SIMPUL JARINGAN TRANSPORTASI LOGISTIK DI KAWASAN PERBATASAN INDONESIA - MALAYSIA DI KABUPATEN NUNUKAN

Main Article Content

M. Yamin Jinca
Andi Muliama

Abstract

Kesenjangan pembangunan wilayah perbatasan negara tetangga (Sabah dan Serawak di Malaysia) dan ketersedian jaringan prasarana transportasi merupakan isu yang selalu mendapat perhatian pemerintah. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi SDA dan ekonomi, sistem jaringan pelayanan dan prasarana serta rumusan pengembangan pola jaringan transportasi dalam mendukung distribusi logistik dikawasan perbatasan. Metode yang digunakan adalah Location Quotion dan Shiftshare, pola pergerakan asal-tujuan barang dan analisis faktor eksternal dan internal. Ditemukan kejelasan bahwa supply dan demand dipengaruhi potensi ekonomi wilayah dan jaringan infarstruktur. Karakteristik sistem jaringan pelayanan dan prasarana transportasi didominasi transportasi laut dan sungai, pergerakan logistik hanya sampai pada ibukota kabupaten atau kecamatan yang dapat terakses. Infrastruktur pelabuhan belum berfungsi baik, jaringan transportasi perairan belum dimanfaatkan secara maksimal. Diperlukan pembangunan akses jaringan transportasi penghubung simpul-simpul pelabuhan dalam suatu sistem jaringan transportasi internal maupun eksternal yang terintegrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Anto, Dajan. Pengantar Metode Statistik, Jilid I, II. Jakarta: LP3ES, 2000. Adisasmita, S.A. Transportasi dan Pengembangan Wilayah. Makassar: LEPHAS UNHAS, 2008. Adisasmita S. A. Jaringan Transportasi (Teori dan Analisis). Yogjakarta: Graha Ilmu, 2011. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Nunukan. Nunukan: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2013. Badan Pusat Statistik. Kabupaten Nunukan dalam Angka. Nunukan: Badan Pusat Statistik, 2016. Entang. Teknik-teknik Analisis Manajemen, Jakarta: LAN-RI, 2001. Jinca, M.Y. dkk. Studi Pola Distribusi Sembilan Bahan Pokok dan Kebutuhan Sarana Angkutannya. Laporan Penelitian. Badan Litbang Departemen Perhubungan RI, 2008. Jinca, M,Y. dkk, 2002. Perencanaan Transportasi. Kerjasama Fakultas Teknik Unhas Makassar dengan Pusat Pendidikan Keahlian Teknik BPSDM Departemen Prasarana Wilayah Bandung, 2002. Peraturan Presiden Republik IndonesiaNomor 26 Tahun 2012 Tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional. Rangkuti. Analisis SWOT membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008. Susantono B. Roadmap Transportasi Indonesia. Jakarta, 2007. Tamin, O.Z. Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Bandung: Institut Teknologi Bandung, 2000. Tarigan, R. Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2010.