Pengaruh Konektivitas Transportasi Laut dan Keselamatan Pelayaran terhadap Optimalisasi Pelabuhan di Kabupaten Aceh Singkil
Main Article Content
Abstract
Studi ini mengeksplorasi peran penting konektivitas transportasi laut dalam mendorong pembangunan ekonomi di kepulauan Provinsi Aceh, Indonesia. Wilayah kepulauan menghadapi tantangan yang berbeda karena isolasi geografisnya, yang berdampak pada interaksi sosial ekonomi. Transportasi laut berperan sebagai solusi penting dengan menghubungkan pulau- pulau, meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh konektivitas transportasi laut dan keamanan dan keselamatan pelayaran terhadap optimalisasi pelabuhan laut Kabupaten Aceh Singkil. Pendekatan metode campuran digunakan dalam studi ini, dengan data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner dan data kualitatif yang diperoleh dari Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan di lokasi utama Kabupaten Aceh Singkil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konektivitas Transportasi Laut (X1) berpengaruh langsung positif signifikan terhadap Optimalisasi Pelabuhan (Y1) dengan path coefficient 0,405 dan t statistik 6,303 > 1,96. Sedangkan Keamanan dan Keselamatan Pelayaran (X2) tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap Optimalisasi Pelabuhan (Y1) dengan path coefficient -0,011 dan t statistik -0,071 < 1,96. Pengaruh bersama konektivitas transportasi laut serta keamanan dan keselamatan pelayaran (R2) = 0,087 dengan kategori rendah namun masih dapat diterima. Dengan demikian meningkatkan konektivitas transportasi laut melalui pengembangan jaringan transportasi maritim yang tangguh, merupakan langkah yang harus dilakukan untuk optimalisasi pelabuhan, melalui upaya terkoordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Namun faktor keamanan dan keselamatan pelayaran tidak berpengaruh signifikan terhadap optimalisasi pelabuhan. Optimalisasi pelabuhan diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi kawasan kepulauan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Singkil, melalui intervensi kebijakan yang efektif.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
[1] Fitriani and A. M. Nusriah, “Kajian interaksi wilayah berbasis model gravitasi dan analisis ketimpangan wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara,” PeWeKa Tadulako Journal of Urban and Regional Planning, vol. 4, no. 2, 2025, doi: 10.22487/peweka.v4i2.72
[2] A. Mustakim, S. Nur, and L. O. Samsul Barani, “Analisis ketimpangan pembangunan antar daerah di provinsi sulawesi tenggara,” Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan (JPEP), vol. 10, no. 1, 2025. doi: 10.33772/jpep.v10i1
[3] U. Tariq, “Enhancing regional connectivity: Strategies for sustainable development,” Kashf Journal of Multidisciplinary Research, pp. 1–04, 2024, doi:10.71146/kjmr83
[4] Taharuddin, I. Fitri, Badaruddin, and S. N. Lubis, “Factors influencing the opening of regional shipping routes in the Aceh Region to enhance regional development and global connectivity,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Institute of Physics, 2025. doi: 10.1088/1755-1315/1452/1/012046.
[5] S. Sunarti, “Transportation limitation access to the small islands (case study: Banggai Laut Regency),” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Institute of Physics Publishing, Feb. 2018. doi: 10.1088/1755-1315/123/1/012018.
[6] S. Warsono, and I.N.Hayati “ Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Sebagai Indikator Penguat Daya Saing Daerah, “Journal of Regional Economics Indonesia, vol. 3, no. 2, pp. 87–107, 2023, doi: 10.26905/jrei.v3i2.8900.
[7] A. Wahid, M. Y. Jinca, T. Rachman, and J. Malisan, “Influencing factors of safety management system implementation on traditional shipping,” Sustainability, (Switzerland), vol. 16, no. 3, Feb. 2024, doi: 10.3390/su16031152.
[8] V. Onishchenko, H. Kalinina, E. Kamyshnykova, and A. Gurenko, “Creating the system of management of human resources innovation activity in the sea ports,” 2019. doi: 10.2991/mdsmes-19.2019.48
[9] B. Tovar and A. Wall, “The relationship between port-level maritime connectivity and efficiency,” J. Transp. Geogr., vol. 98, p. 103213, 2022, doi: 10.1016/j.jtrangeo.2021.103213.
[10] X. Feng, L. Jiang, Y. Zhang, and W. Wang, “Optimization of capacity of ports within a regional port system,” Transp. Res. Rec., no. 2222, pp. 10–16, 2011, doi: 10.3141/2222-02.
[11] M. Jović, E. Tijan, D. Brčić, and A. Pucihar, “Digitalization in maritime transport and seaports: bibliometric, content and thematic analysis,” J. Mar. Sci. Eng., vol. 10, no. 4, 2022, doi: 10.3390/jmse10040486.
[12] Z. H. Munim and H.-J. Schramm, “The impacts of port infrastructure and logistics performance on economic growth: The mediating role of seaborne trade,” Journal of Shipping and Trade, vol. 3, no. 1, Dec. 2018, doi: 10.1186/s41072-018-0027-0.
[13] Q. Sakalayen, P. S. L. Chen, and S. Cahoon, “The strategic role of ports in regional development: conceptualising the experience from Australia,” Maritime Policy and Management, vol. 44, no. 8, pp. 933–955, 2017, doi: 10.1080/03088839.2017.1367969.
