proses embarkasi dan
debarkasi penumpang. Dalam rangka pemenuhan fasilitas gangway, perlu dilakukan perencanaan base
model pembangunan gangway yang tepat di Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh. Dengan menggunakan
software VISWALK, dapat diketahui simulasi pergerakan penumpang dan tingkat kepadatan sebagai salah
satu indikator kenyamanan penumpang. Base model gangway dengan panjang 600 m dan lebar 1,5 m memiliki
tingkat kepadatan 0.22 ped/m2 (LOS A) dinilai cukup untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Selain
memperhatikan tingkat kepadatan, pembangunan gangway perlu dilengkapi dengan fasilitas dissabilitas,
penunjuk arah, alat penerangan dan fasilitas peneduh.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Alexandersson, Stina. Emmi Johansson. “Pedestrian in

Microscopic Traffic Simulation Comparison Between

Software Viswalk and Legion for Aimsun.” Master

Thesis, Departement of Civil and Environmental

Engineering, Chalmers University of Technology,

Boulmakoul, A and M. Mandar. “Fuzzy Ant Colony

Paradigm For Virtual Pedestrian Simualtion.” The

Open Operational Research Journal Vol. 5 (2011):

-29.

Fruin, J.J.. Pedestrian Planning and Design. New York:

Metropolitan Association of Urban Designer and

Environtmental Planners, 1971.

Hasan, M. Iqbal. Pokok Pokok Materi: Teori Pengambilan

Keputusan. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002.

Helbing, Dirk. “A Fluid Dynamic Model For The

Movement Of Pedestrians.” Compex System Vol. 6

(1992): 391-415.

Indriastiwi, Fitri. Apri Y & Dienda RP. Pemodelan

Pergerakan Penumpang Di Terminal Penumpang

Pelabuhan Tanjung Priok. Laporan Penelitian. Badan

Litbang Kementerian Perhubungan, 2015.

Kementerian PUPR Republik Indonesia. Peraturan

Menteri PUPR No.03/PRT/M/2014 tentang Pedoman

Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfataan

Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki

di Kawasan Perkotaan. Berita Negara Republik

Indonesia Tahun 2014 Nomor 315.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Keputusan

Menteri Perhubungan Nomor. KM. 52 Tahun 2004

tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan.

Jakarta, 2004.

Khoshnevis, Behrokh. Descrete Systems Simulation. New

York: McGraww Hill, 1994.

Robin, Thomas. Michele Bierlaire and Javier Cruz.

“Dynamic Facial Expression Recognition With a

Discrete Choice Model.” Journal ofChoise Modelling

Vol. 4, Issue 2 (2011): 95 – 148.

Sahaleh, Amir Sohrab Et All. Scenario Analysis

Of Pedestrian Flow In Public Spaces. Ecole

Polytechnique Federale De Lausanne, 2012.

Schadschneider, Klingsch, Klupfel, Kretz, Rogsch, and

Seyfried. National Cooperative Highway Research

Program Report 616; Multimodal Level of Service

Analysis for Urban Streets. NCHRP Report 616.

Transportation Research Board, 2008.

Schroeder, Roger G. Operations Management. New

Jersey: McGrawHill,

Inc, 1997.