Runway Excursion: Analisis Kejadian Satu Dekade Terakhir di Indonesia

Main Article Content

Muchammad Yassir Fadhilah
Ahmad Mubarok
Daniel Dewantoro Rumani
Kukuh Tri Prasetyo

Abstract

Berdasarkan stastistik penelitian setidaknya 40% accident yang terjadi di bandara menunjukkan persentase terbesar terjadi adalah runway excursion. Runway excursion merupakan suatu peristiwa yang melibatkan pesawat dalam kondisi keluar dari batas ujung runway (overrun) atau keluar pada sisi kanan maupun kiri bahu runway (veer off) yang bisa terjadi pada saat pesawat melakukan take off atau landing. runway excursion dikategorikan sebagai kecelakaan beresiko tinggi atau High Risk Category. Kejadian runway excursion di Indonesia dilaporkan dalam data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang menjelaskan bahwa terdapat total 239 kasus kecelakaan penerbangan sejak 2015-2023. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis faktor yang menyebabkan runway excursion dan mengindentifikasi tindakan perbaikan yang harus dilakukan (recovery action) untuk melakukan pencegahan di masa yang akan mendatang. Desain dari penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan metode literature review yang akan mengumpulkan data sekunder laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang kemudian di kelompokkan berdasarkan faktor penyebab dengan pedoman Flight Safety Foundation ALAR Brief Note 8.1. Data dikumpulkan menggunakan konsep Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari peneltian ini bahwa faktor terbesar dalam terjadinya ruway excursion adalah faktor cuaca buruk ditambah dengan kondisi bandara tidak memadai. Sehingga dari faktor tersebut peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa karena sebagian besar kejadian terjadi pada pesawat charter yang memiliki rute rata-rata menuju papua dan tidak semua pilot memiliki pengalaman yang cukup dalam melakukan operasi pesawat di daerah pegunungan. Selain itu, dalam pengoperasiannya pilot harus memiliki kompetensi khusus tambahan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

[1] W. Sartono, Dewanti, and T. Rahman, Bandar Udara: Pengenalan dan Perancangan Geometrik Runway Taxiway dan Apron. Universitas Gajah Mada Press, 2022.

[2] Syafira Rahmayanti, “Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Penyebab Runway Excursion Pada Runway Strip Bandar Udara Di Indonesia,” Depok, Jul. 2022.

[3] Niru Anita Sinaga, “Aspek Hukum Keselamatan Penerbangan di Indonesia,” 2022.

[4] S. D. B. Galagedera, H. R. Pasindu, and V. Adikarivattage, “Evaluation of Aircraft Excursion Risk at Bandaranaike International Airport,” Engineer: Journal of the Institution of Engineers, Sri Lanka, vol. 54, no. 0, p. 9, Sep. 2021, doi: 10.4038/engineer.v54i0.7448.

[5] N. Distefano and S. Leonardi, “Apriori algorithm for association rules mining in aircraft runway excursions,” Civil Engineering and Architecture, vol. 8, no. 3, pp. 206–217, Jun. 2020, doi: 10.13189/cea.2020.080303.

[6] A. D. Saputra, “Studi Analisis Penyebab Runway Excursion di Indonesia Berdasarkan Data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tahun 2007-2016,” WARTA ARDHIA, vol. 43, no. 2, pp. 93–104, Dec. 2017, doi: 10.25104/wa.v43i2.305.93-104.

[7] Taiwan Flight Safety, “Aviation Safety Council,” 2015.

[8] Flight Safety Fundation, “2022 Safety Report Flight Safety Foundation,” 2023.

[9] IATA, “IATA Safety Report 2021 – Issued April 2022,” 2022.

[10] Flight Safety Fundation, “Aviation Safety Network,” Flight Safety Fundation. Accessed: Feb. 19, 2025. [Online]. Available: https://aviation-safety.net/dashboard/safetyreport2023

[11] D. Moher, “Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses: The PRISMA Statement,” Ann Intern Med, vol. 151, no. 4, p. 264, Aug. 2009, doi: 10.7326/0003-4819-151-4-200908180-00135.

[12] Q. Si, Y. Zhao, J. Li, H. Wang, and K. Zhai, “Risk Cause Analysis of Runway Excursion Accidents in the Aircraft Landing Stage through Integrated FTA-BN Method,” Journal of Engineering Science and Technology Review, vol. 17, no. 1, pp. 178–186, 2024, doi: 10.25103/jestr.171.21.

[13] E. V. Odisho, D. Truong, and R. E. Joslin, “Applying Machine Learning to Enhance Runway Safety Through Runway Excursion Risk Mitigation,” Journal of Aerospace Information Systems, vol. 19, no. 2, pp. 98–112, Feb. 2022, doi: 10.2514/1.I010972.

[14] J. S. D. Garcia, C. Jaedicke, G. Leng Lim, and D. Truong, “Predicting the Severity of Runway Excursions from Aviation Safety Reports,” Journal of Aerospace Information Systems, vol. 20, no. 9, pp. 555–564, Sep. 2023, doi: 10.2514/1.I011145.

[15] Q. Shao, M. Yang, C. Xu, H. Wang, and H. Liu, “Fire risk analysis of runway excursion accidents in high-plateau airport,” IEEE Access, vol. 8, pp. 204400–204416, 2020, doi: 10.1109/ACCESS.2020.3035894.