[14] I. Torlak, E. Tijan, S. Aksentijević, and R. Oblak, “Analysis of port community system introduction in Croatian Seaports - case study split,” Transactions on Maritime Science, vol. 9, no. 2, pp. 331–341, 2020, doi: 10.7225/toms.v09.n02.015.
[15] J. P. Rodrigue, The Geography of Transport Systems, FIFTH. New York: Routledge, 2020. doi:10.4324/9780429346323.
[16] S. Dawadi, S. Shrestha, and R. A. Giri, “Mixed-methods research: A discussion on its types, challenges, and criticisms,” Journal of Practical Studies in Education, vol. 2, no. 2, pp. 25–36, Feb. 2021, doi: 10.46809/jpse.v2i2.20.
[17] L. B. Hasibuan, O. Sunardi, and E. Suhardi, “Analisis sequential explanatory perilaku menjaga kesehatan lingkungan ditinjau dari efikasi diri,” Pedagogia Jurnal Ilmiah Pendidikan, vol. 11, no. 1, 2019, doi:10.55215/pedagogia.v11i1.7192
[18] M.Waruwu, S.N. Pu’at,P.R. Utami,E. Yanti, M. Rasydiana, “ Metode Penelitian Kuantitatif”: Konsep, Jenis, Tahapan, Kelebihan, “ Jurnal Ilmuah Profesi Pendidikan,vol 10. No., pp.914-932,Feb.2025 doi: 10.29303/jipp.v10i1.3057
[19] S. M. A. Abidi, F. Qureshi, and S. K. Fatima, “Integrating community perspectives to improve healthcare interventions: A qualitative analysis of focus group discussions for students-led clinics in Karachi,” Global Advances in Integrative Medicine and Health, vol. 14, Jun. 2025, doi: 10.1177/27536130251353172.
[20] J. Benitez, J. Henseler, A. Castillo, and F. Schuberth, “How to perform and report an impactful analysis using partial least squares: Guidelines for confirmatory and explanatory IS research,” Information and Management, vol. 57, no. 2, Mar. 2020, doi: 10.1016/j.im.2019.05.003.
[21] J. F. Hair, G. T. M. Hult, C. M. Ringle, M. Sarstedt, N. P. Danks, and S. Ray, “Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R, vol. 21, no. 1. 2021, doi: 10.1007/978-3-030-80519-7.
[22] J. F. Hair, and A. Alamer, Partial least squares structural equation modeling ((PLS-SEM) in second language and education research:Guidelines using an applied example,” Research Methods in Applied Linguistics, vol. 1, no. 3, Dec. 2022,doi: 10.1016/j.rmal.2022.100027
[23] Juliana, S. Ondeng, and U. Rahman, “Konsep dasar penelitian kuantitatif,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 10, no. 1, pp. 140–146, 2026, doi: 10.31004/jptam.v10i1.35817.
[24] G. Shmueli, M. Sarstedt, J. F. Hair, J.-H. Cheah, and C. M. Ringle, “Predictive model assessment in PLS-SEM: Guidelines for using PLSpredict,” Eur. J. Mark., vol. 53, no. 11, pp. 2322–2347, Sep. 2019, doi: 10.1108/EJM-02-2019-0189.
[25] M. Ridwan Ali and A. Rahman, “Pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Lion Superindo Jatibening” Swadaya Institute of Business and Communication, vol. 31, no. 2, Jul. 2024, doi: 10.70005/cakrawala.v31i2.90
[26] N. Roustaei, “Application and interpretation of linear-regression analysis,” Medical Hypothesis, Discovery, and Innovation in Ophthalmology, vol. 13, no. 3, pp. 151–159, Sep. 2024, doi: 10.51329/mehdiophthal1506.
[27] W. Li, X. Bai, D. Yang, and Y. Hou, “Maritime connectivity, transport infrastructure expansion and economic growth: A global perspective,” Transp. Res. Part A Policy Pract., vol. 170, 2023, doi: 10.1016/j.tra.2023.103609.
[28] R. Jangra, S. P. Kaushik, E. Singh, P. Kumar, and P. Jangra, “The role of transportation in developing the tourism sector at high altitude destination, Kinnaur,” Environ. Dev. Sustain., vol. 26, no. 4, pp. 9369–9395, Apr. 2024, doi: 10.1007/s10668-023-03099-y.
[29] T. Abeysinghe, K. Giap Tan, and L.Puong Anh Nguyen, “ Master Plan On ASEAN Connectivity: Assessing Growth Impacts and Interdependencies, Int J. Logistics Economics and Globalisation, vol. 8, no. 1, 2019. doi:10.1504/IJLEG.2019.100210
[30] Mageswuri Dewi Restu and Budiyanti Eka, “Peran logistik dalam mendukung konektivitas maritim,” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol 15, No. 1 2025, doi: 10.22212/jekp.v15i2.4699
[31] A. Wahid, M. Y. Jinca, T. Rachman, and J. Malisan, “Determination of indicators of implementation of sea transportation safety management system for traditional shipping based on Delphi approach,” Sustainability, (Switzerland), vol. 15, no. 13, 2023, doi: 10.3390/su151310080.
[32] UNCTAD, Review of Maritime Transport 2023. 2023. [Online]. Available: https://shop.un.org/.