Perencanaan Fasilitas Penyeberangan Orang di Koridor Bypass Ngurah Rai-Matahari Terbit
Main Article Content
Abstract
Interaksi antara kendaraan bermotor dan pejalan kaki di kawasan wisata perkotaan seperti akses menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar, menyebabkan potensi konflik lalu lintas yang tinggi akibat ketiadaan fasilitas penyeberangan yang aman dan layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan penyediaan fasilitas penyeberangan tidak sebidang serta menyusun desain konseptual jembatan penyeberangan orang (JPO) yang sesuai dengan karakteristik tapak dan perilaku pengguna. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis analisis PV² sebagai hasil perkalian volume pejalan kaki dan kuadrat volume kendaraan, evaluasi teknis spasial berdasarkan standar nasional, serta observasi perilaku pejalan kaki di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai PV² mencapai 11.311.538.981 pada akhir pekan dan 11.895.240.476 pada hari kerja, yang secara signifikan melampaui ambang batas kelayakan pembangunan JPO. Evaluasi teknis mengungkap bahwa lokasi memiliki median dan ruang vertikal yang mencukupi, namun memerlukan pelebaran trotoar dan penguatan aksesibilitas. Observasi menunjukkan bahwa sebagian besar pejalan kaki masih menyeberang langsung di permukaan jalan karena faktor kenyamanan dan efisiensi waktu, sehingga desain JPO harus mengakomodasi preferensi pengguna. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang konsep awal JPO yang memperhatikan prinsip aksesibilitas universal, integrasi spasial dengan simpul transportasi, dan fitur keamanan pengguna. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan fasilitas pejalan kaki di kawasan perkotaan padat, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan terpadu antara analisis lalu lintas, evaluasi teknis, dan respons perilaku diperlukan untuk menghasilkan solusi infrastruktur yang adaptif dan aplikatif.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
[1] World Health Organization, Global Status Report on Road Safety 2023, Geneva: WHO, 2023. [Online]. Available: https://www.who.int/teams/social-determinants-of-health/safety-and-mobility/global-status-report-on-road-safety-2023
[2] Kemenko Perekonomian RI, “Pelabuhan Sanur bentuk percepatan pembangunan PSN,” ANTARA News, Nov. 18, 2022. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/3252857/kemenko-pelabuhan-sanur-bentuk-percepatan-pembangunan-psn
[3] Kemenhub – Ditjen Hubla, “Ikut Serta Pada World Architecture Festival, Desain Pelabuhan Sanur Mendunia,” Kemenhub.go.id, Nov. 30, 2023. [Online]. Available: https://hubla.dephub.go.id/home/post/read/16190/ikut-serta-pada-world-architecture-festival-desain-pelabuhan-sanur-mendunia
[4] detikBali, “Dibuka Desember, Pelabuhan Sanur sudah layani 148 ribu penumpang,” Jan. 8, 2023. [Online]. Available: https://www.detik.com/bali/berita/d-6504974/dibuka-desember-pelabuhan-sanur-sudah-layani-148-ribu-penumpang
[5] RadarBali, “Penumpang di Pelabuhan Sanur melonjak,” Jawa Pos Group, Dec. 22, 2023. [Online]. Available: https://radarbali.jawapos.com/berita-daerah/703644623/pariwisata-semakin-pulih-penumpang-di-pelabuhan-sanur-melonjak-jumlah-wisman-lampaui-target
[6] ANTARA RRI, “Pelabuhan Sanur picu kemacetan,” Jul. 28, 2023. [Online]. Available: https://rri.co.id/daerah/300566/pelabuhan-sanur-picu-kemacetan-pengamat-masyarakat-hanya-jadi-penonton
[7] ANTARA News Bali, “KSOP Benoa uji petik kapal rute Sanur–Nusa Penida,” Apr. 17, 2023. [Online]. Available: https://bali.antaranews.com/berita/313569/ksop-benoa-uji-petik-kapal-rute-sanur-nusa-penida-libur-lebaran
[8] S. Chauhan, S. Narain, and S. Sarkar, “Assessing Traffic Characteristics for Safe Pedestrian Crossings: Developing Warrants for Sustainable Urban Safety,” Sustainability, vol. 16, no. 10, 2024. [Online]. Available: https://www.mdpi.com/2071-1050/16/10/4182
[9] M. A. Bhuiyan, M. Matsuyuki, and S. Tanaka., “Comparative analysis of various pedestrian-crossing facilities on highways and the selection of a cost-effective facility by maximizing the benefit-cost ratio,” Asian Transport Studies, vol. 10, 2024. [Online]. Available: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2185556024000014
[10] Direktorat Jenderal Bina Marga, SE DJBM 07/2023 – Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, Jakarta: Kementerian PUPR, 2023.
[11] M. L. Hariani, P. Maharani, and A. Septiani, “The effectiveness of pedestrian crossing bridges for urban areas in Indonesia based on crossing times and pedestrian perspective,” Asian Journal of Engineering, Social and Health, vol. 3, no. 9, pp. 2020-2034, 2024. [Online]. Available: https://ajesh.ph/index.php/gp/article/view/383/574
[12] F. Zareharofteh and M. Eslami, “Pedestrians' Outstanding Beliefs Regarding Bridge Use– A Directed Content Analysis,” Health Education and Health Promotion, vol. 9, no. 2, 2021. [Online]. Available: https://hehp.modares.ac.ir/browse.php?a_id=47521&html=1&sid=5&slc_lang=en
[13] S. Ahmed and F. Haque, “Evaluation of speed characteristics and gap acceptance for pedestrians in Asian cities,” Journal of Traffic and Transportation Engineering, vol. 11, pp. 85–94, 2024. [Online]. Available: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2590198224001854
[14] H.D. Golakiya and A. Dhamaniya, “Development of Pedestrian Crossing Facility Warrants for Urban Midblock Crosswalks Based on Vehicular Delay,” Transportation in Developing Economies, vol. 7, no. 18, 2021. [Online]. Available: https://link.springer.com/article/10.1007/s40890-021-00128-1
[15] S. N. Sadeek, M.H. Rahman, and S.M. Rifaat, “Understanding pedestrian bridge usage considering perception and socio-demographic characteristics of the road users in Dhaka city,” Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, vol. 31, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.1016/j.trip.2025.101384
[16] P Y. Zhang, J. D. Fricker, “Investigating temporal variations in pedestrian crossing behavior at semi-controlled crosswalks: A Bayesian multilevel modeling approach,” Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, vol. 76, pp. 92-108, 2023. [Online]. Available: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1369847820305647
[17] Kementerian PUPR, Peraturan Menteri PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung, Jakarta, 2017.
[18] [1] U.S. Access Board, "Chapter 4: Ramps and Curb Ramps," Guide to the ADA Accessibility Standards. [Online]. Available: https://www.access-board.gov/ada/guides/chapter-4-ramps-and-curb-ramps/.