Perencanaan Integrated Airport Bus Route Dari dan Menuju Bandara Sultan Thaha, Jambi
Main Article Content
Abstract
Bandara Sultan Thaha merupakan salah satu simpul transportasi yang berperan penting dalam perkembangan wilayah di Kota Jambi karena statusnya sebagai Ibu Kota Provinsi Jambi, tentunya merupakan pusat pemerintahan, sosial, politik, pendidikan dan kebudayaan. Kemudahan transportasi dari dan menuju Bandara sultan Thaha menjadi pertimbangan penting untuk menarik minat turis dalam negeri maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kota jambi. Dengan menyediakan Bus Bandara yang menghubungkan moda transportasi udara dengan moda transportasi lainnya yang terintegrasi dapat memudahkan pengguna jasa untuk menuju Bandara Sultan Thaha. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan demand potential dan rencana sistem operasional bus bandara yang melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Thaha Jambi. Berdasarkan hasil analisis dengan kombinasi model (G-MS) untuk demand potential dari logit binomial nisbah, dihasilkan demand angkutan umum adalah 2116 penumpang/hari. wilayah sebaran penumpang di bagi berdasarkan zona-zona dimana zona yang berpotensi sebagai titik kumpul penumpang adalah zona 4, zona 9 dan zona 10. Titik kumpul di tempatkan pada Terminal Tipe A Alam Barajo dengan mempertimbangkan kondisi, lokasi dan konsep integrasi. Waktu pelayanan angkutan umum di desain selama 17 jam/hari dengan tarif angkutan umum Rp5.000 untuk rute Terminal Tipe A Alam Barajo – Bandara Sultan Thaha Jambi.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
[1] M. I. Wafa dan A. Narendra, “Pengaruh Infrastruktur Transportasi Terhadap Gross Domestic Product (GDP) Per Capita Pada Negara-Negara Anggota ASEAN,” REKONSTRUKSI TADULAKO Civ. Eng. J. Res. Dev., no. 22, hal. 1–6, 2022, doi: 10.22487/renstra.v3i1.416.
[2] A. Palilu dan R. Suripatty, “Pengaruh Infrastruktur Transportasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Sorong Provinsi Papua Barat,” Ekuivalensi, J. Ekon. Bisnis, vol. 4, no. 2, hal. 238–257, 2018.
[3] F. Kartiasih, “Dampak Infrastruktur Transportasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Menggunakan Regresi Data Panel,” J. Ilm. Ekon. Dan Bisnis, vol. 16, no. 1, hal. 67–77, 2019, doi: 10.31849/jieb.v16i1.2306.
[4] Badan Pusat Statistik Kota Jambi, “Statistik Kota Jambi 2023,” 2023.
[5] I. H. Dalimunte, E. Buchari, dan R. H. Della, “Kombinasi Model Trip Generation-Modal Split ( G-MS ) Dalam Perencanaan Bus Bandara Terintegrasi Pendahuluan,” vol. 15, no. 1, hal. 46–55, 2024, doi: 10.55511/jpsttd.v15i1.672.
[6] B. Street, “Institute of Transport and Logistics Studies Unit of Study Outline,” hal. 1–11, 2014.
[7] Stevanus, “HUBUNGAN AKSESIBILITAS TERHADAP TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH KECAMATAN DI KOTA TOMOHON,” vol. 2015, hal. 1–239, 2015.
[8] G. Diepen, J. M. Van Den Akker, dan J. A. Hoogeveen, “Integrated gate and bus assignment at amsterdam airport schiphol,” OpenAccess Ser. Informatics, vol. 9, 2008.
[9] K. B. Arko, “Studi Penghematan Biaya Transportasi dengan Konsep Pengalihan Kendaraan Pribadi ke Kendaraan Umum ( Bus Trans Kediri ) di Kota Kediri,” no. July, hal. 1–23, 2016.
[10] R. J. Trisna, “PENGARUH KEAMANAN, KESELAMATAN DAN TARIF TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PENGGUNA TRANSPORTASI BUS RAPID TRANSIT ( BRT) DI KOTA SEMARANG,” AMNI Perpust. Semarang, no. Kolisch 1996, hal. 49–56, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://repository.unimar-amni.ac.id/id/eprint/3990%0A
[11] A. M. Das Efik Nuansyah, “Jurnal Talenta Sipil Analisa Kinerja Operasional Bus Rapid Transit Trans Siginjai Jambi,” vol. 5, no. 687, hal. 329–334, 2022, doi: 10.33087/talentasipil.v5i2.135.
[12] P. Hermawati, I. G. M. O. Aryawan, I. K. Sutapa, dan I. M. A. Santiana, “Kajian Permintaan Perjalanan Penumpang dalam Rangka Penyediaan Prasarana Sarana Transportasi Umum di Bali,” J. Bali Membangun Bali, vol. 1, no. 3, hal. 179–192, 2020, doi: 10.51172/jbmb.v1i3.139.
[13] B. K. Nugroho dan N. M. Wibowo, “Perencanaan Angkutan Pemadu Moda di Bandara H. Asan Kabupaten Kotawaringin Timur,” J. Teknol. Transp. dan Logistik, vol. 2, no. 1, hal. 1–10, 2020, doi: 10.52920/jttl.v2i1.26.
[14] S. Devianty, “Perencanaan Angkutan Pemadu Moda Bandara H.A.S. Hanandjoedin,” Semesta Tek., vol. 22, no. 1, hal. 11–20, 2019, doi: 10.18196/st.221232.
[15] D. Fairchild, Experimental designs, vol. 10, no. 1. 1997. doi: 10.1080/08982119708919119.
[16] Tamin, Perencanaan dan Pemodelan Transportasi, Kedua. ITB, 2000.
[17] Ortúzar dan L. G. Willumsen, Modelling Transport. Wiley, 2011. [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books?id=qWa5MyS4CiwC
[18] R. W. Faulks, “Bus and Coach Operation,” 1987.